Pages

Selasa, 01 September 2026

Selasa, 1 September 2026 Matematika

 Nama guru        : Puji Rahmawati NIngsih, S.Pd.

Mapel                : Matematika

Hari/Tanggal    : Selasa, 01 September 2026

Fase / Kelas      : C / 6A

Materi               : Rasio

Pertemuan Ke   : 13


Tabik Pun 🙏 

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.


Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


CP                                : bernalar secara proporsional untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan rasio satuan
TP                                : Peserta didik dapat Bernalar secara proporsional untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan rasio satuan
Metode / Model          :  Demonstrasi 
Media / Alat peraga   : Video
ATP                             : Peserta didik dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan rasio satuan serta menjelaskan strategi penyelesaiannya
Peserta didik dapat mengevaluasi dan merefleksikan penggunaan rasio satuan dalam mengambil keputusan sehari-hari.
  1. Siapa yang datang ke sekolah dengan berjalan kaki?
  2. Siapa yang menggunakan sepeda atau kendaraan?
  3. Apakah jarak rumah setiap murid ke sekolah sama?
  4. Jika jaraknya berbeda, apakah waktu yang diperlukan untuk sampai ke sekolah juga selalu sama?
  5. Bagaimana cara mengetahui kendaraan atau seseorang yang bergerak lebih cepat?

anak-anak dengan firman Allah Swt. dalam QS. Al-Mu’minun ayat 18:

وَأَنزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءًۢ بِقَدَرٍۢ فَأَسْكَنَّـٰهُ فِى ٱلْأَرْضِ ۖ وَإِنَّا عَلَىٰ ذَهَابٍۭ بِهِۦ لَقَـٰدِرُونَ

Artinya: “Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran, lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya.” (QS. Al-Mu’minun: 18)

Kaitan dengan pembelajaran:
Ayat tersebut mengajarkan bahwa Allah Swt. menciptakan segala sesuatu dengan ukuran dan ketentuan yang tepat. Dalam matematika, kita juga belajar menggunakan ukuran secara tepat, termasuk jarak dan waktu. Dengan membandingkan jarak yang ditempuh dengan waktu yang digunakan, kita dapat menentukan kecepatan.

“Jika Allah Swt. menciptakan segala sesuatu dengan ukuran yang tepat, bagaimana kita sebagai manusia dapat menggunakan pengukuran dengan tepat dalam kehidupan sehari-hari?”

“Hari ini kita akan belajar bagaimana membandingkan jarak dan waktu untuk menentukan kecepatan. Dengan memahami perbandingan jarak dan waktu, kita dapat mengambil keputusan secara lebih tepat dalam kehidupan sehari-hari.”

Materi Ajar: Perbandingan Jarak dan Waktu



A. Pengertian Perbandingan Jarak dan Waktu

Perbandingan jarak dan waktu digunakan untuk mengetahui seberapa jauh suatu benda dapat bergerak dalam waktu tertentu.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai perbandingan jarak dan waktu, misalnya:

  • Sepeda menempuh jarak 12 km dalam 2 jam.
  • Mobil menempuh jarak 120 km dalam 3 jam.
  • Seseorang berjalan sejauh 4 km dalam 1 jam.

Perbandingan antara jarak dan waktu dapat digunakan untuk menentukan kecepatan.

B. Rumus Kecepatan

Kecepatan = Jarak ÷ Waktu

Ditulis:

K = J ÷ W

Keterangan:

  • K = kecepatan
  • J = jarak
  • W = waktu

Satuan kecepatan yang sering digunakan adalah:

  • kilometer per jam (km/jam)
  • meter per detik (m/detik)

C. Contoh 1: Menentukan Kecepatan

Ayah mengendarai mobil sejauh 120 km dalam waktu 3 jam. Berapa kecepatan rata-rata mobil Ayah?

Diketahui:

  • Jarak = 120 km
  • Waktu = 3 jam

Ditanyakan: Kecepatan?

Penyelesaian:

Kecepatan = Jarak ÷ Waktu

= 120 ÷ 3

= 40 km/jam

Jadi, kecepatan rata-rata mobil Ayah adalah 40 km/jam.


D. Menentukan Jarak

Jika kecepatan dan waktu diketahui, kita dapat menentukan jarak.

Rumus:

Jarak = Kecepatan × Waktu

atau

J = K × W

Contoh 2

Sebuah sepeda motor bergerak dengan kecepatan 50 km/jam selama 2 jam. Berapa jarak yang ditempuh?

Jarak = Kecepatan × Waktu

= 50 × 2

= 100 km

Jadi, jarak yang ditempuh adalah 100 km.


