Pages

Rabu, 26 Agustus 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 , SBDP

 

IDENTITAS

  1. Nama Guru : Puji Rahmawati Ningsih

  2. Mapel : Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) – Seni Rupa

  3. Hari/Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2026

  4. Fase/Kelas : Fase C / Kelas VI (6)

  5. Materi : Refleksi Karya Seni Rupa (Mengapresiasi dan mengevaluasi karya sendiri dan teman sekelas menggunakan kosakata seni rupa)

  6. Pertemuan ke :7

CP Umum (Capaian Pembelajaran)

Elemen: Merefleksikan (Reflecting)

Pada akhir Fase C, peserta didik mempresentasikan penilaian karya dan penciptaan karya seni rupa dengan menggunakan kosa kata seni rupa yang telah dipelajari. Peserta didik mulai belajar menyusun critical review sederhana terhadap karya seni (meliputi deskripsi, analisis, interpretasi, dan penilaian).

TP Umum (Tujuan Pembelajaran Umum)

Peserta didik mampu merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri dan teman sekelas menggunakan kosa kata seni rupa yang sesuai.

TP Mindful, Meaningful, dan Joyful

DimensiTujuan Pembelajaran
Mindful (Kesadaran)Peserta didik menyadari dan memahami proses berkarya yang telah dilalui, termasuk tantangan, kesalahan, dan perasaan selama membuat karya.
Meaningful (Bermakna)Peserta didik memahami makna, pesan, dan nilai estetis dari karya seni rupa yang dihasilkan, serta mampu mengaitkannya dengan pengalaman sehari-hari.
Joyful (Menyenangkan)Peserta didik menikmati proses refleksi dan apresiasi seni sebagai pengalaman yang menyenangkan serta merasa bangga terhadap karya sendiri dan menghargai karya teman.

ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) – disesuaikan dengan TP

No.Alur Tujuan Pembelajaran
1Peserta didik mengamati dan mengidentifikasi unsur-unsur rupa (garis, warna, tekstur, bentuk, bidang, ruang) pada karya seni yang telah dibuat.
2Peserta didik mendeskripsikan karya seni rupa sendiri menggunakan kosakata seni rupa yang tepat (misal: garis lengkung, warna kontras, tekstur kasar, bentuk geometris, dll.).
3Peserta didik memberikan tanggapan dan apresiasi terhadap karya teman sekelas dengan menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai.
4Peserta didik merefleksikan proses pembuatan karya, termasuk kesulitan yang dihadapi dan perasaan selama berkarya, melalui jurnal visual atau presentasi lisan.
5Peserta didik menyusun kesimpulan sederhana tentang pembelajaran yang diperoleh dari proses refleksi karya seni rupa.

MATERI

• Apersepsi Singkat

Guru membuka pembelajaran dengan menunjukkan sebuah karya seni rupa (misal: gambar/lukisan sederhana atau hasil karya siswa dari pertemuan sebelumnya). Guru bertanya kepada peserta didik:

  • “Apa yang kalian lihat dari gambar ini?”

  • “Bagaimana perasaan kalian saat melihat karya ini?”

  • “Apa saja unsur-unsur yang ada dalam karya seni ini?”

Guru memotivasi peserta didik untuk berani mengungkapkan pendapat dan perasaan terhadap karya seni. Guru menanamkan akhlak berupa sikap menghargai karya orang lain serta keberanian untuk mengakui kelebihan dan kekurangan dalam berkarya, sebagai bentuk kerendahan hati dan sikap terbuka terhadap kritik membangun. Guru menyampaikan bahwa setiap karya seni adalah hasil proses dan pemikiran seseorang, sehingga patut dihargai.

Sebelum kita masuk ke pembelajaran Pendidikan Pancasila mari kita renungkan kebesaran Allah SWT

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk sumber daya alam yang melimpah dan potensi akal manusia.
  • Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan alam agar tetap harmonis dan tidak rusak.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kekayaan alam dan kemampuan kerja manusia.

A. Pengajaran Materi Singkat

  1. Pengertian Refleksi Karya Seni Rupa – Refleksi adalah kegiatan menilai, mengapresiasi, dan mengevaluasi karya seni rupa, baik karya sendiri maupun karya orang lain, dengan menggunakan kosakata seni rupa yang tepat.

  2. Unsur-unsur Seni Rupa yang digunakan sebagai kosakata dalam refleksi:

    • Titik – unsur rupa terkecil

    • Garis – goresan yang membentuk gambar (lurus, lengkung, zig-zag)

    • Bidang – area datar yang dibatasi oleh garis

    • Bentuk – wujud benda (geometris/organis)

    • Warna – memberi kesan hidup pada karya

    • Tekstur – kesan permukaan (halus/kasar)

    • Ruang – kesan kedalaman pada karya

  3. Prinsip Penyusunan Seni Rupa:

    • Keseimbangan – penyusunan unsur agar terlihat seimbang

    • Kontras – perbedaan yang mencolok antar unsur

    • Penekanan/Aksentuasi – bagian yang menjadi pusat perhatian

    • Irama/Ritme – pengulangan unsur secara teratur

    • Kesatuan – keterpaduan seluruh unsur dalam karya

  4. Langkah-langkah Merefleksikan Karya:

    • Deskripsi – menjelaskan apa yang terlihat dalam karya

    • Analisis – mengidentifikasi unsur dan prinsip seni rupa yang digunakan

    • Interpretasi – menafsirkan makna atau pesan dalam karya

    • Penilaian – memberikan pendapat tentang kelebihan dan kekurangan karya

B. Video/Media/Alat Peraga

A. PILIHAN GANDA (10 Soal)

Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D pada jawaban yang paling benar!

