Pages

Kamis, 06 Agustus 2026

 


Nama Guru : Puji Rahmawati, S. Pd. 

Mata Pelajaran : kokulikuler

Hari/Tanggal :jumat, 7 Agustus 2026

Kelas : 6 A

Media : vidio pembelajaran,_

A. Provinsi Lampung

Pintu Gerbang Sumatra: Terletak di ujung selatan Pulau Sumatra, Lampung menjadi titik penghubung utama jalur darat dan laut antara Pulau Jawa dan Sumatra.


Identitas Budaya: Terkenal dengan semboyan "Sang Bumi Ruwa Jurai" (Satu Bumi Dua Jurai/Masyarakat, yaitu masyarakat adat Pepadun dan Saibatin). Mahkota adat khas wanita Lampung disebut Siger.


Kekayaan Alam & Komoditas: Terkenal sebagai penghasil kopi robusta, lada hitam (Lampung Black Pepper), pisang, dan tebu. Lampung juga memiliki Taman Nasional Way Kambas sebagai pusat konservasi Gajah Sumatra.



Menara Siger, ikon pintu gerbang Pulau Sumatra. Sumber: Rifqi Muflih / Getty Images

B. Kota Bandar Lampung

Ibu Kota Provinsi: Merupakan pusat pemerintahan, ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan Provinsi Lampung.


Penggabungan Dua Kota: Hasil penyatuan dua kawasan utama, yaitu Tanjungkarang (kawasan perbukitan/pusat perdagangan) dan Telukbetung (kawasan pesisir/pusat pemerintahan lama).


Geografis & Pariwisata: Dikelilingi oleh perbukitan dan Teluk Lampung, menjadikannya kota pesisir yang indah dengan potensi wisata seperti Pantai Mutun, Puncak Mas, serta kuliner khas keripik pisang dan seruit.



Suasana landmark di pusat Kota Bandar Lampung. Sumber: benito_anu / Getty Images

2. Latihan Soal

A. Soal Pilihan Ganda (5 Soal)

(LOW - C1)


Ibu kota dari Provinsi Lampung adalah ....


A. Metro


B. Bandar Lampung


C. Kalianda


D. Kotabumi


(LOW - C2)


Mahkota pengantin wanita tradisional khas Lampung yang menjadi ikon kebudayaan disebut ....


A. Suntiang


B. Siger


C. Blangkon


D. Tajuk


(MIDDLE - C3)


Taman Nasional Way Kambas di Lampung terkenal di tingkat nasional maupun internasional terutama sebagai tempat ....


A. Penangkaran penyu hijau


B. Pusat konservasi dan pelatihan Gajah Sumatra


C. Budidaya tanaman anggrek langka


D. Perkebunan kelapa sawit terbesar


(MIDDLE - C4)


Kota Bandar Lampung terbentuk dari penggabungan dua wilayah utama, yaitu Tanjungkarang dan Telukbetung. Dampak positif dari penggabungan ini terhadap perekonomian kota adalah ....


A. Menghilangkan aktivitas perikanan pesisir


B. Mengintegrasikan pusat perdagangan darat dengan aktivitas pelabuhan pesisir


C. Mengurangi jumlah penduduk di daerah perbukitan


D. Memindahkan seluruh kegiatan industri ke luar provinsi


(HOTS - C4)


Letak strategis Provinsi Lampung sebagai "Pintu Gerbang Sumatra" memberikan peluang sekaligus tantangan besar. Langkah yang paling tepat untuk memanfaatkan posisi strategis tersebut demi kesejahteraan masyarakat lokal adalah ....


A. Menghentikan penyeberangan kapal agar tidak terjadi kemacetan di pelabuhan


B. Mengembangkan infrastruktur logistik, UMKM olahan pangan lokal, dan pariwisata terpadu


C. Mengganti semua lahan pertanian menjadi kawasan permukiman penduduk


D. Memfokuskan perekonomian hanya pada sektor ekspor bahan mentah tanpa pengolahan


B. Soal Uraian (3 Soal: Low, Middle, HOTS)

(LOW - C1)


Sebutkan 3 komoditas unggulan hasil pertanian/perkebunan dari Provinsi Lampung!




(MIDDLE - C3)


Mengapa Kota Bandar Lampung memiliki topografi yang unik berupa kombinasi perbukitan dan wilayah pesisir? Jelaskan pengaruh bentuk wilayah tersebut terhadap mata pencaharian penduduknya!


Kunci Jawaban: Karena Kota Bandar Lampung terbentuk dari penyatuan kawasan Tanjungkarang (daerah perbukitan) dan Telukbetung (daerah pesisir pantai). Topografi ini membuat mata pencaharian penduduk bervariasi: di daerah pesisir masyarakat banyak bekerja sebagai nelayan, pengolah hasil laut, dan jasa pelabuhan, sedangkan di daerah dataran/perbukitan berfokus pada perdagangan, jasa, pemerintahan, dan UMKM.


(HOTS - C5)


Sebagai siswa yang tinggal/belajar di Lampung, bayangkan kamu diminta merancang satu program kreatif untuk mengenalkan potensi daerahmu (seperti kuliner keripik pisang atau budaya Siger) kepada wisatawan luar daerah. Jelaskan ide programmu dan alasan mengapa program tersebut efektif!


Kunci Jawaban Alternatif: (Jawaban siswa dapat bervariasi)


Siswa dapat mengusulkan ide seperti "Festival Digital Budaya & Kuliner Lampung" yang memanfaatkan media sosial, atau "Kemasan Edukatif Oleh-Oleh Khas Lampung" yang mencantumkan QR Code berisi cerita sejarah/kebudayaan Lampung pada setiap produk keripik pisang. Alasan keefektifannya adalah menggabungkan teknologi modern dengan kearifan lokal sehingga menarik minat generasi muda dan wisatawan dari luar daerah.


3. Refleksi Pembelajaran

Petunjuk Refleksi Siswa:


Jawablah pertanyaan berikut untuk mengevaluasi pemahamanmu tentang materi hari ini!


Apa hal terpenting/paling menarik yang baru kamu ketahui tentang Provinsi Lampung dan Kota Bandar Lampung hari ini?


Sikap atau rasa bangga apa yang tumbuh dalam dirimu setelah mempelajari kekayaan budaya dan alam Lampung?


Aksi nyata apa yang bisa kamu lakukan sebagai pelajar untuk menjaga atau mempromosikan kebudayaan dan lingkungan di sekitarmu?


4. Kesimpulan & Penutup

Kesimpulan

Provinsi Lampung dan Kota Bandar Lampung memegang peranan vital baik secara geografis maupun sosial-budaya di Indonesia. Sebagai pintu gerbang utama yang menghubungkan Jawa dan Sumatra, Lampung menyimpan kekayaan alam yang melimpah, budaya yang luhur (Sang Bumi Ruwa Jurai), serta keberagaman ekonomi yang saling melengkapi antara wilayah pesisir dan daratan.


Penutup

Anak-anak hebat, mempelajari daerah sendiri adalah langkah awal untuk mencintai tanah air. Mari kita terus jaga kelestarian alam Lampung, rawat warisan budayanya, dan tunjukkan rasa bangga kita dengan menjadi generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan berprestasi!


Ingin mengembangkan bahan ajar ini lebih lanjut?


Buat Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) interaktif


Buat rubrik penilaian dan kunci jawaban lengkap

 


Nama Guru : Puji Rahmawati, S. Pd. 

Mata Pelajaran : mtk dan pkn

Hari/Tanggal :kamis, 6 Agustus 2026

Kelas : 6 A

Media : vidio pembelajaran,

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.

Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat baru, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


Tujuan pembelajaran Matematika:
Peserta didik dapat mengubah pecahan menjadi  desimal, dan persen

Desimal dan persen adalah bentuk lain dari pecahan. Bilangan desimal memakai tanda koma (contoh: \(0,5\)). Persen artinya per seratus atau per 100 dengan lambang \(\%\) (contoh: \(25\%\)). Kedua bentuk ini bisa diubah bolak-balik dengan mudah. [1, 2, 3, 4, 5, 6]
Pengertian Dasar
  • Desimal: Pecahan dengan penyebut kelipatan 10 (10, 100, 1000) yang ditulis menggunakan tanda koma.
  • Persen: Angka atau pecahan yang menunjukkan bagian dari 100 (\(100\% = 1\) utuh). 
Cara Mengubah Desimal ke Persen
  • Kali angka desimal dengan \(100\) lalu tambah tanda \(\%\).
  • Geser tanda koma dua kali ke arah kanan.
  • Contoh: \(0,5 = 50\%\), \(0,75 = 75\%\), \(1,2 = 120\%\). 
Cara Mengubah Persen ke Desimal
Bagi angka persen dengan \(100\).
Geser tanda koma dua kali ke arah kiri.
  • Contoh: \(25\% = 0,25\), \(50\% = 0,5\), \(5\% = 0,05\)

  • PKN
  • Tujuan pembelajaran Pendidikan Pancasila 
  • Peserta didik dapat menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh. 
  • Materi Pendidikan Pancasila:
  • A. Pengertian Pancasila
  • Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila terdiri atas lima sila yang menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

  • Kelima sila tersebut bukanlah aturan yang berdiri sendiri, melainkan saling berhubungan dan saling melengkapi sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.

  • B. Bunyi Sila-Sila Pancasila
  • Ketuhanan Yang Maha Esa
  • Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  • Persatuan Indonesia
  • Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  • Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
  • C. Makna Setiap Sila
  • 1. Sila Pertama
  • Ketuhanan Yang Maha Esa

  • Makna:

  • Mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa.
  • Beribadah sesuai agama masing-masing.
  • Menghormati pemeluk agama lain.
  • Tidak memaksakan agama kepada orang lain.
  • Contoh:

  • Berdoa sebelum belajar.
  • Menghormati teman yang sedang beribadah.
  • Tidak mengejek agama lain.
  • 2. Sila Kedua
  • Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

  • Makna:

  • Menghargai harkat dan martabat manusia.
  • Saling menyayangi.
  • Menolong sesama.
  • Bersikap sopan dan santun.
  • Contoh:

  • Membantu teman yang kesulitan.
  • Tidak melakukan perundungan (bullying).
  • Menghormati guru dan orang tua.
  • 3. Sila Ketiga
  • Persatuan Indonesia

  • Makna:

  • Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Bangga menjadi bangsa Indonesia.
  • Menghargai keberagaman.
  • Contoh:

  • Bermain tanpa membeda-bedakan teman.
  • Mengikuti upacara dengan tertib.
  • Menjaga kerukunan.
  • 4. Sila Keempat
  • Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

  • Makna:

  • Menyelesaikan masalah melalui musyawarah.
  • Menghargai pendapat orang lain.
  • Mengutamakan kepentingan bersama.
  • Contoh:

  • Bermusyawarah menentukan ketua kelas.
  • Mendengarkan pendapat teman.
  • Menerima keputusan bersama.
  • 5. Sila Kelima
  • Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

  • Makna:

  • Bersikap adil kepada semua orang.
  • Menghargai hak orang lain.
  • Melaksanakan kewajiban dengan tanggung jawab.
  • Contoh:

  • Berbagi tugas piket secara adil.
  • Menggunakan fasilitas sekolah dengan baik.
  • Tidak mengambil hak orang lain.
  • D. Hubungan Antarsila dalam Pancasila
  • Kelima sila dalam Pancasila saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Setiap sila mendukung sila yang lain sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.

  • Sila Hubungannya dengan Sila Lain
  • Sila ke-1 Menjadi dasar dalam menghormati sesama manusia, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan berlaku adil.
  • Sila ke-2 Sikap kemanusiaan memperkuat persatuan, musyawarah, dan keadilan.
  • Sila ke-3 Persatuan tercipta karena adanya ketakwaan, rasa kemanusiaan, musyawarah, dan keadilan.
  • Sila ke-4 Musyawarah dilakukan dengan menjunjung nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan keadilan.
  • Sila ke-5 Keadilan dapat terwujud jika masyarakat beriman, menghargai sesama, bersatu, dan bermusyawarah.
  • E. Pancasila sebagai Satu Kesatuan yang Utuh
  • Kelima sila Pancasila ibarat lima jari pada satu tangan.

  • Setiap jari memiliki fungsi yang berbeda.
  • Namun semuanya bekerja bersama agar tangan dapat berfungsi dengan baik.
  • Jika satu jari tidak berfungsi, pekerjaan menjadi kurang sempurna.
  • Begitu pula dengan Pancasila.

  • Kelima sila memiliki makna yang berbeda, tetapi saling melengkapi sehingga tidak boleh dipisahkan atau diutamakan salah satu saja.

  • F. Contoh Penerapan Kelima Sila Sekaligus
  • Studi Kasus
  • Hari Sabtu, seluruh siswa mengikuti kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah.

  • Sebelum bekerja mereka berdoa menurut agama masing-masing. Saat bekerja mereka saling membantu tanpa membedakan suku dan agama. Ketika menentukan pembagian tugas, mereka bermusyawarah. Semua kelompok memperoleh tugas yang sama dan setelah selesai seluruh siswa menikmati hasil kerja bersama.

  • Hubungan dengan Pancasila

  • Perilaku Sila
  • Berdoa sebelum bekerja Sila ke-1
  • Saling membantu Sila ke-2
  • Bekerja bersama menjaga sekolah Sila ke-3
  • Musyawarah membagi tugas Sila ke-4
  • Pembagian tugas secara adil Sila ke-5
  • Kesimpulan: Kelima sila diterapkan secara bersamaan sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh
  • Refleksi
  • Kegiatan berjalan dengan baik dan lancar, murid sudah memahami hubungan anka surat

Rabu, 05 Agustus 2026

 


Nama Guru : Puji Rahmawati, S. Pd. 

Mata Pelajaran : pkn dan sbdp

Hari/Tanggal :rabu, 5 Agustus 2026

Kelas : 6 A

Media : vidio pembelajaran,

Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat baru, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.


Tujuan pembelajaran Pendidikan Pancasila 
Peserta didik dapat menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh. 
Materi Pendidikan Pancasila:




A. Pengertian Pancasila

Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila terdiri atas lima sila yang menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

Kelima sila tersebut bukanlah aturan yang berdiri sendiri, melainkan saling berhubungan dan saling melengkapi sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.

B. Bunyi Sila-Sila Pancasila

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

C. Makna Setiap Sila

1. Sila Pertama

Ketuhanan Yang Maha Esa

Makna:

  • Mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa.
  • Beribadah sesuai agama masing-masing.
  • Menghormati pemeluk agama lain.
  • Tidak memaksakan agama kepada orang lain.

Contoh:

  • Berdoa sebelum belajar.
  • Menghormati teman yang sedang beribadah.
  • Tidak mengejek agama lain.

2. Sila Kedua

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Makna:

  • Menghargai harkat dan martabat manusia.
  • Saling menyayangi.
  • Menolong sesama.
  • Bersikap sopan dan santun.

Contoh:

  • Membantu teman yang kesulitan.
  • Tidak melakukan perundungan (bullying).
  • Menghormati guru dan orang tua.

3. Sila Ketiga

Persatuan Indonesia

Makna:

  • Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Bangga menjadi bangsa Indonesia.
  • Menghargai keberagaman.

Contoh:

  • Bermain tanpa membeda-bedakan teman.
  • Mengikuti upacara dengan tertib.
  • Menjaga kerukunan.

4. Sila Keempat

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Makna:

  • Menyelesaikan masalah melalui musyawarah.
  • Menghargai pendapat orang lain.
  • Mengutamakan kepentingan bersama.

Contoh:

  • Bermusyawarah menentukan ketua kelas.
  • Mendengarkan pendapat teman.
  • Menerima keputusan bersama.

5. Sila Kelima

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Makna:

  • Bersikap adil kepada semua orang.
  • Menghargai hak orang lain.
  • Melaksanakan kewajiban dengan tanggung jawab.

Contoh:

  • Berbagi tugas piket secara adil.
  • Menggunakan fasilitas sekolah dengan baik.
  • Tidak mengambil hak orang lain.

D. Hubungan Antarsila dalam Pancasila

Kelima sila dalam Pancasila saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Setiap sila mendukung sila yang lain sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.

SilaHubungannya dengan Sila Lain
Sila ke-1Menjadi dasar dalam menghormati sesama manusia, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan berlaku adil.
Sila ke-2Sikap kemanusiaan memperkuat persatuan, musyawarah, dan keadilan.
Sila ke-3Persatuan tercipta karena adanya ketakwaan, rasa kemanusiaan, musyawarah, dan keadilan.
Sila ke-4Musyawarah dilakukan dengan menjunjung nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan keadilan.
Sila ke-5Keadilan dapat terwujud jika masyarakat beriman, menghargai sesama, bersatu, dan bermusyawarah.

E. Pancasila sebagai Satu Kesatuan yang Utuh

Kelima sila Pancasila ibarat lima jari pada satu tangan.

