Pages

Jumat, 17 April 2026

 


Nama Guru : Puji Rahmawati Ningsih, S. Pd. 

Mata Pelajaran :  Ipas 

Hari/Tanggal : jumat 17 April 2026

Kelas : 4 A

Materi Pokok :

Alat Peraga : Video Pembelajaran/PPT, LKPD

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab, diskusi, Penugasan

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. Baiklah kita akan lanjutkan pembelajaran kita hari ini, Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

MAPEL IPAS

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Murid mampu menjelaskan pengertian uang dan sejarah singkat penggunaannya.

MATERI AJAR: PENGERTIAN UANG DAN SEJARAH PERKEMBANGAN ALAT TUKAR DARI BARTER HINGGA UANG

A. Pengertian Uang

Uang adalah alat tukar yang digunakan oleh masyarakat untuk memperoleh barang dan jasa serta memiliki nilai yang disepakati bersama.

Menurut para ahli:

Uang adalah segala sesuatu yang dapat diterima secara umum sebagai alat pembayaran.

Uang digunakan untuk mempermudah transaksi dalam kegiatan ekonomi.

Fungsi Uang:

Alat tukar (medium of exchange)

→ Mempermudah jual beli barang/jasa

Alat satuan hitung (unit of account)

→ Menentukan nilai suatu barang

Alat penyimpan nilai (store of value)

→ Menyimpan kekayaan untuk digunakan di masa depan

Alat pembayaran (means of payment)

→ Membayar utang atau kewajiban

B. Sejarah Perkembangan Alat Tukar

1. Sistem Barter

Barter adalah pertukaran barang dengan barang tanpa menggunakan uang.

Contoh:

Beras ditukar dengan ikan.

Kelemahan barter:

Sulit menemukan orang yang membutuhkan barang kita (double coincidence of wants)

Tidak ada ukuran nilai yang pasti

Sulit menyimpan kekayaan

2. Uang Barang (Commodity Money)

Karena barter sulit, manusia mulai menggunakan barang tertentu sebagai alat tukar.

Contoh:

Garam

Kulit kerang

Emas dan perak

Kelebihan:

Sudah memiliki nilai sendiri

Kekurangan:

Sulit dibawa (tidak praktis)

Tidak tahan lama (untuk beberapa jenis barang)

3. Uang Logam

Uang yang terbuat dari logam seperti emas, perak, dan tembaga.

Ciri-ciri:

Lebih tahan lama

Mudah dibagi

Memiliki nilai intrinsik (nilai bahan)

4. Uang Kertas

Uang yang terbuat dari kertas dan dikeluarkan oleh pemerintah atau bank sentral.

Kelebihan:

Ringan dan mudah dibawa

Praktis digunakan dalam jumlah besar

Nilai uang kertas:

Nilai nominal (tertulis)

Nilai kepercayaan (kepercayaan masyarakat)

5. Uang Giral

Uang yang digunakan dalam bentuk simpanan di bank dan digunakan melalui:

Cek

Giro

Transfer

6. Uang Elektronik (Digital)

Perkembangan teknologi melahirkan uang dalam bentuk digital.

Contoh:

E-wallet (OVO, GoPay, DANA)

Mobile banking

Kelebihan:

Cepat dan praktis

Bisa digunakan tanpa uang fisik

Bahasa Indonesia

Tujuan Pembelajaran :

1. Menjelaskan pengertian majas metafora.

2. Mengidentifikasi kalimat yang mengandung majas metafora.

3. Membuat contoh kalimat sederhana dengan majas metafora.

📘 Materi: Majas Metafora (Kelas 4)

Pengertian Majas Metafora

Majas metafora adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa menggunakan kata pembanding seperti seperti, bagai, atau laksana.

👉 Jadi, satu benda atau hal dianggap sebagai benda lain karena memiliki kesamaan sifat.

✨ Contoh Majas Metafora

Perhatikan contoh berikut:

  1. Dia adalah bintang kelas.
    ➤ Artinya: Dia adalah murid yang sangat pintar.
  2. Ibu adalah pelita dalam hidupku.
    ➤ Artinya: Ibu memberi petunjuk dan kebaikan dalam hidup.
  3. Anak itu si kutu buku.
    ➤ Artinya: Anak itu sangat suka membaca.

🔍 Ciri-ciri Majas Metafora

  • Tidak menggunakan kata pembanding (seperti, bagai, laksana).
  • Menggambarkan sesuatu dengan perbandingan langsung.
  • Biasanya memiliki makna kias (bukan arti sebenarnya).

C. Kesimpulan

Uang muncul karena kebutuhan manusia akan alat tukar yang lebih praktis dibanding barter.

Perkembangan alat tukar:

Barter → Uang Barang → Uang Logam → Uang Kertas → Uang Giral → Uang Elektronik

Uang mempermudah kegiatan ekonomi dan meningkatkan efisiensi transaksi.

Kamis, 16 April 2026





Nama Guru : Puji Rahmawati Ningsih, S. Pd. 

Mata Pelajaran :  Ipas dan Bahasa Indonesia

Hari/Tanggal : Kamis, 16 April 2026

Kelas : 4 A

Materi Pokok :

Alat Peraga : Video Pembelajaran/PPT, LKPD

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab, diskusi, Penugasan

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. Baiklah kita akan lanjutkan pembelajaran kita hari ini, Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

MAPEL IPAS

TUJUAN PEMBELAJARAN:

Murid mampu menjelaskan pengertian uang dan sejarah singkat penggunaannya.

MATERI AJAR: PENGERTIAN UANG DAN SEJARAH PERKEMBANGAN ALAT TUKAR DARI BARTER HINGGA UANG

A. Pengertian Uang

Uang adalah alat tukar yang digunakan oleh masyarakat untuk memperoleh barang dan jasa serta memiliki nilai yang disepakati bersama.

Menurut para ahli:

Uang adalah segala sesuatu yang dapat diterima secara umum sebagai alat pembayaran.

Uang digunakan untuk mempermudah transaksi dalam kegiatan ekonomi.

Fungsi Uang:

Alat tukar (medium of exchange)

→ Mempermudah jual beli barang/jasa

Alat satuan hitung (unit of account)

→ Menentukan nilai suatu barang

Alat penyimpan nilai (store of value)

→ Menyimpan kekayaan untuk digunakan di masa depan

Alat pembayaran (means of payment)

→ Membayar utang atau kewajiban

B. Sejarah Perkembangan Alat Tukar

1. Sistem Barter

Barter adalah pertukaran barang dengan barang tanpa menggunakan uang.

Contoh:

Beras ditukar dengan ikan.

Kelemahan barter:

Sulit menemukan orang yang membutuhkan barang kita (double coincidence of wants)

Tidak ada ukuran nilai yang pasti

Sulit menyimpan kekayaan

2. Uang Barang (Commodity Money)

Karena barter sulit, manusia mulai menggunakan barang tertentu sebagai alat tukar.

Contoh:

Garam

Kulit kerang

Emas dan perak

Kelebihan:

Sudah memiliki nilai sendiri

Kekurangan:

Sulit dibawa (tidak praktis)

Tidak tahan lama (untuk beberapa jenis barang)

3. Uang Logam

Uang yang terbuat dari logam seperti emas, perak, dan tembaga.

Ciri-ciri:

Lebih tahan lama

Mudah dibagi

Memiliki nilai intrinsik (nilai bahan)

4. Uang Kertas

Uang yang terbuat dari kertas dan dikeluarkan oleh pemerintah atau bank sentral.

Kelebihan:

Ringan dan mudah dibawa

Praktis digunakan dalam jumlah besar

Nilai uang kertas:

Nilai nominal (tertulis)

Nilai kepercayaan (kepercayaan masyarakat)

5. Uang Giral

Uang yang digunakan dalam bentuk simpanan di bank dan digunakan melalui:

Cek

Giro

Transfer

6. Uang Elektronik (Digital)

Perkembangan teknologi melahirkan uang dalam bentuk digital.

Contoh:

E-wallet (OVO, GoPay, DANA)

Mobile banking

Kelebihan:

Cepat dan praktis

Bisa digunakan tanpa uang fisik

Bahasa Indonesia

Tujuan Pembelajaran :

1. Menjelaskan pengertian majas metafora.

2. Mengidentifikasi kalimat yang mengandung majas metafora.

3. Membuat contoh kalimat sederhana dengan majas metafora.

📘 Materi: Majas Metafora (Kelas 4)

Pengertian Majas Metafora

Majas metafora adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa menggunakan kata pembanding seperti seperti, bagai, atau laksana.

👉 Jadi, satu benda atau hal dianggap sebagai benda lain karena memiliki kesamaan sifat.

✨ Contoh Majas Metafora

Perhatikan contoh berikut:

  1. Dia adalah bintang kelas.
    ➤ Artinya: Dia adalah murid yang sangat pintar.
  2. Ibu adalah pelita dalam hidupku.
    ➤ Artinya: Ibu memberi petunjuk dan kebaikan dalam hidup.
  3. Anak itu si kutu buku.
    ➤ Artinya: Anak itu sangat suka membaca.

🔍 Ciri-ciri Majas Metafora

  • Tidak menggunakan kata pembanding (seperti, bagai, laksana).
  • Menggambarkan sesuatu dengan perbandingan langsung.
  • Biasanya memiliki makna kias (bukan arti sebenarnya).

C. Kesimpulan

Uang muncul karena kebutuhan manusia akan alat tukar yang lebih praktis dibanding barter.

Perkembangan alat tukar:

Barter → Uang Barang → Uang Logam → Uang Kertas → Uang Giral → Uang Elektronik

Uang mempermudah kegiatan ekonomi dan meningkatkan efisiensi transaksi.

Rabu, 15 April 2026

 

Nama Guru : Puji Rahmawati Ningsih, S. Pd. 

Mata Pelajaran :  Matematika. SbDP

Hari/Tanggal : Rabu, 15 April 2026

Kelas : 4 A

Alat Peraga : Video Pembelajaran/PPT

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab, diskusi, Penugasan

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. Baiklah kita akan lanjutkan pembelajaran kita hari ini, Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

Nama Guru : Puji Rahmawati Ningsih, S. Pd. 

Mata Pelajaran :  IPAS . B.Indonesia

Hari/Tanggal : Rabu, 15 April 2026

Kelas : 4 A

Alat Peraga : Video Pembelajaran/PPT

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab, diskusi, Penugasan

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. Baiklah kita akan lanjutkan pembelajaran kita hari ini, Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗

MAPEL MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran: 

1.   Murid dapat  mengenali dan Mengidentifikasi ciri-ciri bangun ruang (kubus dan balok).

2.   Murid dapat membandingkan ciri-ciri antar bangun ruang (jumlah rusuk, titik sudut, sisi)

MATERI AJAR: CIRI-CIRI BANGUN RUANG (KUBUS DAN BALOK)

A. PENGERTIAN BANGUN RUANG

Bangun ruang adalah bangun matematika yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi serta memiliki volume (isi).

Contoh bangun ruang: kubus, balok, tabung, bola, dan lain-lain.

. Ciri-ciri Kubus

Kubus memiliki:

  • 6 sisi berbentuk persegi
  • 12 rusuk sama panjang
  • 8 titik sudut
  • Semua sisi sama besar
  • Semua sudutnya siku-siku

3. Contoh Benda Berbentuk Kubus

  • Dadu
  • Rubik
  • Kotak kado kecil

C. BALOK

1. Pengertian Balok

Balok adalah bangun ruang yang memiliki sisi berbentuk persegi panjang.

Gambar balok;


2. Ciri-ciri Balok

Balok memiliki:

  • 6 sisi berbentuk persegi panjang
  • 12 rusuk
  • 8 titik sudut
  • Memiliki panjang, lebar, dan tinggi yang berbeda
  • Sisi yang berhadapan sama besar

3. Contoh Benda Berbentuk Balok

  • Buku
  • Kotak pensil
  • Lemari

 D. PERBEDAAN KUBUS DAN BALOK

NoKubusBalok
1Semua sisi persegiSisi berbentuk persegi panjang
2Semua rusuk sama panjangRusuk tidak sama panjang
3Panjang = lebar = tinggiPanjang, lebar, tinggi berbeda

 E. KESIMPULAN

  • Kubus dan balok adalah bangun ruang yang memiliki 6 sisi, 12 rusuk, dan 8 titik sudut
  • Kubus memiliki semua sisi sama, sedangkan balok tidak
  • Banyak benda di sekitar kita berbentuk kubus dan balok

 F. LATIHAN 

  1. Sebutkan jumlah sisi kubus!
  2. Apa perbedaan utama kubus dan balok?
  3. Sebutkan 2 contoh benda berbentuk balok!
  4. Sebutkan 2 contoh benda berbentuk kubus!



Seni Rupa

Tujuan Pembelajaran

- Menjelakan makna dan fungsi unsur garis, warna, bentuk, dan bangun dalam penciptaan karya seni rupa.

Materi :

Materi Seni Rupa Kelas 4

Makna dan Fungsi Unsur Garis, Warna, Bentuk, dan Bangun


A. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu:

  • Menjelaskan makna unsur garis, warna, bentuk, dan bangun.
  • Mengidentifikasi fungsi setiap unsur dalam karya seni rupa.
  • Menggunakan unsur-unsur tersebut dalam membuat karya sederhana.

B. Pengertian Unsur Seni Rupa

Unsur seni rupa adalah bagian dasar yang digunakan untuk membuat suatu karya seni.

Unsur-unsur yang dipelajari:

  1. Garis
  2. Warna
  3. Bentuk
  4. Bangun

C. Makna dan Fungsi Unsur Seni Rupa

1. Garis

Makna:
Garis adalah goresan yang memanjang dari satu titik ke titik lain.

Jenis garis:

  • Garis lurus
  • Garis lengkung
  • Garis zig-zag
  • Garis putus-putus

Fungsi garis:

  • Membentuk objek (misalnya menggambar rumah atau pohon)
  • Memberi kesan (tegas, lembut, dinamis)
  • Menunjukkan arah atau gerakan

2. Warna

Makna:
Warna adalah kesan yang ditimbulkan oleh cahaya pada mata.

Jenis warna:

  • Warna primer: merah, kuning, biru
  • Warna sekunder: hijau, oranye, ungu
  • Warna tersier: campuran warna lainnya

Fungsi warna:

  • Memperindah karya
  • Menunjukkan suasana (ceria, sedih, tenang)
  • Menarik perhatian

3. Bentuk

Makna:
Bentuk adalah wujud suatu objek yang terlihat.

Co1ntoh bentuk:

  • Bentuk alam (daun, bunga, hewan)
  • Bentuk buatan (meja, kursi, kendaraan)

Fungsi bentuk:

  • Menunjukkan objek dalam gambar
  • Memudahkan mengenali benda
  • Memberi karakter pada karya

4. Bangun

Makna:
Bangun adalah bentuk yang memiliki ukuran dan ruang (biasanya disebut bangun ruang atau bangun datar).

Contoh bangun:

  • Bangun datar: persegi, lingkaran, segitiga
  • Bangun ruang: kubus, bola, tabung

Fungsi bangun:

  • Menyusun struktur gambar
  • Memberi kesan ruang atau volume
  • Membantu membuat gambar lebih nyata

D. Contoh Penerapan dalam Karya Seni

Saat menggambar pemandangan:

  • Garis digunakan untuk membuat gunung dan jalan
  • Warna digunakan untuk memberi kesan cerah atau alami
  • Bentuk digunakan untuk menggambar pohon dan rumah
  • Bangun digunakan untuk menyusun rumah (persegi, segitiga)


Baiklah sholeh sholeha bu guru demikian materi kita pada hari ini semoga anak-anak dapat memahami materi hari ini dengan baik jangan lupa laksanakan sholat lima waktu dan selalu gunakan kata tolong dan terimakasih kepada papa dan mama. Bu guru akhiri Wassalamualaikum wr.wb 🥰🙏🥰

  Nama Guru : Puji Rahmawati Ningsih , S. Pd.  Mata Pelajaran :  Ipas  Hari/Tanggal : jumat 17 April 2026 Kelas : 4 A Materi Pokok : Alat Pe...