E. Menentukan Waktu

Jika jarak dan kecepatan diketahui, kita dapat menentukan waktu.

Rumus:

Waktu = Jarak ÷ Kecepatan

atau

W = J ÷ K

Contoh 3

Sebuah mobil menempuh jarak 180 km dengan kecepatan 60 km/jam. Berapa waktu yang diperlukan?

Waktu = Jarak ÷ Kecepatan

= 180 ÷ 60

= 3 jam

Jadi, waktu yang diperlukan adalah 3 jam.


F. Perbandingan Jarak dan Waktu sebagai Rasio Satuan

Perbandingan jarak dan waktu dapat dinyatakan sebagai rasio satuan.

Misalnya:

Sebuah bus menempuh jarak 150 km dalam 3 jam.

Rasio jarak : waktu = 150 : 3

Sederhanakan:

150 : 3 = 50 : 1

Artinya, bus tersebut rata-rata menempuh 50 km dalam setiap 1 jam.

Jadi, 50 km/jam merupakan rasio satuan jarak terhadap waktu atau kecepatannya.


G. Membandingkan Kecepatan

Kita juga dapat menggunakan rasio satuan untuk membandingkan perjalanan.

Contoh 4

Mobil A menempuh 120 km dalam 2 jam.

Mobil B menempuh 180 km dalam 3 jam.

Mobil A:

120 ÷ 2 = 60 km/jam

Mobil B:

180 ÷ 3 = 60 km/jam

Jadi, kecepatan mobil A dan mobil B sama, yaitu 60 km/jam.


H. Mengubah Satuan Waktu

Sebelum menghitung, pastikan satuan jarak dan waktu sesuai.

Beberapa hubungan satuan waktu:

  • 1 jam = 60 menit
  • 1 menit = 60 detik
  • 1 jam = 3.600 detik

Contoh 5

Sebuah sepeda menempuh jarak 30 km dalam waktu 30 menit. Berapa kecepatannya dalam km/jam?

30 menit = ½ jam

Kecepatan = 30 ÷ ½

= 60 km/jam

Jadi, kecepatan sepeda adalah 60 km/jam.


I. Contoh Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari

Masalah 1

Rina bersepeda sejauh 24 km dalam waktu 2 jam. Berapa kecepatan rata-rata Rina?

Jawab:

24 ÷ 2 = 12 km/jam

Masalah 2

Sebuah bus melaju dengan kecepatan 70 km/jam selama 4 jam. Berapa jarak yang ditempuh?

Jawab:

70 × 4 = 280 km

Masalah 3

Jarak antara Kota A dan Kota B adalah 240 km. Sebuah mobil melaju dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam. Berapa lama perjalanan tersebut?

Jawab:

240 ÷ 80 = 3 jam


J. Langkah-Langkah Menyelesaikan Soal

Saat menyelesaikan masalah perbandingan jarak dan waktu, lakukan langkah berikut:

1. Baca soal dengan teliti.
Tentukan informasi yang diketahui.

2. Tentukan yang ditanyakan.
Apakah yang dicari jarak, waktu, atau kecepatan?

3. Periksa satuannya.
Pastikan satuan waktu dan jarak sesuai.

4. Pilih rumus yang tepat.

  • K = J ÷ W
  • J = K × W
  • W = J ÷ K

5. Hitung dengan teliti.

6. Tuliskan kesimpulan.


K. Latihan Soal

Tingkat Mudah

  1. Sebuah sepeda menempuh jarak 20 km dalam 2 jam. Berapa kecepatannya?
  2. Mobil menempuh jarak 150 km dalam 3 jam. Berapa kecepatan mobil?
  3. Sebuah bus bergerak dengan kecepatan 60 km/jam selama 2 jam. Berapa jarak yang ditempuh?

Tingkat Sedang

  1. Ayah berkendara sejauh 180 km dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam. Berapa lama waktu perjalanan Ayah?
  2. Siti bersepeda sejauh 15 km dalam waktu 30 menit. Berapa kecepatan Siti dalam km/jam?
  3. Kendaraan A menempuh 100 km dalam 2 jam, sedangkan kendaraan B menempuh 150 km dalam 3 jam. Kendaraan mana yang lebih cepat? Jelaskan.