  1. Kegiatan menilai, mengapresiasi, dan mengevaluasi karya seni rupa sendiri maupun orang lain disebut ....

    • A. Eksperimen

    • B. Refleksi

    • C. Proyeksi

    • D. Eksplorasi

  2. Berikut ini yang bukan termasuk unsur-unsur seni rupa adalah ....

    • A. Garis

    • B. Warna

    • C. Irama

    • D. Tekstur

  3. Perhatikan pernyataan berikut!
    (1) Menjelaskan apa yang terlihat dalam karya.
    (2) Mengidentifikasi unsur dan prinsip seni rupa yang digunakan.
    (3) Menafsirkan makna atau pesan dalam karya.
    (4) Memberikan pendapat tentang kelebihan dan kekurangan karya.
    Urutan langkah-langkah merefleksikan karya yang tepat adalah ....

    • A. (1) – (2) – (3) – (4)

    • B. (2) – (1) – (4) – (3)

    • C. (3) – (4) – (1) – (2)

    • D. (4) – (3) – (2) – (1)

  4. Pernyataan “Pada gambar pemandangan ini, garis-garisnya didominasi oleh garis lengkung dan warna yang digunakan sangat kontras antara hijau dan biru” termasuk dalam tahap refleksi yaitu ....

    • A. Deskripsi

    • B. Analisis

    • C. Interpretasi

    • D. Penilaian

  5. Sikap yang harus dimiliki saat memberikan kritik atau saran terhadap karya teman adalah ....

    • A. Langsung mengatakan jelek agar teman malu

    • B. Menyampaikan dengan santun dan disertai alasan yang jelas

    • C. Hanya memuji tanpa mau melihat kekurangannya

    • D. Membandingkan dengan karya orang dewasa

  6. Perbedaan yang mencolok antara dua unsur yang berbeda dalam sebuah karya seni disebut ....

    • A. Kesatuan

    • B. Irama

    • C. Kontras

    • D. Keseimbangan

  7. Berikut ini yang termasuk contoh kosakata seni rupa untuk menggambarkan tekstur adalah ....

    • A. Panjang, pendek, dan melengkung

    • B. Halus, kasar, dan licin

    • C. Merah, kuning, dan biru

    • D. Simetris dan asimetris

  8. Tujuan utama melakukan refleksi terhadap karya sendiri adalah ....

    • A. Agar terlihat pintar di depan teman-teman

    • B. Agar mendapat nilai tinggi dari guru

    • C. Untuk mengetahui kelebihan, kekurangan, dan memperbaiki karya di masa depan

    • D. Untuk membandingkan karya dengan seniman terkenal

  9. Perhatikan kutipan teks berikut!
    “Refleksi membuat kita lebih menghargai proses berkarya dan menghargai karya orang lain.”
    Sikap menghargai karya orang lain termasuk dalam akhlak ....

    • A. Tawadhu’ (rendah hati) dan apresiatif

    • B. Tawakal (pasrah)

    • C. Takabur (sombong)

    • D. Tamak (rakus)

  10. Jika sebuah gambar menggunakan pengulangan garis-garis lurus secara teratur, maka gambar tersebut menerapkan prinsip ....

    • A. Ritme/Irama

    • B. Penekanan

    • C. Keseimbangan

    • D. Proporsi


Rabu, 26 Agustus 2026 Pendidikan Pancasila

 

IDENTITAS

  1. Nama Guru: Puji Rahmawati Ningsih, S.Pd.

  2. Mapel: Pendidikan Pancasila

  3. Hari / Tanggal: Rabu, 26 Agustus 2026

  4. Fase / Kelas: Fase C / Kelas 6 (Semester 1)

  5. Materi: Implementasi Norma, Hak, dan Kewajiban Warga Negara

  6. Pertemuan ke: 7

CP: Peserta didik mampu mengidentifikasi dan mengimplementasikan bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan warga negara.

TP : Peserta didik mengimplementasikan bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai warga negara.

Mindful (Sadar & Perhatian): Peserta didik diajak menyadari peran dirinya sebagai warga negara serta secara sadar memikirkan dampak dari setiap tindakan atau kepatuhan terhadap norma di lingkungannya.

Meaningful (Bermakna): Peserta didik memahami relevansi hubungan antara hak dan kewajiban dalam kehidupan sehari-hari (bukan sekadar hafalan teori), sehingga memahami alasan mendasar mengapa aturan harus dipatuhi.

Joyful (Menyenangakan): Proses pembelajaran dikemas melalui media interaktif, simulasi, atau permainan peran (role play) yang membuat peserta didik antusias dan aktif berpartisipasi.

.ATP :Mengidentifikasi pengertian dan jenis-jenis norma, hak, serta kewajiban warga negara


MATERI

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

 الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

Sebelum kita masuk ke pembelajaran Pendidikan Pancasila mari kita renungkan kebesaran Allah SWT

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk sumber daya alam yang melimpah dan potensi akal manusia.
  • Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan alam agar tetap harmonis dan tidak rusak.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kekayaan alam dan kemampuan kerja manusia.

    • Norma: Aturan atau pedoman hidup yang mengatur tingkah laku manusia dalam masyarakat agar tercipta ketertiban (contoh: Norma Agama, Kesusilaan, Kesopanan, dan Hukum).

    • Hak Warga Negara: Kuasa atau kewenangan untuk menerima sesuatu yang seharusnya didapatkan dari negara (contoh: Hak mendapat perlindungan hukum dan pendidikan yang layak).

    • Kewajiban Warga Negara: Sesuatu yang wajib dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan bersama (contoh: Mematuhi lalu lintas dan menjaga fasilitas umum).

  • Keseimbangan Hak & Kewajiban: Hak dan kewajiban ibarat dua sisi mata uang. Kita tidak bisa menuntut hak jika belum menunaikan kewajiban dengan baik.

  • Vidio pembelajaran


  •  PILIHAN GANDA Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D!

    1. Salah satu bentuk kewajiban seorang warga negara saat menggunakan jalan raya adalah... A. Mendapatkan kenyamanan saat berjalan B. Mematuhi rambu-rambu lalu lintas C. Meminta jalan agar cepat sampai D. Menggunakan trotoar untuk berjualan

    2. Mendapatkan pendidikan yang layak dan lingkungan belajar yang aman di sekolah merupakan contoh... A. Kewajiban siswa B. Hak siswa C. Sanksi siswa D. Norma tertulis

    3. Norma yang bersumber dari hati nurani manusia dan mengajarkan tentang kebaikan serta keburukan adalah norma... A. Agama B. Hukum C. Kesusilaan D. Kesopanan

    4. Perhatikan perilaku berikut! (1) Membayar pajak tepat waktu (2) Menggunakan fasilitas umum dengan hati-hati (3) Menikmati udara bersih di taman kota (4) Mendapatkan perlindungan dari kepolisian Pernyataan yang merupakan contoh kewajiban ditunjukkan oleh nomor... A. (1) dan (2) B. (1) dan (3) C. (2) dan (4) D. (3) dan (4)

    5. Apa yang akan terjadi jika warga negara hanya menuntut haknya tanpa menjalankan kewajibannya? A. Kehidupan bermasyarakat menjadi damai dan tenteram B. Terjadi ketidakharmonisan dan kekacauan dalam masyarakat C. Semua kebutuhan masyarakat akan terpenuhi dengan cepat D. Aturan hukum akan dihapuskan oleh pemerintah

    B. ISIAN SINGKAT Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar!

    1. Aturan atau pedoman hidup yang bersumber dari wahyu Tuhan Yang Maha Esa disebut norma ..................

    2. Sesuatu yang mutlak harus kita terima dan dapatkan setelah melaksanakan kewajiban dinamakan ..................

    3. Menjaga kebersihan dan keutuhan fasilitas umum di lingkungan masyarakat merupakan contoh .................. setiap warga negara.

    4. Sanksi bagi seseorang yang melanggar norma hukum bersifat tegas dan ..................

    5. Mendapatkan rasa aman dan perlindungan dari ancaman bahaya di lingkungan tempat tinggal adalah contoh .................. warga masyarakat.

  • Senin, 24 Agustus 2026

    senin, 24 Agustus 2026 (peringatan maulid Nabi)

      

    N ama Guru : Puji Rahmawati, S. Pd. 

    Hari/Tanggal :senin, 24 Agustus 2026

    Fase/Kelas : 6 A

    Mata Pelajaran : Memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw                      



    Good morning my lovely students. How are you this morning?

    Hopely you are healthy and happiness. 😍
    Haii anak-anak bu guru yang solih soliha, alhamdulillah hari ini kita akan melaksanakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 

    Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah salah satu tradisi penting yang dilaksanakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Setiap tahun, pada tanggal 12 Rabiul Awal, umat Islam mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti pembacaan salawat, pengajian, dan sedekah.

    Selain sebagai momen untuk memperingati sejarah kelahiran Rasulullah, perayaan ini juga menjadi kesempatan untuk meneladani akhlak serta perjuangan beliau dalam menyebarkan risalah Islam. Dalam artikel ini, kita akan membahas sejarah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan amalan-amalan yang dianjurkan dalam memperingatinya.

    Capaian Pembelajaran (CP) Tema Maulid Nabi

    Peserta didik mampu memahami sejarah singkat kelahiran dan keagungan akhlak Nabi Muhammad SAW, serta menunjukkan rasa cinta (mahabbah) kepada beliau dengan meneladani sifat-sifat terpujinya melalui refleksi diri dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari di sekolah dan masyarakat.

    Tujuan Pembelajaran (TP) Berbasis Joyful, Meaningful, & Mindful

    • Joyful Learning (Menyenangkan & Menggugah):

      • Peserta didik mampu mengekspresikan rasa gembira atas kelahiran Nabi Muhammad SAW melalui kegiatan seni (seperti melantunkan shalawat kreasi, membaca puisi, atau membuat poster hias) secara percaya diri dan kolaboratif.

    • Meaningful Learning (Bermakna & Relevan):

      • Peserta didik mampu mengidentifikasi sekurang-kurangnya tiga akhlak terpuji Nabi Muhammad SAW (Siddiq, Amanah, Tabligh, Fathanah) dan menghubungkannya dengan contoh perilaku nyata yang relevan dalam interaksi sosial mereka sehari-hari.

    • Mindful Learning (Sadar & Reflektif):

      • Peserta didik mampu melakukan refleksi diri secara mendalam (muhasabah) untuk menyadari kebiasaan pribadi dan berkomitmen memperbaiki akhlaknya selaras dengan teladan Nabi Muhammad SAW secara penuh kesadaran.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

    TahapAktivitas UtamaOutput & Fokus Pembelajaran
    1. Pengenalan & Kegembiraan (Joyful Start)Menyanyi/melantunkan shalawat bersama, menyimak cerita interaktif (storytelling) tentang peristiwa kelahiran Nabi.Peserta didik merasakan suasana gembira, antusias, dan mengenal sosok Nabi Muhammad SAW tanpa rasa tertekan.
    2. Pendalaman Makna (Meaningful Exploration)Diskusi kelompok membedah sifat Nabi dan membandingkannya dengan situasi kehidupan nyata (misal: kejujuran saat ujian).Peserta didik memahami nilai logis dan manfaat penerapan akhlak kenabian bagi diri sendiri serta lingkungan.
    3. Refleksi Diri (Mindful Contemplation)Sesi hening (silent moment), menuliskan jurnal refleksi pribadi ("Apa yang sudah dan belum saya teladani dari Nabi?").Peserta didik menyadari kelemahan diri dan membangun kesadaran niat (niyyah) untuk berubah.
    4. Aksi & Perayaan (Joyful & Meaningful Action)Membuat lembar komitmen kebaikan (Habit Tracker) dan merayakannya lewat pameran karya atau penampilan kelas.Peserta didik mengekspresikan cinta Nabi melalui tindakan nyata yang membahagiakan orang sekitar.
    Sejarah Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

