Pages

Kamis, 27 Agustus 2026

Jumat, 27 Agustus 2026




 IDENTITAS

  1. Nama Guru : Puji Rahmawati Ningsih, S.Pd

  2. Mapel : Kokulikuler

  3. Hari/Tanggal : Jumat, 27  Agustus 2026

  4. Fase/Kelas : Fase C / Kelas VI (Enam)

  5. Materi : Bentuk-Bentuk Kekayaan Budaya Lampung & Tantangan Pelestariannya

  6. Pertemuan ke : 5

Capaian Pembelajaran
:
Peserta didik mampu memahami, mengidentifikasi, dan mengapresiasi keragaman kekayaan budaya daerah Lampung serta menganalisis upaya dan tantangan dalam menjaga kelestariannya di era modern.

Tujuan Pembelajaran
:
Menjelaskan bentuk-bentuk kekayaan budaya Lampung serta tantangan yang dihadapi dalam pelestariannya.

TP Mindful, Meaningful, dan Joyful:

  • Mindful: Peserta didik secara sadar dan penuh perhatian merefleksikan keberadaan kekayaan budaya Lampung di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.

  • Meaningful: Peserta didik memahami bahwa menjaga tradisi dan kekayaan budaya Lampung penting untuk mempertahankan identitas diri dan daerah di tengah arus globalisasi.

  • Joyful: Peserta didik secara menyenangkan mengeksplorasi ragam budaya Lampung melalui media visual/permainan interaktif dan diskusi kelompok.

ATP (Alur Tujuan Pembelajaran):

  1. Mengidentifikasi ragam bentuk kekayaan budaya Lampung (adat, kain tradisional, rumah adat, tarian, bahasa, dan seni pertunjukan).

  2. Menganalisis faktor-faktor yang menjadi tantangan dalam pelestarian budaya Lampung saat ini.

  3. Merumuskan solusi sederhana yang dapat dilakukan siswa untuk menjaga kelestarian budaya Lampung.

MATERI

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

 الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

Sebelum kita masuk ke pembelajaran Pendidikan Pancasila mari kita renungkan kebesaran Allah SWT

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk sumber daya alam yang melimpah dan potensi akal manusia.
  • Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan alam agar tetap harmonis dan tidak rusak.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kekayaan alam dan kemampuan kerja manusia.


    • Apersepsi 

    •  Pernahkah kalian mengenakan kain Tapis atau menyaksikan tari Piring/Pesisir saat acara adat? Lampung tidak hanya kaya akan hasil alam seperti kopi dan lada, tetapi juga menyimpan harta karun budaya yang sangat bernilai. Namun, di era digital saat ini, apakah budaya tersebut masih sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari? Mari kita pelajari bersama!

    • MATERI:

      1. Bentuk-Bentuk Kekayaan Budaya Lampung:

      • Kain Tradisional: Tapis Lampung (kain tenun benang emas dengan motif khas) dan Sulam Karawo/Tapis Pesisir.

      • Rumah Adat: Nuwou Sesat (rumah panggung kayu tempat bermusyawarah).

      • Pakaian & Aksesori Adat: Siger (mahkota kehormatan wanita Lampung), Tapis, dan Kelebung.

      • Seni Tari & Musik: Tari Melinting, Tari Cangget, serta alat musik Kompang dan Gamolan Pekhing.

      • Aksara & Bahasa: Aksara Lampung (Kaganga) dan bahasa Lampung Dialek A (Api) & Dialek O (Nyow).

      2. Tantangan dalam Pelestarian Budaya Lampung:

      • Pergeseran Generasi: Generasi muda lebih familiar dengan budaya pop luar ketimbang tradisi lokal.

      • Kurangnya Penggunaan Bahasa Daerah: Bahasa Lampung semakin jarang digunakan dalam interaksi harian di rumah.

      • Digitalisasi & Modernisasi: Minimnya konten digital kreatif yang mengemas budaya Lampung agar menarik bagi remaja.

      • Keterbatasan Pengrajin Tradisional: Berkurangnya pembuat kain Tapis asli atau pembuat alat musik tradisional.