Tingkat HOTS

  1. Andi menempuh perjalanan sejauh 24 km dalam 2 jam. Budi menempuh 36 km dalam 3 jam. Apakah Andi lebih cepat daripada Budi? Jelaskan menggunakan rasio satuan.
  2. Dua kendaraan melakukan perjalanan yang sama sejauh 180 km. Mobil A membutuhkan waktu 3 jam, sedangkan mobil B membutuhkan waktu 2 jam. Berapa perbandingan kecepatan kedua mobil tersebut?
  3. Sebuah bus biasanya menempuh 240 km dalam 4 jam. Jika bus tersebut mempertahankan kecepatan yang sama, berapa jarak yang dapat ditempuh dalam 6 jam?
  4. Raka mengatakan bahwa kendaraan yang menempuh jarak lebih jauh pasti lebih cepat. Apakah pernyataan Raka selalu benar? Jelaskan dengan contoh.

selasa, 1 september 2026 IPAS

 



IDENTITAS

  1. Nama Guru: Puji rahmawati Ningsih

  2. Mapel: Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)

  3. Hari/Tanggal: senin, 21 September 2026

  4. Fase/Kelas: Fase C / Kelas VI (Enam)

  5. Materi: Letak Geografis, Astronomis, dan Kondisi Alam Indonesia

  6. Pertemuan ke: 7

Capaian Pembelajaran (CP):

Peserta didik memanfaatkan peta konvensional/digital untuk mengenalkan lokasi, kondisi geografis, letak astronomis, batas wilayah, serta potensi bentang alam Indonesia dalam konteks keruangan regional maupun global.

Tujuan Pembelajaran (TP):

  • TP Pembelajaran Harian: Peserta didik dapat menjelaskan letak geografis, letak astronomis, dan kondisi geografis Indonesia dengan menggunakan peta konvensional/digital secara cermat.

  • TP Assessment Sumatif Harian: Peserta didik dapat menganalisis letak wilayah, posisi koordinat astronomis, batas wilayah, serta karakteristik geografis Indonesia melalui instrumen tes isian tertulis mandiri.

Prinsip Pembelajaran (Mindful, Meaningful, Joyful):

  • Mindful: Peserta didik melatih ketelitian membaca koordinat lintang-bujur, simbol, serta legenda peta digital (seperti Google Earth) atau Atlas.

  • Meaningful: Peserta didik mengaitkan dampak letak geografis dan astronomis terhadap pembagian zona waktu (WIB, WITA, WIT) serta keanekaragaman iklim tropis Indonesia.

  • Joyful: Peserta didik melakukan navigasi digital interaktif "Jelajah Pulau" untuk mengeksplorasi batas-batas wilayah dan koordinat lokasi secara menyenangkan.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP):

  1. Mengidentifikasi letak geografis Indonesia melalui peta (dua benua dan dua samudra).

  2. Membaca letak astronomis Indonesia ($6^\circ\text{LU} - 11^\circ\text{LS}$ dan $95^\circ\text{BT} - 141^\circ\text{BT}$) beserta dampaknya (iklim tropis).

  3. Mengidentifikasi batas-batas wilayah darat dan laut Indonesia di peta konvensional/digital.

  4. Menganalisis kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, maritim, dan agraris.

  5. Mengikuti evaluasi Sumatif Harian untuk mengukur ketuntasan belajar.

RANGKUMAN MATERI (IPAS KELAS 6)

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

 الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

Sebelum kita masuk ke pembelajaran IPAS mari kita renungkan kebesaran Allah SWT

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk sumber daya alam yang melimpah dan potensi akal manusia.
  • Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan alam agar tetap harmonis dan tidak rusak.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kekayaan alam dan kemampuan kerja manusia.

1. Letak Geografis & Batas Wilayah

  • Letak Geografis: Posisi Indonesia yang diapit oleh Benua Asia & Benua Australia serta Samudra Hindia & Samudra Pasifik.

  • Batas-Batas Wilayah:

    • Utara: Malaysia, Singapura, Filipina, Laut Cina Selatan.

    • Selatan: Australia, Timor Leste, Samudra Hindia.

    • Barat: Samudra Hindia.

    • Timur: Papua Nugini dan Samudra Pasifik.

2. Letak Astronomis Indonesia

Letak astronomis adalah letak suatu wilayah berdasarkan garis khayal pada peta (garis lintang dan garis bujur).

  • Posisi Astronomis: $6^\circ\text{LU} - 11^\circ\text{LS}$ (Luas Lintang) dan $95^\circ\text{BT} - 141^\circ\text{BT}$ (Luas Bujur).

  • Dampak Garis Lintang: Indonesia berada di daerah khatulistiwa beriklim tropis (memiliki 2 musim: musim hujan dan kemarau).

  • Dampak Garis Bujur: Indonesia terbagi menjadi 3 zona waktu (WIB, WITA, dan WIT).