    Tradisi memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW mulai dikenal pada masa Dinasti Fatimiyah di Mesir pada abad ke-11 M. Pada masa itu, perayaan Maulid Nabi dilakukan dengan tujuan memperingati kelahiran Rasulullah sekaligus mempererat persatuan umat Islam. Namun, tradisi ini kemudian menyebar ke berbagai wilayah dunia Islam dan diadopsi oleh berbagai budaya Muslim di Asia, Afrika, dan Eropa.

    Beberapa ulama menyebut bahwa peringatan Maulid merupakan bentuk ekspresi cinta umat terhadap Rasulullah. Menurut Imam Jalaluddin al-Suyuti, salah satu ulama terkemuka dalam sejarah Islam, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah amalan yang baik selama diisi dengan kegiatan yang sesuai dengan ajaran Islam, seperti pembacaan Al-Qur'an, salawat, dan pengajian (al-Suyuti, Husnul Maqsid fi Amalil Maulid).

    Amalan yang Dianjurkan Saat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

    Ada berbagai amalan yang dianjurkan untuk dilakukan dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, dengan tujuan meningkatkan kecintaan umat kepada Nabi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berikut beberapa amalan yang biasa dilakukan:

    1. Pembacaan Sholawat

    2. Mendengarkan Kisah Kehidupan Nabi pada saat Maulid Nabi Muhammad SAW

    3. Sedekah dan Berbagi kepada Sesama dalam momen Maulid Nabi Muhammad SAW

    4. Meningkatkan Ibadah dan Takwa

    Video Kisah Nabi Muhammad SAW


    Anak-anak yang saleh dan salehah, Alhamdulillah rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW telah kita ikuti bersama. Semoga melalui kegiatan ini kita semakin mengenal dan mencintai Nabi Muhammad SAW. 🤍

    Mari kita berusaha meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari, seperti berkata jujur, menghormati guru dan orang tua, menyayangi teman, serta selalu berbuat baik kepada sesama. 🌷

    Semoga kita semua menjadi anak-anak yang saleh dan salehah, berakhlak mulia, rajin belajar, dan selalu mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW.

    Terima kasih, anak-anak, karena telah mengikuti kegiatan hari ini dengan baik dan penuh semangat. Sampai bertemu dalam kegiatan-kegiatan baik berikutnya.

    Mari terus mencintai Nabi Muhammad SAW dan meneladani akhlaknya dalam kehidupan kita sehari-hari.

    Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸🤲

    Jumat, 21 Agustus 2026

    jumat. 21 agustus 2026

    ama Guru : Puji Rahmawati, S. Pd. 

    Hari/Tanggal :jumat, 21 Agustus 2026

    Fase/Kelas : 6 A

    Mata Pelajaran : kokulikuler

    Materi : letak provinsi lampung

    Pertemuan Ke ; 6

    Apersepsi ;

    Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Good morning my lovely students. How are you?

    Hopely you are healthy and happiness. 😍
    Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.

    Anak-anak, tahukah kalian bahwa adat dan budaya Lampung yang begitu indah, kaya, dan beragam—mulai dari pakaian adat, tari-tarian, hingga rumah adat—adalah bukti ciptaan dan karunia-Nya?"

    Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta): Allah yang menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa, termasuk suku Lampung, lengkap dengan ragam budayanya yang indah.

    Allah Maha Malik (Maha Pemelihara): Allah memelihara keharmonisan dan kedamaian masyarakat Lampung yang memiliki falsafah hidup mulia seperti Piil Pesenggiri (menjaga martabat dan saling menghormati).

    Allah Maha Razaq (Maha Memberi Rezeki): Allah memberi rezeki berupa tanah Lampung yang subur (penghasil lada, kopi, kain tapis) sehingga budaya Lampung bisa tumbuh dan lestari hingga saat ini.

    "Oleh karena itu, hari ini kita akan belajar mengenali dan menghargai adat budaya Lampung sebagai wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT

    Capaian Pembelajaran (CP) :Murid mampu memahami, mengidentifikasi, dan menghargai keanekaragaman adat budaya Lampung dalam kehidupan sehari-hari.

    Tujuan pembelajaran :

    Pengetahuan & Sikap: Murid dapat mengidentifikasi simbol, rumah adat, dan pakaian adat Lampung dengan benar serta menunjukkan sikap bangga.


    Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan nilai-nilai kebudayaan Lampung (seperti gotong royong dan kesopanan) dengan kehidupan sehari-hari.


    Mindful (Kesadaran Penuh): Murid secara sadar dan fokus mengamati keunikan ragam budaya Lampung tanpa membeda-bedakan sesama teman.


    Joyful (Menyenangakan): Murid dapat membuat karya kreatif (misal: mewarnai/merangkai gambar motif Tapis/Siger) dengan rasa senang dan gembira.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) ;
    Mengamati: Murid menyimak tayangan video/media gambar tentang adat budaya Lampung.

    Menganalisis: Murid berdiskusi mengenai ciri khas pakaian, rumah adat (Nuwou Sesat), dan simbol Lampung (Siger).