  • Setiap jari memiliki fungsi yang berbeda.
  • Namun semuanya bekerja bersama agar tangan dapat berfungsi dengan baik.
  • Jika satu jari tidak berfungsi, pekerjaan menjadi kurang sempurna.

Begitu pula dengan Pancasila.

Kelima sila memiliki makna yang berbeda, tetapi saling melengkapi sehingga tidak boleh dipisahkan atau diutamakan salah satu saja.

F. Contoh Penerapan Kelima Sila Sekaligus

Studi Kasus

Hari Sabtu, seluruh siswa mengikuti kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah.

Sebelum bekerja mereka berdoa menurut agama masing-masing. Saat bekerja mereka saling membantu tanpa membedakan suku dan agama. Ketika menentukan pembagian tugas, mereka bermusyawarah. Semua kelompok memperoleh tugas yang sama dan setelah selesai seluruh siswa menikmati hasil kerja bersama.

Hubungan dengan Pancasila

PerilakuSila
Berdoa sebelum bekerjaSila ke-1
Saling membantuSila ke-2
Bekerja bersama menjaga sekolahSila ke-3
Musyawarah membagi tugasSila ke-4
Pembagian tugas secara adilSila ke-5



Kesimpulan: Kelima sila diterapkan secara bersamaan sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh.

SENI RUPA:

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik dapat Menjelaskan unsur rupa dan prinsip desain dalam benda-benda di sekitar/karya seni rupa.

Materi Pembelajaran:

A. Pengertian Seni Rupa

Seni rupa adalah cabang seni yang dapat dinikmati melalui indera penglihatan dan dapat dirasakan keindahannya. Seni rupa diwujudkan dalam bentuk gambar, lukisan, patung, kerajinan, poster, batik, dan berbagai benda yang ada di sekitar kita.

Setiap karya seni rupa memiliki unsur-unsur pembentuk dan prinsip desain yang membuat karya tersebut menjadi indah, menarik, dan memiliki makna.

B. Unsur-Unsur Rupa

Unsur rupa adalah bagian-bagian dasar yang membentuk sebuah karya seni rupa.

1. Titik

Titik merupakan unsur rupa yang paling sederhana. Sekumpulan titik dapat membentuk garis, pola, atau tekstur.

Contoh di sekitar kita:

  • Bintik pada kain batik.
  • Motif titik pada keramik.
  • Hujan yang digambar dengan titik-titik.

Contoh karya seni:

  • Lukisan pointilis.

2. Garis

Garis adalah kumpulan titik yang saling berhubungan.

Jenis-jenis garis

  • Garis lurus
  • Garis lengkung
  • Garis zig-zag
  • Garis putus-putus
  • Garis bergelombang

Fungsi garis

  • Membentuk objek
  • Memberi arah
  • Memberi kesan gerak
  • Membuat batas suatu bentuk

Contoh di sekitar

  • Jalan raya
  • Pagar
  • Kabel listrik
  • Daun

3. Bidang

Bidang adalah bentuk yang memiliki panjang dan lebar.

Macam bidang

  • Persegi
  • Persegi panjang
  • Segitiga
  • Lingkaran
  • Oval

Contoh

  • Buku
  • Jendela
  • Meja
  • Ubin lantai

4. Bentuk

Bentuk adalah bidang yang memiliki volume atau tampak tiga dimensi.

Contoh bentuk

  • Bola
  • Kubus
  • Tabung
  • Kerucut
  • Balok

Contoh di sekitar

  • Bola sepak
  • Kaleng susu
  • Kotak pensil
  • Gelas

5. Warna

Warna memberikan kesan indah dan memperkuat pesan dalam karya seni.

Warna Primer

  • Merah
  • Kuning
  • Biru

Warna Sekunder

Hasil campuran dua warna primer.

  • Hijau
  • Jingga
  • Ungu



Baiklah cukup sekian pembelajaran kita hari ini semoga bermanfaat 
Wassalamu'alaikum,wr.wb.


Refleksi Pembelajaran:Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar mutid sudah mengetahui unsur seni rupa, ttitik dan garis
Guru menggunakan vidio pembelajaran dan lkpd gambar garis


Kesimpulan : seluruh murid dapat memahami unsur seni rupa titik dn gatis

  Nama Guru : Puji Rahmawati, S. Pd.  Mata Pelajaran : kokulikuler Hari/Tanggal :jumat, 7 Agustus 2026 Kelas : 6 A Media : vidio pembelajara...