3. Karakteristik Geografis Indonesia

  • Negara Kepulauan (Archipelago): Memiliki lebih dari 17.000 pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke.

  • Negara Maritim: Wilayah lautnya mencakup sekitar dua pertiga dari total luas wilayah Indonesia.

  • Negara Agraris: Memiliki tanah subur berkat banyaknya gunung berapi aktif (cincin api/ Ring of Fire).


  • ecara geografis, wilayah Indonesia berada pada posisi silang yang sangat strategis karena diapit oleh dua benua dan dua samudra, yaitu ... A. Benua Eropa dan Australia; Samudra Pasifik dan Atlantik

    B. Benua Asia dan Australia; Samudra Hindia dan Pasifik

    C. Benua Asia dan Amerika; Samudra Hindia dan Pasifik

    D. Benua Afrika dan Asia; Samudra Pasifik dan Atlantik

  • Wilayah Indonesia secara astronomis terletak pada koordinat $6^\circ\text{LU} - 11^\circ\text{LS}$ dan $95^\circ\text{BT} - 141^\circ\text{BT}$. Dampak dari posisi garis lintang tersebut menyebabkan Indonesia beriklim ... A. Subtropis dengan 4 musim

    B. Sedang dengan cuaca dingin

    C. Tropis dengan 2 musim

    D. Kutub dengan musim salju

  • Perbedaan garis bujur dari $95^\circ\text{BT}$ hingga $141^\circ\text{BT}$ mengakibatkan Indonesia terbagi menjadi tiga zona waktu, yaitu ... A. WIB, WITA, dan WIT

    B. WIB, WIT, dan WIA

    C. WII, WITA, dan WIT

    D. WIB, WIE, dan WIT

  • Perhatikan daftar wilayah berikut:

    1. Malaysia

    2. Australia

    3. Samudra Hindia

    4. Singapura

    5. Laut Cina Selatan

    Batas-batas wilayah Indonesia di sebelah utara ditunjukkan oleh nomor ...

    A. 1), 2), dan 3)

    B. 1), 4), dan 5)

    C. 2), 3), dan 4)

    D. 3), 4), dan 5)

  • Negara tetangga yang berbatasan langsung secara darat dengan wilayah Indonesia di Pulau Papua bagian timur adalah ... A. Malaysia

    B. Timor Leste

    C. Papua Nugini

    D. Filipina

  • Indonesia dijuluki sebagai negara maritim karena memiliki karakteristik wilayah ... A. Sebagian besar wilayahnya terdiri dari wilayah lautan

    B. Memiliki wilayah daratan yang sangat luas dan subur

    C. Memiliki ribuan pegunungan berapi yang aktif

    D. Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani

  • Tanah di Indonesia memiliki tingkat kesuburan yang tinggi sehingga mendukung predikat Indonesia sebagai negara agraris. Kesuburan tanah tersebut salah satunya disebabkan oleh ... A. Banyaknya wilayah lautan yang mengelilingi daratan

    B. Keberadaan gunung berapi aktif (Ring of Fire)

    C. Hembusan angin dari Benua Australia

    D. Pembagian zona waktu yang merata

  • Penerapan prinsip pembelajaran Mindful dan Joyful dalam membaca koordinat lokasi serta mengeksplorasi batas wilayah secara 3 dimensi dapat dilakukan menggunakan aplikasi peta digital ... A. Google Earth

    B. Microsoft Word

    C. Google Docs

    D. Calculator

  • Wilayah Indonesia terbentang luas dari ujung barat hingga ujung timur. Kota yang terletak di ujung paling barat dan paling timur Indonesia berturut-turut adalah ... A. Sabang dan Jayapura

    B. Medan dan Merauke

    C. Sabang dan Merauke

    D. Banda Aceh dan Ambon

  • Keberadaan kekayaan alam yang melimpah serta keteraturan keseimbangan alam Indonesia merupakan wujud kekuasaan Allah SWT sebagai Al-Khaliq dan Al-Malik. Sikap yang mencerminkan rasa syukur atas nikmat tersebut adalah ... A. Mengeksploitasi sumber daya laut secara berlebihan

    B. Membiarkan hutan gundul tanpa melakukan reboisasi

    C. Menjaga, memelihara, dan memanfaatkan alam secara bijak

    D. Mengotori sungai dan laut dengan limbah plastik


    Selasa, 1 September 2026 Matematika

      Nama guru        : Puji Rahmawati NIngsih, S.Pd. Mapel                : Matematika Hari/Tanggal    : Selasa, 01 September 2026 Fase / Kela...