IDENTITAS
Nama Guru : Puji Rahmawati Ningsih, S.Pd
Mapel : Bahasa Indonesia
Hari/Tanggal : senin, 7 September 2026
Fase/Kelas : Fase C / Kelas 6
Materi : Mempresentasikan Gagasan/Pikiran dari Teks Informasi secara Santun dan Efektif
Pertemuan ke : 1 (Satu)
CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) FASE C
Elemen Berbicara dan Mempresentasikan: Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk teks puisi dan demonstrasi dengan artikulasi dan intonasi yang tepat. Peserta didik mampu mempresentasikan gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, dan santun.
TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Peserta didik dapat mempresentasikan gagasan dari berbagai tipe teks dengan efektif dan santun.
TP MINDFUL, MEANINGFUL, DAN JOYFUL
Mindful (Kesadaran Penuh): Siswa menyadari betapa pentingnya cara menyampaikan pendapat. Siswa belajar melatih fokus (body awareness dan vocal awareness), menjaga kontak mata, mengontrol artikulasi, serta menata emosi agar tetap tenang dan percaya diri saat tampil bicara di depan teman-teman.
Meaningful (Kebermaknaan): Siswa memahami bahwa kemampuan presentasi yang efektif dan santun adalah keterampilan hidup (life skill) yang sangat berguna sehari-hari, baik untuk menyampaikan ide, berdiskusi kelompok, maupun memecahkan masalah bersama orang lain tanpa menyinggung perasaan mitra tutur.
Joyful (Kegembiraan): Siswa belajar melalui simulasi Role-Play/Presenter Challenge yang interaktif, ceria, dan minim kecemasan. Siswa saling memberikan apresiasi (applause positif) sehingga suasana kelas penuh semangat dan saling mendukung.
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Mengidentifikasi & Menganalisis Teks: Siswa membaca dan memahami pokok gagasan dari teks bacaan cetak (teks eksplanasi/deskripsi).
Menyusun Peta Gagasan (Outline Presentasi): Siswa merangkum poin-poin utama yang akan dipresentasikan dengan kalimat ringkas dan logis.
RANGKUMAN MATERI
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
Sebelum kita masuk ke pembelajaran IPAS mari kita renungkan kebesaran Allah SWT
- Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk sumber daya alam yang melimpah dan potensi akal manusia.
- Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan alam agar tetap harmonis dan tidak rusak.
- Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kekayaan alam dan kemampuan kerja manusia.
Materi Ajar:
A. Pengertian Teks Visual dan Audiovisual
Teks visual adalah teks yang menyampaikan informasi melalui unsur yang dapat dilihat, seperti gambar, poster, komik, infografis, iklan, diagram, dan foto.
Teks audiovisual adalah teks yang menyampaikan informasi melalui gambar dan suara secara bersamaan, seperti film pendek, video pembelajaran, berita, dokumenter, dan video cerita.
Keduanya dapat digunakan untuk menyampaikan informasi, pesan, dan nilai-nilai kepada pembaca atau penonton.
B. Teks Sastra dan Nonsastra
1. Teks Sastra
Teks sastra adalah teks yang menggunakan bahasa untuk menyampaikan cerita, pengalaman, perasaan, imajinasi, dan keindahan.
Contoh:
- Cerpen
- Puisi
- Dongeng
- Fabel
- Legenda
- Cerita rakyat
Contoh:
Sebuah video animasi menceritakan seekor kelinci yang menolong kura-kura yang mengalami kesulitan.
Dari cerita tersebut dapat ditemukan:
- Informasi: kelinci membantu kura-kura.
- Pesan: kita harus suka menolong.
- Nilai: kepedulian dan persahabatan.
2. Teks Nonsastra
Teks nonsastra adalah teks yang menyampaikan informasi berdasarkan fakta atau kenyataan.
Contoh:
- Berita
- Artikel
- Poster
- Iklan
- Infografis
- Teks laporan
- Video dokumenter
Contoh:
Sebuah infografis menunjukkan cara menghemat air di rumah.
Informasi yang dapat ditemukan:
- Menutup keran setelah digunakan.
- Menggunakan air secukupnya.
- Memanfaatkan air bekas untuk menyiram tanaman.
Nilai yang dapat ditemukan adalah kepedulian terhadap lingkungan dan tanggung jawab.
C. Informasi dalam Teks Visual dan Audiovisual
Informasi adalah keterangan atau pengetahuan yang diperoleh dari suatu teks.
Informasi dapat berupa:
- Apa yang terjadi?
- Siapa yang terlibat?
- Kapan terjadi?
- Di mana terjadi?
- Mengapa terjadi?
- Bagaimana peristiwa tersebut terjadi?
Informasi Tersurat
Informasi tersurat adalah informasi yang disampaikan secara langsung dalam teks.
Contoh:
Pada poster tertulis:
"Buanglah sampah pada tempatnya."
Informasi tersuratnya adalah masyarakat dianjurkan membuang sampah pada tempatnya.
Informasi Tersirat
Informasi tersirat adalah informasi yang tidak dituliskan secara langsung, tetapi dapat dipahami melalui gambar, tindakan tokoh, dialog, atau peristiwa.
Contoh:
Dalam sebuah video terlihat seorang anak membantu temannya yang terjatuh tanpa diminta.
Informasi tersiratnya adalah anak tersebut memiliki sikap peduli dan suka menolong.
D. Nilai-Nilai dalam Teks
Teks sastra maupun nonsastra dapat mengandung berbagai nilai yang dapat dijadikan pembelajaran dalam kehidupan.
1. Nilai Moral
Berkaitan dengan baik dan buruknya perilaku.
Contoh:
- Jujur.
- Bertanggung jawab.
- Menepati janji.
- Tidak berbohong.
2. Nilai Sosial
Berkaitan dengan hubungan manusia dengan orang lain.
Contoh:
- Gotong royong.
- Tolong-menolong.
- Menghargai orang lain.
- Peduli terhadap sesama.
3. Nilai Budaya
Berkaitan dengan kebiasaan, tradisi, dan budaya masyarakat.
Contoh:
- Melestarikan kesenian daerah.
- Menghormati adat istiadat.
- Menggunakan bahasa daerah dalam situasi tertentu.
4. Nilai Pendidikan
Berkaitan dengan pengetahuan dan pembentukan sikap positif.
Contoh:
- Rajin belajar.
- Disiplin.
- Tidak mudah menyerah.
- Menghargai ilmu.
5. Nilai Religius
Berkaitan dengan keimanan dan hubungan manusia dengan Tuhan.
Contoh:
- Bersyukur.
- Berdoa.
- Menolong sesama.
- Menjaga ciptaan Tuhan.
E. Cara Menganalisis Teks Visual dan Audiovisual
Untuk menganalisis teks, lakukan langkah berikut:
Langkah 1 — Amati atau Simak
Perhatikan gambar, tulisan, suara, dialog, tokoh, latar, dan peristiwa.
Langkah 2 — Temukan Informasi
Catat informasi penting yang ditemukan.
Langkah 3 — Bedakan Informasi Tersurat dan Tersirat
Tentukan informasi yang disampaikan secara langsung dan informasi yang harus disimpulkan.
Langkah 4 — Temukan Pesan
Tanyakan:
"Apa yang ingin disampaikan oleh pembuat teks kepada penonton atau pembaca?"
Langkah 5 — Temukan Nilai
Cari nilai moral, sosial, budaya, pendidikan, atau religius yang terdapat dalam teks.
Langkah 6 — Hubungkan dengan Kehidupan
Pikirkan:
"Bagaimana nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?"
Langkah 7 — Buat Kesimpulan
Tuliskan hasil analisis secara singkat, jelas, dan sesuai dengan isi teks.
F. Contoh Analisis
Teks Visual: Poster Kebersihan
Bayangkan sebuah poster memperlihatkan anak-anak sedang membersihkan lingkungan sekolah. Pada poster terdapat tulisan:
"Sekolah Bersih, Belajar Nyaman."
Hasil analisis:
| Aspek | Hasil |
|---|---|
| Informasi | Siswa sedang membersihkan lingkungan sekolah. |
| Pesan | Kita harus menjaga kebersihan lingkungan sekolah. |
| Nilai moral | Bertanggung jawab dan disiplin. |
| Nilai sosial | Gotong royong dan bekerja sama. |
| Informasi tersirat | Lingkungan yang bersih dapat membuat kegiatan belajar lebih nyaman. |
| Penerapan | Membuang sampah pada tempatnya dan ikut menjaga kebersihan kelas. |
Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah
Kebersihan sekolah merupakan tanggung jawab seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga para siswa. Lingkungan sekolah yang bersih dan tertata rapi akan membuat suasana belajar menjadi nyaman dan menyenangkan. Sayangnya, masih sering kita temui sampah plastik bekas makanan dan minuman yang berserakan di sekitar halaman atau koridor kelas.
Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita lakukan untuk menjaga kebersihan sekolah. Pertama, selalu membuang sampah pada tempatnya dan memilah antara sampah organik serta anorganik. Kedua, melaksanakan piket kelas secara teratur sesuai jadwal yang telah disepakati. Ketiga, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan cara membawa botol minum dan wadah makan sendiri dari rumah. Jika semua siswa kompak menjalankan kebiasaan baik ini, sekolah kita tentu akan menjadi tempat belajar yang sehat dan asri.
Soal Latihan (Bahan Presentasi)
Kerjakan soal-soal di bawah ini! Persiapkan dirimu untuk mempresentasikan jawabanmu di depan kelas dengan suara yang jelas, percaya diri, dan bahasa yang santun. (persentasi akan dilaksanakan saat masuk sekolah, untuk jawaban bisa difotokan ke miss Puji)
Apa topik utama yang dibahas dalam teks bacaan di atas?
Sebutkan 3 langkah sederhana untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah berdasarkan teks!
Mengapa kita disarankan untuk membawa botol minum dan wadah makan sendiri dari rumah?
Menurut pendapatmu sendiri, apa dampaknya jika para siswa tidak mau melaksanakan tugas piket kelas?
Jika kamu diberikan kesempatan untuk mengajak teman-temanmu menjaga kebersihan sekolah, kalimat ajakan seperti apa yang akan kamu sampaikan secara santun di depan kelas?