    SOAL

    Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

    1. Sebutkan 3 contoh bentuk kekayaan budaya Lampung (baik berupa benda maupun non-benda) yang ada di sekitar tempat tinggalmu!

    2. Mengapa kain Tapis dan Siger menjadi simbol kebanggaan masyarakat Lampung? Jelaskan!

    3. Sebutkan 2 tantangan utama yang menyebabkan budaya daerah seperti bahasa atau tarian Lampung makin berkurang peminatnya di kalangan remaja!

    4. Sebagai seorang pelajar, tindakan nyata apa yang dapat kamu lakukan sehari-hari untuk membantu melestarikan budaya Lampung?

    Kamis, 27 agustus Pen. Pancasila

     

    IDENTITAS

    1. Nama Guru: Puji Rahmawati Ningsih, S.Pd.

    2. Mapel: Pendidikan Pancasila

    3. Hari / Tanggal: Kamis, 27 Agustus 2026

    4. Fase / Kelas: Fase C / Kelas 6 (Semester 1)

    5. Materi: Implementasi Norma, Hak, dan Kewajiban Warga Negara

    6. Pertemuan ke: 7

    CP: Peserta didik mampu mengidentifikasi dan mengimplementasikan bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan warga negara.

    TP : Peserta didik mengimplementasikan bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai warga negara.

    Mindful (Sadar & Perhatian): Peserta didik diajak menyadari peran dirinya sebagai warga negara serta secara sadar memikirkan dampak dari setiap tindakan atau kepatuhan terhadap norma di lingkungannya.

    Meaningful (Bermakna): Peserta didik memahami relevansi hubungan antara hak dan kewajiban dalam kehidupan sehari-hari (bukan sekadar hafalan teori), sehingga memahami alasan mendasar mengapa aturan harus dipatuhi.

    Joyful (Menyenangakan): Proses pembelajaran dikemas melalui media interaktif, simulasi, atau permainan peran (role play) yang membuat peserta didik antusias dan aktif berpartisipasi.

    .ATP :Mengidentifikasi pengertian dan jenis-jenis norma, hak, serta kewajiban warga negara


    MATERI

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.

     الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

    Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

    Sebelum kita masuk ke pembelajaran Pendidikan Pancasila mari kita renungkan kebesaran Allah SWT

    • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk sumber daya alam yang melimpah dan potensi akal manusia.
    • Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan alam agar tetap harmonis dan tidak rusak.
    • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kekayaan alam dan kemampuan kerja manusia.

    • Norma: Aturan atau pedoman hidup yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat agar tercipta ketertiban (contoh: Norma Agama, Kesusilaan, Kesopanan, dan Hukum).

    • Norma adalah aturan atau kaidah yang mengatur tingkah laku manusia dalam kehidupan bermasyarakat agar tercipta ketertiban dan kedamaian.

      1. Norma Agama

      • Pengertian: Aturan yang bersumber dari wahyu Tuhan Yang Maha Esa.

      • Tujuan: Menuntun manusia menuju kebaikan dan ketakwaan.

      • Contoh: Beribadah sesuai keyakinan, tidak mencuri, dan menghormati sesama.

      • Sanksi Melanggar: Dosa dan sanksi di akhirat kelak.

      2. Norma Kesusilaan

      • Pengertian: Aturan yang bersumber dari hati nurani manusia mengenai hal baik dan buruk.

      • Tujuan: Membentuk manusia yang jujur dan berhati bersih.

      • Contoh: Mengembalikan barang milik orang lain, jujur saat ujian, dan tidak berbohong.

      • Sanksi Melanggar: Perasaan bersalah, penyesalan, dan malu.

      3. Norma Kesopanan

      • Pengertian: Aturan pergaulan yang bersumber dari kebiasaan atau adat istiadat suatu masyarakat.

      • Tujuan: Menjaga kerukunan dan saling menghormati dalam pergaulan sehari-hari.

      • Contoh: Menyapa orang tua dengan santun, mencium tangan orang tua sebelum pergi sekolah, dan menggunakan bahasa yang sopan.

      • Sanksi Melanggar: Dicemooh, ditegur, atau dikucilkan oleh masyarakat sekitar.

