Nama Guru : Puji Rahmawati, S. Pd.
Mata Pelajaran : MTK dan PKN
Hari/Tanggal :kamis, 6 Agustus 2026
Kelas : 6 A
Media : vidio pembelajaran,kertas angka
Good morning my lovely students. How are you?
Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.
Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat baru, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.
CP: Pada akhir fase ini, peserta didik dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Mereka dapat mengubah pecahan menjadi desimal dan persen, serta sebaliknya, untuk menyelesaikan masalah kontekstual dalam kehidupan sehari-hari."
Tujuan pembelajaran Matematika:
Peserta didik dapat mengubah pecahan menjadi desimal, dan persen
Desimal dan persen adalah bentuk lain dari pecahan. Bilangan desimal memakai tanda koma (contoh: \(0,5\)). Persen artinya per seratus atau per 100 dengan lambang \(\%\) (contoh: \(25\%\)). Kedua bentuk ini bisa diubah bolak-balik dengan mudah. [1, 2, 3, 4, 5, 6]
Pengertian Dasar
- Desimal: Pecahan dengan penyebut kelipatan 10 (10, 100, 1000) yang ditulis menggunakan tanda koma.
- Persen: Angka atau pecahan yang menunjukkan bagian dari 100 (\(100\% = 1\) utuh).
Cara Mengubah Desimal ke Persen
- Kali angka desimal dengan \(100\) lalu tambah tanda \(\%\).
- Geser tanda koma dua kali ke arah kanan.
- Contoh: \(0,5 = 50\%\), \(0,75 = 75\%\), \(1,2 = 120\%\).
Cara Mengubah Persen ke Desimal
Bagi angka persen dengan \(100\).
Geser tanda koma dua kali ke arah kiri.
- Contoh: \(25\% = 0,25\), \(50\% = 0,5\), \(5\% = 0,05\)
- PKN
- Tujuan pembelajaran Pendidikan Pancasila :Peserta didik dapat menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh.
- Materi Pendidikan Pancasila:
- A. Pengertian Pancasila
- Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila terdiri atas lima sila yang menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.
- Kelima sila tersebut bukanlah aturan yang berdiri sendiri, melainkan saling berhubungan dan saling melengkapi sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.
- B. Bunyi Sila-Sila Pancasila
- Ketuhanan Yang Maha Esa
- Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
- Persatuan Indonesia
- Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
- Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
- C. Makna Setiap Sila
- 1. Sila Pertama
- Ketuhanan Yang Maha Esa
- Makna:
- Mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa.
- Beribadah sesuai agama masing-masing.
- Menghormati pemeluk agama lain.
- Tidak memaksakan agama kepada orang lain.
- Contoh:
- Berdoa sebelum belajar.
- Menghormati teman yang sedang beribadah.
- Tidak mengejek agama lain.
- 2. Sila Kedua
- Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
- Makna:
- Menghargai harkat dan martabat manusia.
- Saling menyayangi.
- Menolong sesama.
- Bersikap sopan dan santun.
- Contoh:
- Membantu teman yang kesulitan.
- Tidak melakukan perundungan (bullying).
- Menghormati guru dan orang tua.
- 3. Sila Ketiga
- Persatuan Indonesia
- Makna:
- Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
- Bangga menjadi bangsa Indonesia.
- Menghargai keberagaman.
- Contoh:
- Bermain tanpa membeda-bedakan teman.
- Mengikuti upacara dengan tertib.
- Menjaga kerukunan.
- 4. Sila Keempat
- Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
- Makna:
- Menyelesaikan masalah melalui musyawarah.
- Menghargai pendapat orang lain.
- Mengutamakan kepentingan bersama.
- Contoh:
- Bermusyawarah menentukan ketua kelas.
- Mendengarkan pendapat teman.
- Menerima keputusan bersama.
- 5. Sila Kelima
- Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
- Makna:
- Bersikap adil kepada semua orang.
- Menghargai hak orang lain.
- Melaksanakan kewajiban dengan tanggung jawab.
- Contoh:
- Berbagi tugas piket secara adil.
- Menggunakan fasilitas sekolah dengan baik.
- Tidak mengambil hak orang lain.
- D. Hubungan Antarsila dalam Pancasila
- Kelima sila dalam Pancasila saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Setiap sila mendukung sila yang lain sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.
- Sila Hubungannya dengan Sila Lain
- Sila ke-1 Menjadi dasar dalam menghormati sesama manusia, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan berlaku adil.
- Sila ke-2 Sikap kemanusiaan memperkuat persatuan, musyawarah, dan keadilan.
- Sila ke-3 Persatuan tercipta karena adanya ketakwaan, rasa kemanusiaan, musyawarah, dan keadilan.
- Sila ke-4 Musyawarah dilakukan dengan menjunjung nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan keadilan.
- Sila ke-5 Keadilan dapat terwujud jika masyarakat beriman, menghargai sesama, bersatu, dan bermusyawarah.
- E. Pancasila sebagai Satu Kesatuan yang Utuh
- Kelima sila Pancasila ibarat lima jari pada satu tangan.
- Setiap jari memiliki fungsi yang berbeda.
- Namun semuanya bekerja bersama agar tangan dapat berfungsi dengan baik.
- Jika satu jari tidak berfungsi, pekerjaan menjadi kurang sempurna.
- Begitu pula dengan Pancasila.
- Kelima sila memiliki makna yang berbeda, tetapi saling melengkapi sehingga tidak boleh dipisahkan atau diutamakan salah satu saja.
- F. Contoh Penerapan Kelima Sila Sekaligus
- Studi Kasus
- Hari Sabtu, seluruh siswa mengikuti kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah.
- Sebelum bekerja mereka berdoa menurut agama masing-masing. Saat bekerja mereka saling membantu tanpa membedakan suku dan agama. Ketika menentukan pembagian tugas, mereka bermusyawarah. Semua kelompok memperoleh tugas yang sama dan setelah selesai seluruh siswa menikmati hasil kerja bersama.
- Hubungan dengan Pancasila
- Perilaku Sila
- Berdoa sebelum bekerja Sila ke-1
- Saling membantu Sila ke-2
- Bekerja bersama menjaga sekolah Sila ke-3
- Musyawarah membagi tugas Sila ke-4
- Pembagian tugas secara adil Sila ke-5
- Kesimpulan: Kelima sila diterapkan secara bersamaan sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh
- Refleksi
- Kegiatan berjalan dengan baik dan lancar, murid sudah memahami hubungan antar sila, di matematika masih ada 3 anak yang belum memahami cara menyederhanaan pecahan dan akan diberikan pembinaan lagi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar