Nama Guru : Puji Rahmawati, S. Pd.
Mata Pelajaran : kokulikuler
Hari/Tanggal :jumat, 7 Agustus 2026
Kelas : 6 A
Media : vidio pembelajaran,_
A. Provinsi Lampung
Pintu Gerbang Sumatra: Terletak di ujung selatan Pulau Sumatra, Lampung menjadi titik penghubung utama jalur darat dan laut antara Pulau Jawa dan Sumatra.
Identitas Budaya: Terkenal dengan semboyan "Sang Bumi Ruwa Jurai" (Satu Bumi Dua Jurai/Masyarakat, yaitu masyarakat adat Pepadun dan Saibatin). Mahkota adat khas wanita Lampung disebut Siger.
Kekayaan Alam & Komoditas: Terkenal sebagai penghasil kopi robusta, lada hitam (Lampung Black Pepper), pisang, dan tebu. Lampung juga memiliki Taman Nasional Way Kambas sebagai pusat konservasi Gajah Sumatra.
Menara Siger, ikon pintu gerbang Pulau Sumatra. Sumber: Rifqi Muflih / Getty Images
B. Kota Bandar Lampung
Ibu Kota Provinsi: Merupakan pusat pemerintahan, ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan Provinsi Lampung.
Penggabungan Dua Kota: Hasil penyatuan dua kawasan utama, yaitu Tanjungkarang (kawasan perbukitan/pusat perdagangan) dan Telukbetung (kawasan pesisir/pusat pemerintahan lama).
Geografis & Pariwisata: Dikelilingi oleh perbukitan dan Teluk Lampung, menjadikannya kota pesisir yang indah dengan potensi wisata seperti Pantai Mutun, Puncak Mas, serta kuliner khas keripik pisang dan seruit.
Suasana landmark di pusat Kota Bandar Lampung. Sumber: benito_anu / Getty Images
2. Latihan Soal
A. Soal Pilihan Ganda (5 Soal)
(LOW - C1)
Ibu kota dari Provinsi Lampung adalah ....
A. Metro
B. Bandar Lampung
C. Kalianda
D. Kotabumi
(LOW - C2)
Mahkota pengantin wanita tradisional khas Lampung yang menjadi ikon kebudayaan disebut ....
A. Suntiang
B. Siger
C. Blangkon
D. Tajuk
(MIDDLE - C3)
Taman Nasional Way Kambas di Lampung terkenal di tingkat nasional maupun internasional terutama sebagai tempat ....
A. Penangkaran penyu hijau
B. Pusat konservasi dan pelatihan Gajah Sumatra
C. Budidaya tanaman anggrek langka
D. Perkebunan kelapa sawit terbesar
(MIDDLE - C4)
Kota Bandar Lampung terbentuk dari penggabungan dua wilayah utama, yaitu Tanjungkarang dan Telukbetung. Dampak positif dari penggabungan ini terhadap perekonomian kota adalah ....
A. Menghilangkan aktivitas perikanan pesisir
B. Mengintegrasikan pusat perdagangan darat dengan aktivitas pelabuhan pesisir
C. Mengurangi jumlah penduduk di daerah perbukitan
D. Memindahkan seluruh kegiatan industri ke luar provinsi
(HOTS - C4)
Letak strategis Provinsi Lampung sebagai "Pintu Gerbang Sumatra" memberikan peluang sekaligus tantangan besar. Langkah yang paling tepat untuk memanfaatkan posisi strategis tersebut demi kesejahteraan masyarakat lokal adalah ....
A. Menghentikan penyeberangan kapal agar tidak terjadi kemacetan di pelabuhan
B. Mengembangkan infrastruktur logistik, UMKM olahan pangan lokal, dan pariwisata terpadu
C. Mengganti semua lahan pertanian menjadi kawasan permukiman penduduk
D. Memfokuskan perekonomian hanya pada sektor ekspor bahan mentah tanpa pengolahan
B. Soal Uraian (3 Soal: Low, Middle, HOTS)
(LOW - C1)
Sebutkan 3 komoditas unggulan hasil pertanian/perkebunan dari Provinsi Lampung!
(MIDDLE - C3)
Mengapa Kota Bandar Lampung memiliki topografi yang unik berupa kombinasi perbukitan dan wilayah pesisir? Jelaskan pengaruh bentuk wilayah tersebut terhadap mata pencaharian penduduknya!
Kunci Jawaban: Karena Kota Bandar Lampung terbentuk dari penyatuan kawasan Tanjungkarang (daerah perbukitan) dan Telukbetung (daerah pesisir pantai). Topografi ini membuat mata pencaharian penduduk bervariasi: di daerah pesisir masyarakat banyak bekerja sebagai nelayan, pengolah hasil laut, dan jasa pelabuhan, sedangkan di daerah dataran/perbukitan berfokus pada perdagangan, jasa, pemerintahan, dan UMKM.
(HOTS - C5)
Sebagai siswa yang tinggal/belajar di Lampung, bayangkan kamu diminta merancang satu program kreatif untuk mengenalkan potensi daerahmu (seperti kuliner keripik pisang atau budaya Siger) kepada wisatawan luar daerah. Jelaskan ide programmu dan alasan mengapa program tersebut efektif!
Kunci Jawaban Alternatif: (Jawaban siswa dapat bervariasi)
Siswa dapat mengusulkan ide seperti "Festival Digital Budaya & Kuliner Lampung" yang memanfaatkan media sosial, atau "Kemasan Edukatif Oleh-Oleh Khas Lampung" yang mencantumkan QR Code berisi cerita sejarah/kebudayaan Lampung pada setiap produk keripik pisang. Alasan keefektifannya adalah menggabungkan teknologi modern dengan kearifan lokal sehingga menarik minat generasi muda dan wisatawan dari luar daerah.
3. Refleksi Pembelajaran
Petunjuk Refleksi Siswa:
Jawablah pertanyaan berikut untuk mengevaluasi pemahamanmu tentang materi hari ini!
Apa hal terpenting/paling menarik yang baru kamu ketahui tentang Provinsi Lampung dan Kota Bandar Lampung hari ini?
Sikap atau rasa bangga apa yang tumbuh dalam dirimu setelah mempelajari kekayaan budaya dan alam Lampung?
Aksi nyata apa yang bisa kamu lakukan sebagai pelajar untuk menjaga atau mempromosikan kebudayaan dan lingkungan di sekitarmu?
4. Kesimpulan & Penutup
Kesimpulan
Provinsi Lampung dan Kota Bandar Lampung memegang peranan vital baik secara geografis maupun sosial-budaya di Indonesia. Sebagai pintu gerbang utama yang menghubungkan Jawa dan Sumatra, Lampung menyimpan kekayaan alam yang melimpah, budaya yang luhur (Sang Bumi Ruwa Jurai), serta keberagaman ekonomi yang saling melengkapi antara wilayah pesisir dan daratan.
Penutup
Anak-anak hebat, mempelajari daerah sendiri adalah langkah awal untuk mencintai tanah air. Mari kita terus jaga kelestarian alam Lampung, rawat warisan budayanya, dan tunjukkan rasa bangga kita dengan menjadi generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan berprestasi!
Ingin mengembangkan bahan ajar ini lebih lanjut?
Buat Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) interaktif
Buat rubrik penilaian dan kunci jawaban lengkap