      4. Norma Hukum

      • Pengertian: Aturan resmi yang dibuat oleh lembaga negara yang berwenang (sifatnya mengikat dan memaksa).

      • Tujuan: Menjaga ketertiban umum dan memberikan kepastian hukum bagi setiap warga negara.

      • Contoh: Memakai helm saat naik motor, mematuhi lampu lalu lintas, dan tidak melakukan kejahatan.

      • Sanksi Melanggar: Teguran resmi, denda, atau hukuman penjara.

    • Hak Warga Negara: Kuasa atau kewenangan untuk menerima sesuatu yang seharusnya didapatkan dari negara (contoh: Hak mendapat perlindungan hukum dan pendidikan yang layak).

    • Kewajiban Warga Negara: Sesuatu yang wajib dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan bersama (contoh: Mematuhi lalu lintas dan menjaga fasilitas umum).

  • Keseimbangan Hak & Kewajiban: Hak dan kewajiban ibarat dua sisi mata uang. Kita tidak bisa menuntut hak jika belum menunaikan kewajiban dengan baik.

  • Vidio pembelajaran


  •  

    1. Salah satu bentuk kewajiban seorang warga negara saat menggunakan jalan raya adalah... A. Mendapatkan kenyamanan saat berjalan B. Mematuhi rambu-rambu lalu lintas C. Meminta jalan agar cepat sampai D. Menggunakan trotoar untuk berjualan

    2. Mendapatkan pendidikan yang layak dan lingkungan belajar yang aman di sekolah merupakan contoh... A. Kewajiban siswa B. Hak siswa C. Sanksi siswa D. Norma tertulis

    3. Norma yang bersumber dari hati nurani manusia dan mengajarkan tentang kebaikan serta keburukan adalah norma... A. Agama B. Hukum C. Kesusilaan D. Kesopanan

    4. Perhatikan perilaku berikut! (1) Membayar pajak tepat waktu (2) Menggunakan fasilitas umum dengan hati-hati (3) Menikmati udara bersih di taman kota (4) Mendapatkan perlindungan dari kepolisian Pernyataan yang merupakan contoh kewajiban ditunjukkan oleh nomor... A. (1) dan (2) B. (1) dan (3) C. (2) dan (4) D. (3) dan (4)

    5. Apa yang akan terjadi jika warga negara hanya menuntut haknya tanpa menjalankan kewajibannya? A. Kehidupan bermasyarakat menjadi damai dan tenteram B. Terjadi ketidakharmonisan dan kekacauan dalam masyarakat C. Semua kebutuhan masyarakat akan terpenuhi dengan cepat D. Aturan hukum akan dihapuskan oleh pemerintam


    B. ISIAN SINGKAT Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar

  • PILIHAN GANDA Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D!

    1. Aturan atau pedoman hidup yang bersumber dari wahyu Tuhan Yang Maha Esa disebut norma ..................

    2. Sesuatu yang mutlak harus kita terima dan dapatkan setelah melaksanakan kewajiban dinamakan ..................

    3. Menjaga kebersihan dan keutuhan fasilitas umum di lingkungan masyarakat merupakan contoh .................. setiap warga negara.

    4. Sanksi bagi seseorang yang melanggar norma hukum bersifat tegas dan ..................

    5. Mendapatkan rasa aman dan perlindungan dari ancaman bahaya di lingkungan tempat tinggal adalah contoh .................. warga masyarakat.

    Kesimpulan / Refleksi :

    Kesimpulan materi : murid dapat memahami norma
    Refleksi :
    Kendala : murid sudah dapat menyebutkan norma

    Kamis, 27 Agustus 2026 , Bahasa Indonesia

     

    IDENTITAS

    1. Nama Guru : Puji Rahmawati ningsih, S.Pd

    2. Mapel : Bahasa Indonesia

    3. Hari/Tanggal : Kamis, 27 Agustus 2026

    4. Fase/Kelas : Fase B / Kelas 4 (Empat)

    5. Materi : Menganalisis Informasi dan Nilai-Nilai dalam Teks Sastra & Nonsastra

    6. Pertemuan ke : 7 (Tujuh)


    CP  :

    Peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan

    kepada teman sebaya dan orang dewasa tentang hal-hal di lingkungan sekitarnya. Peserta didik

    mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi serta nilai-nilai dari berbagai tipe teks

    (sastra dan nonsastra) yang disajikan dalam bentuk teks visual dan audiovisual.