    Menerapkan: Murid menghubungkan nilai kerukunan dalam budaya Lampung dengan kehidupan di sekolah dan rumah.
    Model / Metode ;Discovery Learning



    Mengenal Suku & Budaya Lampung:

    Suku Lampung terbagi menjadi dua pilar adat utama: Lampung Saibatin (biasanya di wilayah pesisir) dan Lampung Pepadun (wilayah pedalaman).

    Simbol Kebanggaan (Siger):

    Siger adalah mahkota pengantin wanita Lampung. Siger Pepadun memiliki 9 lekuk (melambangkan 9 kerabatan/abualik), sedangkan Siger Saibatin memiliki 7 lekuk.

    Rumah Adat:

    Rumah adat Lampung dinamakan Nuwou Sesat, berbentuk panggung kayu yang berfungsi sebagai tempat bermusyawarah.

    Kain Tradisional:

    Kain Tapis, yaitu kain tenun benang kapas dengan sulatan benang emas/perak yang indah.

    B. Media Pembelajaran (Video)



    C. Soal Post-Test / Latihan Hari Ini
    Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

    1.Mengapa kita harus bersyukur kepada Allah Maha Khaliq atas keberagaman budaya Lampung?

    2.Apa nama mahkota khas pahlawan/pengantin wanita Lampung yang menjadi simbol kebanggaan daerah Lampung?

    3.Sebutkan nama rumah adat khas masyarakat Lampung!

    4Kain tenun tradisional khas Lampung yang ditenun menggunakan benang emas/perak disebut kain ...

    5.Bagaimana cara kita menghargai adat dan budaya Lampung di lingkungan sekolah

    jawaban :

  • Mengapa kita harus bersyukur kepada Allah Maha Khaliq atas keberagaman budaya Lampung? Kita harus bersyukur karena keberagaman budaya Lampung—mulai dari bahasa, adat istiadat, tarian, hingga kerajinan tangan—merupakan karunia dan tanda kebesaran Allah Maha Khaliq. Keberagaman ini memperkaya identitas bangsa, mempererat tali persaudaraan (toleransi), serta menjadi warisan luhur yang memperindah kehidupan bermasyarakat.

  • Apa nama mahkota khas pahlawan/pengantin wanita Lampung yang menjadi simbol kebanggaan daerah Lampung? Siger (atau Siger Lampung).

  • Sebutkan nama rumah adat khas masyarakat Lampung! Nuwou Sesat (atau Rumah Sesat).

  • Kain tenun tradisional khas Lampung yang ditenun menggunakan benang emas/perak disebut kain ... Tapis (Kain Tapis).

  • Bagaimana cara kita menghargai adat dan budaya Lampung di lingkungan sekolah?

    • Mempelajari dan mengenakan pakaian atau atribut khas Lampung, seperti memakai batik Lampung atau sulam tapis pada hari-hari tertentu.

    • Mengikuti kegiatan kebudayaan, seperti ekstrakurikuler tari tradisional Lampung, pencak silat (Khakot), atau bermain musik tradisional.

    • Menggunakan bahasa Lampung dengan sopan saat pembelajaran bahasa daerah atau dalam interaksi sehari-hari.

    • Menjaga dan tidak merusak sarana kebudayaan serta menghormati teman yang sedang menampilkan pertunjukan seni budaya Lampung.

    • Menerapkan nilai-nilai luhur budaya Lampung, seperti semangat Piil Pesenggiri (menjaga kehormatan dan harga diri melalui perilaku yang baik dan saling menghargai).

  • Kesimpulan / Refleksi :
    Kesimpulan materi : dalam pembelajaran muri dapat menghargai adat budaya Lampung, menmgetahui nama rumah adat Lampung

    Refleksi :
    Kendala : dari 11 murid yang masuk , murid sudah mengetahui budaya Lampung
    Tindak lanjut : guru akan memberikan  pengayaan
    Jumlah yang tidak paham ; -

    Rabu, 19 Agustus 2026

    Kamis,20 Agustus 2026

     

    1. Nama Guru : Puji Rahmawati Ningsih, S.Pd

    2. Hari / Tanggal : Kamis,20 Agustus 2026

    3. Fase / Kelas : C/6

    4. Mata Pelajaran :  PKN ,MTK ,IPAS

    5. Materi : PKN :nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, (PENILAIAN HARIAN)

                     IPAS ; cara menjaga kesehatan organ tubuh dan gangguan kesehatan organ tubuh

                    MTK ; Rasio

    6. Pertemuan Ke : 6

    7. Apersepsi 

    Assalamualaikum my student, How are you today

    1.Matematika
    CP                                : Murid dapat mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola bilangan membesar dan mengecil yang melibatkan perkalian dan
    pembagian; bernalar secara proporsional untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan rasio satuan; 
    TP                             : Peserta didik dapat Bernalar secara proporsional untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan rasio satuan;
    Materi Pokok             : Rasio
    Metode / Model          : Tanya Jawab, Demonstrasi/ PBL
    Media / Alat peraga   : Sedotan, uang mainan, kartu harga barang

    Memahami konsep rasio satuan
    Peserta didik dapat menjelaskan pengertian rasio satuan dan membedakan rasio biasa dengan rasio satuan.
    Menentukan nilai satuan
    Peserta didik dapat menentukan nilai untuk 1 satuan dari suatu perbandingan, misalnya harga per barang, jarak per waktu, atau jumlah barang per kelompok.
     “Anak-anak, pernahkah kalian membeli sesuatu di warung? Misalnya, 4 kg beras harganya Rp60.000. Bagaimana cara kita mengetahui harga 1 kg beras?”

     dengan firman Allah Swt. dalam QS. Al-Qamar ayat 49:

    إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ
    “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.”
    (QS. Al-Qamar: 49)

    ayat tersebut mengajarkan pentingnya ukuran dan ketepatan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga perlu menggunakan perhitungan yang tepat ketika menentukan harga, jumlah barang, jarak, waktu, maupun kebutuhan bahan.

    “Hari ini kita akan belajar tentang rasio satuan. Kita akan belajar menentukan nilai untuk setiap 1 satuan agar dapat menyelesaikan berbagai masalah sehari-hari dengan tepat. Selain pandai berhitung, kita juga belajar menjadi orang yang teliti dan jujur dalam melakukan perhitungan.”

    Materi Pembelajaran Matematika:

    Bernalar secara Proporsional dengan Rasio Satuan

    A. Pengertian Rasio Satuan

    Rasio satuan adalah perbandingan yang menunjukkan nilai untuk setiap 1 satuan.

    Rasio satuan dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah sehari-hari, seperti:

    • harga barang,
    • jarak dan waktu,
    • jumlah barang,
    • banyak bahan makanan,
    • kecepatan,
    • dan kebutuhan bahan.

    Contoh:

    Ibu membeli 4 kg beras dengan harga Rp60.000.

    Untuk mengetahui harga 1 kg, kita hitung:

    Rp60.000 ÷ 4 = Rp15.000

    Jadi, harga 1 kg beras adalah Rp15.000.

    B. Cara Menentukan Rasio Satuan

    Untuk menentukan rasio satuan:

    Nilai keseluruhan ÷ jumlah satuan = nilai per 1 satuan

    Contoh:

    6 buku berharga Rp48.000.

    Harga 1 buku:

    Rp48.000 ÷ 6 = Rp8.000

    Jadi, harga satu buku adalah Rp8.000.

    C. Menggunakan Rasio Satuan untuk Menentukan Nilai yang Dicari

    Setelah mengetahui nilai untuk 1 satuan, kita dapat menentukan nilai untuk jumlah satuan lainnya.

    Contoh:

    Harga 1 buku adalah Rp8.000.
    Berapa harga 9 buku?

    Rp8.000 × 9 = Rp72.000

    Jadi, harga 9 buku adalah Rp72.000.

    D. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

    1. Harga Barang

    5 pensil berharga Rp15.000.

    Harga 1 pensil:

    Rp15.000 ÷ 5 = Rp3.000

    Harga 8 pensil:

    Rp3.000 × 8 = Rp24.000

    2. Jarak dan Waktu

    Sebuah kendaraan menempuh jarak 120 km dalam waktu 3 jam.

    Jarak yang ditempuh setiap 1 jam:

    120 ÷ 3 = 40 km

    Jadi, kendaraan tersebut menempuh 40 km setiap jam.

    3. Banyak Bahan

    Untuk membuat 4 gelas jus diperlukan 8 buah jeruk.

    Jeruk untuk 1 gelas:

    8 ÷ 4 = 2 buah jeruk

    Untuk membuat 10 gelas:

    2 × 10 = 20 buah jeruk

    Jadi, diperlukan 20 buah jeruk.

    E. Langkah Menyelesaikan Masalah Rasio Satuan

    Gunakan langkah berikut:

    1. Baca dan pahami masalah.
    Tentukan informasi yang diketahui dan ditanyakan.

    2. Tentukan nilai 1 satuan.
    Gunakan operasi pembagian.

    3. Gunakan nilai satuan.
    Kalikan dengan jumlah satuan yang ditanyakan.

    4. Periksa jawaban.
    Pastikan hasilnya sesuai dengan konteks masalah.

    Contoh HOTS

    Sebuah toko menjual 3 kg apel seharga Rp45.000. Toko lain menjual 5 kg apel seharga Rp70.000. Toko manakah yang menawarkan harga lebih murah per kilogram?

    Penyelesaian:

    Toko A:

    Rp45.000 ÷ 3 = Rp15.000/kg

    Toko B:

    Rp70.000 ÷ 5 = Rp14.000/kg

    Karena Rp14.000 < Rp15.000, maka Toko B lebih murah.

    Kesimpulan

    Rasio satuan membantu kita membandingkan dan menentukan nilai suatu besaran untuk setiap 1 satuan. Dengan menggunakan rasio satuan, kita dapat menyelesaikan masalah sehari-hari secara lebih mudah dan logis.

    Rumus sederhana:

    Nilai per satuan = Jumlah keseluruhan ÷ Banyak satuan

    Kemudian:

    Nilai yang dicari = Nilai per satuan × Banyak satuan

    Video Pembelajaran:

    sekarang kalau sudah paham yuk dikerjakan soal-soal berikut!

    Petunjuk: Kerjakan soal berikut dengan menuliskan langkah-langkah penyelesaiannya!

    Tingkat Mudah

    1. Ibu membeli 4 kg gula dengan harga Rp60.000.
    Berapa harga 1 kg gula?

    Tingkat Mudah–Sedang

    2. 5 buah buku tulis berharga Rp35.000.
    Berapa harga 1 buku tulis dan berapa harga 8 buku tulis?

    Tingkat Sedang

    3. Sebuah mobil menempuh jarak 180 km dalam waktu 3 jam dengan kecepatan tetap.
    a. Berapa jarak yang ditempuh mobil dalam 1 jam?
    b. Berapa jarak yang dapat ditempuh dalam 5 jam?

    Tingkat Sulit

    4. Untuk membuat 6 gelas jus diperlukan 12 buah jeruk. Rina ingin membuat 15 gelas jus dengan rasa dan ukuran yang sama.
    Berapa buah jeruk yang diperlukan Rina? Jelaskan langkah penyelesaiannya menggunakan rasio satuan.

    Tingkat Sulit/HOTS

    5. Toko A menjual 4 kg mangga seharga Rp52.000, sedangkan Toko B menjual 6 kg mangga seharga Rp72.000.
    a. Tentukan harga 1 kg mangga di masing-masing toko.
    b. Toko manakah yang menawarkan harga lebih murah?
    c. Jika Ayah membutuhkan 10 kg mangga, berapa uang yang harus disiapkan jika membeli dari toko yang lebih murah?
    Jelaskan alasanmu berdasarkan perhitungan rasio satuan.