    TP Umum :

    Peserta didik dapat menganalisis informasi serta nilai-nilai dalam teks sastra dan nonsastra berwujud

    teks visual dan/atau audiovisual.


    TP mindful, meaningful, dan joyful :

    Mindful (Sadar & Fokus): Peserta didik dapat secara fokus dan teliti mengamati detail gambar/

    video untuk mengidentifikasi informasi penting serta pesan moral dalam cerita tanpa tergesa-gesa.


    Meaningful (Bermakna): Peserta didik dapat menghubungkan nilai-nilai kebaikan dan moral dari

    teks sastra/nonsastra yang dianalisis dengan sikap dan perilaku sehari-hari di rumah dan sekolah.


    Joyful (Mengeksplorasi & Menyenangkan): Peserta didik merasa senang dan antusias dalam

    menganalisis tayangan audiovisual/poster cerita melalui kegiatan diskusi kelompok interaktif dan

    analisis visual yang menarik.


    ATP :

    Mengamati dan mencermati teks visual (poster/komik sastra) dan audiovisual (video pendek

    nonsastra/sastra).

    Mengekstrak dan mencatat informasi pokok (apa, siapa, di mana, dan peristiwa utama) dari media

    visual/audiovisual.


    MATERI



    Assalamu'alaikum Wr.Wb.

     الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

    Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

    Sebelum kita masuk ke pembelajaran Bahasa Indonesia mari kita renungkan kebesaran Allah SWT

    • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk sumber daya alam yang melimpah dan potensi akal manusia.
    • Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan alam agar tetap harmonis dan tidak rusak.
    • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kekayaan alam dan kemampuan kerja manusia.

    Daftar Kata Tanya & Fungsinya (ADIKSIMBA)

    Untuk mempermudah mengingat, kata tanya dalam Bahasa Indonesia sering disingkat menjadi ADIKSIMBA (Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, Bagaimana).

    • Apa: Menanyakan benda, keadaan, perbuatan, atau inti pembahasan.

      • Contoh: Apa yang dimaksud dengan fotosintesis?

    • Siapa: Menanyakan orang atau pelaku (subjek/objek).

      • Contoh: Siapa pahlawan yang memimpin Pertempuran Surabaya?

    • Kapan: Menanyakan waktu terjadinya suatu peristiwa (hari, tanggal, jam, atau suasana waktu).

      • Contoh: Kapan Indonesia merayakan hari kemerdekaannya?

    • (Di / Ke / Dari) Mana: Menanyakan tempat atau lokasi (tempat berada, tujuan, atau asal).

      • Contoh: Di mana letak Candi Borobudur?

    • Mengapa: Menanyakan sebab, alasan, atau latar belakang suatu peristiwa terjadi.

      • Contoh: Mengapa kita harus menjaga kebersihan lingkungan?

    • Bagaimana: Menanyakan cara, proses, keadaan, atau kejelasan suatu hal.

      • Contoh: Bagaimana proses daur hidup kupu-kupu?

    • Berapa: Menanyakan jumlah, banyak, harga, atau satuan.

      • Contoh: Berapa jumlah provinsi di Indonesia saat ini?

    Ciri-Ciri Kalimat Tanya

    • Selalu diakhiri dengan tanda tanya (?).

    • Menggunakan kata tanya di awal atau di dalam kalimat.

    • Sering menggunakan partikel penegas -kah (seperti: Apakah, Siapakah, Bagaimanakah) untuk memperhalus atau mempertegas pertanyaan.

    • Memiliki intonasi naik di akhir kalimat saat diucapkan secara lisan.



    I. Pilihan Ganda
    Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D di depan jawaban yang paling tepat!
    1. Kata tanya yang digunakan untuk menanyakan sebab atau alasan terjadinya suatu
    peristiwa adalah ...
    A. Kapan
    B. Mengapa
    C. Di mana
    D. Bagaimanakah
    2. Bacalah kalimat berikut!
    "... proses pembuatan kerajinan dari bambu tersebut?"
    Kata tanya yang paling tepat untuk melengkapi kalimat di atas adalah ...
    A. Kapan
    B. Berapa
    C. Bagaimana
    D. Siapa
    3. Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di
    Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta.
    Kalimat tanya yang tepat untuk jawaban mengenai lokasi peritiwa di atas adalah ...
    A. Kapan Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya?
    B. Siapa yang memproklamasikan kemerdekaan Indonesia?
    C. Di mana Ir. Soekarno dan Moh. Hatta memproklamasikan kemerdekaan?
    D. Mengapa Proklamasi Kemerdekaan dilakukan di Jakarta?
    4. Kata tanya yang berfungsi untuk menanyakan waktu terjadinya suatu peristiwa adalah ...
    A. Kapan
    B. Berapa
    C. Apa
    D. Mengapa

    5. "... jumlah siswa kelas 6 yang mengikuti kegiatan pramuka hari ini?"
    Kata tanya yang tepat untuk mengisi titik-titik di atas adalah ...
    A. Siapa
    B. Berapa
    C. Apa
    D. Dimana

    II. Esai (Isian Singkat & Uraian)
    Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan benar!
    1. Jelaskan perbedaan fungsi kata tanya 'Mengapa' dan 'Bagaimana'!
    Jawab:
    ...............................................................................................................................................................
    Jawab:
    ...............................................................................................................................................................
    Jawab:
    ...............................................................................................................................................................
    2. Sebutkan dan jelaskan kepanjangan dari singkatan kata tanya 'ADIKSIMBA'!
    Jawab:
    ...............................................................................................................................................................
    Jawab:
    ...............................................................................................................................................................
    Jawab:
    ...............................................................................................................................................................
    3. Buatlah masing-masing 1 (satu) contoh kalimat tanya menggunakan kata tanya 'Siapa' dan
    'Di mana'!
    Jawab:
    ...............................................................................................................................................................
    Jawab:
    ...............................................................................................................................................................
    Jawab:
    ...............................................................................................................................................................
    4. Bacalah teks singkat berikut!
    "Bencana banjir di Desa Sukamaju terjadi karena tersumbatnya aliran sungai oleh sampah dan
    tingginya curah hujan sejak semalam."
    Buatlah kalimat tanya yang tepat untuk menanyakan penyebab terjadinya bencana berdasarkan
    teks di atas!
    Jawab:
    ...............................................................................................................................................................
    Jawab:
    ...............................................................................................................................................................

    Jawab:
    ...............................................................................................................................................................
    5. Tulislah 3 (tiga) ciri-ciri kalimat tanya yang baik dan benar!
    Jawab:
    ...............................................................................................................................................................
    Jawab:
    ...............................................................................................................................................................
    Jawab:
    ...............................................................................................................................................................


    Rabu, 26 Agustus 2026

    Rabu, 26 Agustus 2026 , SBDP

     

    IDENTITAS

    1. Nama Guru : Puji Rahmawati Ningsih

    2. Mapel : Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) – Seni Rupa

    3. Hari/Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2026

    4. Fase/Kelas : Fase C / Kelas VI (6)

    5. Materi : Refleksi Karya Seni Rupa (Mengapresiasi dan mengevaluasi karya sendiri dan teman sekelas menggunakan kosakata seni rupa)

    6. Pertemuan ke :7

    CP Umum (Capaian Pembelajaran)

    Elemen: Merefleksikan (Reflecting)

    Pada akhir Fase C, peserta didik mempresentasikan penilaian karya dan penciptaan karya seni rupa dengan menggunakan kosa kata seni rupa yang telah dipelajari. Peserta didik mulai belajar menyusun critical review sederhana terhadap karya seni (meliputi deskripsi, analisis, interpretasi, dan penilaian).

    TP Umum (Tujuan Pembelajaran Umum)

    Peserta didik mampu merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri dan teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai.

    TP Mindful, Meaningful, dan Joyful

    DimensiTujuan Pembelajaran
    Mindful (Kesadaran)Peserta didik menyadari dan memahami proses berkarya yang telah dilalui, termasuk tantangan, kesalahan, dan perasaan selama membuat karya.
    Meaningful (Bermakna)Peserta didik memahami makna, pesan, dan nilai estetis dari karya seni rupa yang dihasilkan, serta mampu mengaitkannya dengan pengalaman sehari-hari.
    Joyful (Menyenangkan)Peserta didik menikmati proses refleksi dan apresiasi seni sebagai pengalaman yang menyenangkan serta merasa bangga terhadap karya sendiri dan menghargai karya teman.

    ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) – disesuaikan dengan TP

    No.Alur Tujuan Pembelajaran
    1Peserta didik mengamati dan mengidentifikasi unsur-unsur rupa (garis, warna, tekstur, bentuk, bidang, ruang) pada karya seni yang telah dibuat.
    2Peserta didik mendeskripsikan karya seni rupa sendiri menggunakan kosakata seni rupa yang tepat (misal: garis lengkung, warna kontras, tekstur kasar, bentuk geometris, dll.).
    3Peserta didik memberikan tanggapan dan apresiasi terhadap karya teman sekelas dengan menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai.
    4Peserta didik merefleksikan proses pembuatan karya, termasuk kesulitan yang dihadapi dan perasaan selama berkarya, melalui jurnal visual atau presentasi lisan.
    5Peserta didik menyusun kesimpulan sederhana tentang pembelajaran yang diperoleh dari proses refleksi karya seni rupa.

    MATERI

    • Apersepsi Singkat

    Guru membuka pembelajaran dengan menunjukkan sebuah karya seni rupa (misal: gambar/lukisan sederhana atau hasil karya siswa dari pertemuan sebelumnya). Guru bertanya kepada peserta didik:

    • “Apa yang kalian lihat dari gambar ini?”

    • “Bagaimana perasaan kalian saat melihat karya ini?”

    • “Apa saja unsur-unsur yang ada dalam karya seni ini?”

    Guru memotivasi peserta didik untuk berani mengungkapkan pendapat dan perasaan terhadap karya seni. Guru menanamkan akhlak berupa sikap menghargai karya orang lain serta keberanian untuk mengakui kelebihan dan kekurangan dalam berkarya, sebagai bentuk kerendahan hati dan sikap terbuka terhadap kritik membangun. Guru menyampaikan bahwa setiap karya seni adalah hasil proses dan pemikiran seseorang, sehingga patut dihargai.

    Sebelum kita masuk ke pembelajaran Pendidikan Pancasila mari kita renungkan kebesaran Allah SWT

    • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk sumber daya alam yang melimpah dan potensi akal manusia.
    • Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan alam agar tetap harmonis dan tidak rusak.
    • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kekayaan alam dan kemampuan kerja manusia.

    A. Pengajaran Materi Singkat

    1. Pengertian Refleksi Karya Seni Rupa – Refleksi adalah kegiatan menilai, mengapresiasi, dan mengevaluasi karya seni rupa, baik karya sendiri maupun karya orang lain, dengan menggunakan kosakata seni rupa yang tepat.

    2. Unsur-unsur Seni Rupa yang digunakan sebagai kosakata dalam refleksi:

      • Titik – unsur rupa terkecil

      • Garis – goresan yang membentuk gambar (lurus, lengkung, zig-zag)

      • Bidang – area datar yang dibatasi oleh garis

      • Bentuk – wujud benda (geometris/organis)

      • Warna – memberi kesan hidup pada karya

      • Tekstur – kesan permukaan (halus/kasar)

      • Ruang – kesan kedalaman pada karya

    3. Prinsip Penyusunan Seni Rupa:

      • Keseimbangan – penyusunan unsur agar terlihat seimbang

      • Kontras – perbedaan yang mencolok antar unsur

      • Penekanan/Aksentuasi – bagian yang menjadi pusat perhatian

      • Irama/Ritme – pengulangan unsur secara teratur

      • Kesatuan – keterpaduan seluruh unsur dalam karya

    4. Langkah-langkah Merefleksikan Karya:

      • Deskripsi – menjelaskan apa yang terlihat dalam karya

      • Analisis – mengidentifikasi unsur dan prinsip seni rupa yang digunakan

      • Interpretasi – menafsirkan makna atau pesan dalam karya

      • Penilaian – memberikan pendapat tentang kelebihan dan kekurangan karya

    B. Video/Media/Alat Peraga

    A. PILIHAN GANDA (10 Soal)

    Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D pada jawaban yang paling benar!

    1. Kegiatan menilai, mengapresiasi, dan mengevaluasi karya seni rupa sendiri maupun orang lain disebut ....

      • A. Eksperimen

      • B. Refleksi

      • C. Proyeksi

      • D. Eksplorasi

    2. Berikut ini yang bukan termasuk unsur-unsur seni rupa adalah ....

      • A. Garis

      • B. Warna

      • C. Irama

      • D. Tekstur

    3. Perhatikan pernyataan berikut!
      (1) Menjelaskan apa yang terlihat dalam karya.
      (2) Mengidentifikasi unsur dan prinsip seni rupa yang digunakan.
      (3) Menafsirkan makna atau pesan dalam karya.
      (4) Memberikan pendapat tentang kelebihan dan kekurangan karya.
      Urutan langkah-langkah merefleksikan karya yang tepat adalah ....

      • A. (1) – (2) – (3) – (4)

      • B. (2) – (1) – (4) – (3)

      • C. (3) – (4) – (1) – (2)

      • D. (4) – (3) – (2) – (1)

    4. Pernyataan “Pada gambar pemandangan ini, garis-garisnya didominasi oleh garis lengkung dan warna yang digunakan sangat kontras antara hijau dan biru” termasuk dalam tahap refleksi yaitu ....

      • A. Deskripsi

      • B. Analisis

      • C. Interpretasi

      • D. Penilaian

    5. Sikap yang harus dimiliki saat memberikan kritik atau saran terhadap karya teman adalah ....

      • A. Langsung mengatakan jelek agar teman malu

      • B. Menyampaikan dengan santun dan disertai alasan yang jelas

      • C. Hanya memuji tanpa mau melihat kekurangannya

      • D. Membandingkan dengan karya orang dewasa

    6. Perbedaan yang mencolok antara dua unsur yang berbeda dalam sebuah karya seni disebut ....

      • A. Kesatuan

      • B. Irama

      • C. Kontras

      • D. Keseimbangan

    7. Berikut ini yang termasuk contoh kosakata seni rupa untuk menggambarkan tekstur adalah ....

      • A. Panjang, pendek, dan melengkung

      • B. Halus, kasar, dan licin

      • C. Merah, kuning, dan biru

      • D. Simetris dan asimetris

    8. Tujuan utama melakukan refleksi terhadap karya sendiri adalah ....

      • A. Agar terlihat pintar di depan teman-teman

      • B. Agar mendapat nilai tinggi dari guru

      • C. Untuk mengetahui kelebihan, kekurangan, dan memperbaiki karya di masa depan

      • D. Untuk membandingkan karya dengan seniman terkenal

    9. Perhatikan kutipan teks berikut!
      “Refleksi membuat kita lebih menghargai proses berkarya dan menghargai karya orang lain.”
      Sikap menghargai karya orang lain termasuk dalam akhlak ....

      • A. Tawadhu’ (rendah hati) dan apresiatif

      • B. Tawakal (pasrah)

      • C. Takabur (sombong)

      • D. Tamak (rakus)

    10. Jika sebuah gambar menggunakan pengulangan garis-garis lurus secara teratur, maka gambar tersebut menerapkan prinsip ....

      • A. Ritme/Irama

      • B. Penekanan

      • C. Keseimbangan

      • D. Proporsi

    Kesimpulan / Refleksi :

    Kesimpulan materi : murid dapat memahami unsur seni rupa
    Refleksi :
    Kendala : murid sudah dapat menyebutkan unsur rupa
    Jumlah yang tidak paham ; -

    Jumat, 27 Agustus 2026

      IDENTITAS Nama Guru :  Puji Rahmawati Ningsih, S.Pd Mapel :  Kokulikuler Hari/Tanggal :  Jumat, 27  Agustus 2026 Fase/Kelas : Fase C / Ke...