    2. Pendidikan Pancasila:

    CP                                : Memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila; meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkan di lingkungan masyarakat; menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh; menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, dan pandangan hidup bangsa.
    TP                                : Murid dapat menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, dan pandangan hidup bangsa
    Materi Pokok             : nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, dan pandangan hidup bangsa
    Metode / Model          : Tanya jawab, PBL
    Media / Alat peraga   : video, kertas nilai-nilai pancasila
    KKTP                          : 
  • menjelaskan makna nilai-nilai setiap sila Pancasila;
  • menjelaskan Pancasila sebagai dasar negara;
  • Pancasila merupakan dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Nilai-nilai dalam Pancasila mengajarkan kita untuk beriman kepada Tuhan, menghargai sesama, menjaga persatuan, bermusyawarah, serta berlaku adil.

     firman Allah SWT dalam QS. Al-Hujurat ayat 13:

    “Wahai manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.”

    Materi Pembelajaran Pendidikan Pancasila:

    1. Pengertian Pancasila

    Pancasila berasal dari kata panca yang berarti lima dan sila yang berarti dasar atau prinsip. Pancasila merupakan dasar negara Republik Indonesia dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

    2. Pancasila sebagai Dasar Negara

    Pancasila sebagai dasar negara berarti Pancasila menjadi landasan dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara. Setiap peraturan dan kebijakan negara harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

    Contohnya:

    • Negara menjamin kebebasan masyarakat untuk beribadah sesuai agama dan kepercayaannya.
    • Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.
    • Pemerintah dan masyarakat menjaga persatuan Indonesia.
    • Keputusan bersama dapat dilakukan melalui musyawarah.
    • Masyarakat berusaha menciptakan keadilan sosial.

    3. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa

    Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa berarti nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman bagi bangsa Indonesia dalam bersikap dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

    Contohnya:

    • Sila ke-1: beribadah dan menghormati teman yang berbeda agama.
    • Sila ke-2: menolong teman dan menghargai sesama.
    • Sila ke-3: menjaga persatuan dan tidak membeda-bedakan teman.
    • Sila ke-4: menyelesaikan masalah melalui musyawarah.
    • Sila ke-5: bersikap adil dan berbagi dengan orang lain.

    4. Makna Nilai-Nilai Pancasila

    SilaMakna NilaiContoh Perilaku
    1. Ketuhanan Yang Maha EsaPercaya dan bertakwa kepada Tuhan serta menghormati perbedaan agamaBeribadah dan menghormati teman yang berbeda agama
    2. Kemanusiaan yang Adil dan BeradabMenghargai harkat dan martabat manusiaMenolong teman dan tidak melakukan perundungan
    3. Persatuan IndonesiaMenjaga persatuan dan kesatuanGotong royong dan menghargai keberagaman
    4. Kerakyatan... Permusyawaratan/PerwakilanMengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusanBerdiskusi dan menghargai pendapat
    5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat IndonesiaBersikap adil dan menghormati hak orang lainMembagi tugas secara adil dan tidak pilih kasih

    5. Hubungan Pancasila dengan Kehidupan Sehari-hari

    Nilai-nilai Pancasila tidak hanya dihafalkan, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan. Kelima sila merupakan satu kesatuan yang saling berhubungan dan melengkapi.

    Contoh: Saat melakukan kerja bakti, murid dapat berdoa sebelum kegiatan (sila ke-1), membantu teman (sila ke-2), bekerja bersama (sila ke-3), menentukan pembagian tugas melalui musyawarah (sila ke-4), dan membagi tugas secara adil (sila ke-5).

    6. Penguatan Nilai Keislaman

    Nilai-nilai Pancasila dapat dikaitkan dengan ajaran Islam, seperti beriman kepada Allah, menghargai sesama, menjaga persatuan, bermusyawarah, dan berlaku adil.

    Salah satu landasannya adalah QS. Al-Hujurat ayat 13, yang mengajarkan manusia untuk saling mengenal dan menghargai perbedaan.


    2. IPAS
    CP                                        : Peserta didik dapat Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya
    TP                                : Peserta didik dapat Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya
    Materi Pokok             : cara menjaga kesehatan organ tubuh dan gangguan kesehatan organ tubuh
    Metode / Model          : diskusi, demonstrasi / discovery learning
    Media / Alat peraga   : video, kartu kebiasaan sehat dan tidak sehat

    “Ternyata, tubuh kita memiliki banyak organ yang bekerja sama setiap saat. Jantung, paru-paru, lambung, usus, ginjal, tulang, dan organ lainnya memiliki fungsi masing-masing. Organ-organ tersebut bekerja dalam sistem yang saling berhubungan agar tubuh kita dapat beraktivitas dengan baik.”
    Tidak hanya mengetahui nama dan fungsinya, kita juga akan melihat bagaimana kebiasaan sehari-hari memengaruhi kesehatan organ tubuh kita. Setelah belajar, kalian akan merefleksikan kebiasaan yang sudah baik dan menentukan kebiasaan yang perlu diperbaiki agar tubuh tetap sehat.” “Tubuh manusia adalah salah satu bentuk kebesaran dan kasih sayang Allah Swt. Di dalam tubuh kita terdapat berbagai organ yang bekerja dengan sangat teratur. Jantung memompa darah, paru-paru membantu kita bernapas, lambung dan usus mencerna makanan, sedangkan ginjal membantu membuang zat sisa dari tubuh.”

    seperti  firman Allah Swt. dalam QS. At-Tin ayat 4:

    “Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”

    Materi pembelajaran IPAS:

    Menjaga Kesehatan Organ Sistem Peredaran Darah Manusia

    A. Pengertian Sistem Peredaran Darah

    Sistem peredaran darah adalah sistem dalam tubuh yang berfungsi mengedarkan darah, oksigen, zat makanan, dan zat-zat penting lainnya ke seluruh tubuh serta membawa zat sisa untuk dikeluarkan.

    Sistem peredaran darah terdiri atas:

    1. Jantung
    2. Pembuluh darah
    3. Darah

    Ketiganya bekerja sama agar tubuh dapat berfungsi dengan baik.


    B. Organ Sistem Peredaran Darah

    1. Jantung ❤️

    Jantung merupakan organ yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh.

    Jantung memiliki empat ruang:

    • Serambi kanan
    • Bilik kanan
    • Serambi kiri
    • Bilik kiri

    Jantung harus dijaga kesehatannya karena bekerja terus-menerus untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

    Cara menjaga kesehatan jantung:

    • Rajin berolahraga.
    • Mengonsumsi makanan bergizi.
    • Mengurangi makanan yang terlalu banyak mengandung lemak, gula, dan garam.
    • Tidak merokok.
    • Istirahat yang cukup.
    • Mengelola stres dengan baik.

    2. Pembuluh Darah

    Pembuluh darah merupakan saluran tempat mengalirnya darah ke seluruh tubuh.

    Ada tiga jenis pembuluh darah:

    a. Arteri
    Membawa darah keluar dari jantung menuju organ tubuh.

    b. Vena
    Membawa darah menuju jantung.

    c. Kapiler
    Merupakan pembuluh darah yang sangat kecil dan menghubungkan arteri dengan vena. Di dalam kapiler terjadi pertukaran oksigen, zat makanan, dan zat sisa dengan sel-sel tubuh.

    Cara menjaga kesehatan pembuluh darah:

    • Berolahraga secara teratur.
    • Mengonsumsi makanan sehat.
    • Memperbanyak sayur dan buah.
    • Minum air putih yang cukup.
    • Menghindari kebiasaan merokok.
    • Menjaga berat badan agar tetap sehat.

    C. Darah

    Darah berfungsi mengangkut berbagai zat yang diperlukan tubuh.

    Darah terdiri atas:

    Bagian DarahFungsi
    Sel darah merahMengangkut oksigen
    Sel darah putihMembantu melawan penyakit
    Keping darahMembantu proses pembekuan darah
    Plasma darahMengangkut zat makanan, hormon, dan zat sisa

    D. Mengapa Kesehatan Sistem Peredaran Darah Harus Dijaga?

    Sistem peredaran darah berhubungan dengan hampir seluruh bagian tubuh. Jika jantung dan pembuluh darah sehat, oksigen dan zat makanan dapat diedarkan dengan baik.

    Sebaliknya, pola hidup yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko gangguan pada sistem peredaran darah.

    Contoh kebiasaan yang kurang baik:

    • Jarang berolahraga.
    • Sering mengonsumsi makanan tinggi lemak dan garam.
    • Terlalu banyak makanan dan minuman manis.
    • Kurang tidur.
    • Merokok.
    • Kurang minum air putih.

    E. Cara Menjaga Kesehatan Sistem Peredaran Darah

    🥗 1. Mengonsumsi Makanan Bergizi

    Pilih makanan yang mengandung:

    • Sayur dan buah.
    • Protein.
    • Karbohidrat secukupnya.
    • Lemak sehat.

    Kurangi makanan yang terlalu banyak mengandung garam, gula, dan lemak jenuh.

    🏃 2. Berolahraga Teratur

    Olahraga seperti:

    • berjalan kaki,
    • bersepeda,
    • berenang,
    • senam,
    • bermain bola,

    dapat membantu menjaga kebugaran jantung dan pembuluh darah.

    💧 3. Minum Air yang Cukup

    Air membantu tubuh menjalankan berbagai fungsi dengan baik. Biasakan minum air putih dan jangan menunggu sampai sangat haus.

    😴 4. Istirahat yang Cukup

    Tidur dan istirahat membantu tubuh memulihkan energi sehingga organ tubuh dapat bekerja dengan baik.

    🚭 5. Menghindari Rokok dan Asap Rokok

    Zat berbahaya dalam rokok dapat mengganggu kesehatan jantung dan pembuluh darah. Karena itu, kita harus menjauhi rokok dan asap rokok.

    🧘 6. Mengelola Stres

    Melakukan kegiatan positif seperti beribadah, bermain, membaca, berolahraga, dan berbicara dengan orang yang dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.


    F. Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

    Perhatikan kebiasaan berikut:

    KebiasaanDampak
    Rajin berolahragaMembantu menjaga kebugaran jantung
    Makan sayur dan buahMenyediakan berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh
    Minum air putihMembantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh
    Tidur cukupMembantu pemulihan tubuh
    Terlalu banyak makanan berlemakKurang baik jika menjadi kebiasaan
    Jarang bergerakDapat membuat tubuh kurang bugar
    MerokokMembahayakan kesehatan jantung dan pembuluh darah

     



    Kesimpulan / Refleksi :
    Kesimpulan materi : murid dapat memahami cara menjaga kesehatan tubuh
    Refleksi :
    Kendala : dari 11 murid yang masuk, semua murid sudah memahami cara menjaga kesehatan tubuh
    Tindak lanjut : guru akan melakukan pengayaan
    Jumlah yang tidak paham ; -

    Rabu, 26 Agustus 2026 , SBDP

      IDENTITAS Nama Guru : Puji Rahmawati Ningsih Mapel : Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) – Seni Rupa Hari/Tanggal : Rabu, 26 Agustus 2026 F...