Pages

Minggu, 13 September 2026

Senin, 14 September 2026 IPAS

 

IDENTITAS

  • Nama Guru: Puji Rahmawati Ningsih, S.Pd

  • Mapel: ipas

  • Hari/Tanggal: Senin 14 September 2026

  • Fase/Kelas: C / Kelas 6

  • Materi: Sistem gerak manusia

  • Pertemuan ke: 9                                          

Berikut adalah penyusunan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP) Umum, TP Mindful, Meaningful, & Joyful, serta Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) untuk materi IPAS Kelas 6: Sistem Gerak Manusia sesuai dengan kerangka Kurikulum Merdeka.

Capaian Pembelajaran (CP)

Elemen Pemahaman IPAS (Sains):

Pada Akhir Fase C, peserta didik memahami struktur organ tubuh manusia yang berkaitan dengan sistem gerak, menganalisis hubungan antara struktur organ gerak dengan fungsinya, serta mempraktikkan perilaku hidup sehat dalam merawat kesehatan sistem gerak tubuhnya dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran (TP)

1. TP Umum (Standar Kurikulum)

Peserta didik Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya

2. TP berbasis Mindful, Meaningful, & Joyful

  • Mindful (Kasadaran Diri & Kesadaran Tubuh): Peserta didik mampu merasakan dan menyadari Postur Tubuhnya saat duduk, berdiri, dan bergerak serta mampu mengenali sensasi kerja otot dan sendi pada tubuhnya secara sadar.

  • Meaningful (Bermakna & Relevan): Peserta didik mampu menghubungkan fungsi rangka dan otot dengan aktivitas sehari-hari (seperti olahraga atau membawa beban) serta merancang kebiasaan postur tubuh yang baik untuk mencegah cedera/kelainan tulang.

  • Joyful (Menyenangkan & Interaktif): Peserta didik mampu mengeksplorasi cara kerja sendi dan otot melalui permainan peran (role-play), peragaan gerakan fisik, atau pembuatan model alat peraga sederhana secara kolaboratif.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

ATP: Peserta didik mengidentifikasi organ rangka, sendi, dan otot manusia, menganalisis cara kerjanya melalui peragaan, serta menerapkan kebiasaan hidup sehat untuk merawat kesehatan sistem gerak dalam kehidupan sehari-hari.

1. Rangka (Tulang) Manusia

Rangka adalah susunan tulang-tulang yang saling terhubung dan membentuk tubuh.

  • Fungsi Rangka:

    • Memberi bentuk dan menegakkan tubuh.

    • Melindungi organ-organ vital (seperti otak, jantung, dan paru-paru).

    • Tempat melekatnya otot.

    • Tempat pembentukan sel-sel darah.

  • Pengelompokan Rangka:

    • Rangka Kepala (Tengkorak): Melindungi otak, mata, dan organ pendengaran.

    • Rangka Badan: Terdiri dari tulang belakang, tulang dada, dan tulang rusuk (melindungi organ dada dan perut).

    • Rangka Anggota Gerak: Terdiri dari anggota gerak atas (tulang lengan/tangan) dan anggota gerak bawah (tulang tungkai/kaki).

2. Sendi (Hubungan Antartulang)

Sendi adalah tempat pertemuan antara dua tulang atau lebih agar tulang dapat digerakkan.

  • Sendi Putar: Memungkinkan gerakan memutar (contoh: pertemuan tulang leher dan tengkorak).

  • Sendi Engsel: Memungkinkan gerakan satu arah seperti pintu (contoh: siku dan lutut).

  • Sendi Peluru: Memungkinkan gerakan ke segala arah (contoh: hubungan tulang lengan atas dengan gelang bahu).

  • Sendi Pelana: Memungkinkan gerakan dua arah (contoh: tulang pangkal ibu jari).

  • Sendi Geser: Memungkinkan gerakan bergeser (contoh: tulang pergelangan tangan dan kaki).

3. Otot (Alat Gerak Aktif)

Otot menempel pada tulang dan bekerja dengan cara berkontraksi (memendek/mengencang) dan relaksasi (memanjang/mengendur).

  • Jenis-Jenis Otot:

    • Otot Lurik (Otot Rangka): Bekerja secara sadar (sesuai perintah otak) dan menempel pada rangka.

    • Otot Polos: Bekerja secara tidak sadar (otomatis), terdapat pada organ dalam seperti saluran pencernaan.

    • Otot Jantung: Bekerja secara tidak sadar dan terus-menerus memompa darah khusus pada organ jantung.

4. Gangguan & Kelainan Sistem Gerak

  • Kelainan Tulang Belakang:

    • Lordosis: Tulang belakang melengkung berlebihan ke depan.

    • Kifosis: Tulang belakang membungkuk ke belakang.

    • Skoliosis: Tulang belakang melengkung ke samping menyerupai huruf 'S'.

  • Osteoporosis: Pengeroposan tulang akibat kekurangan kalsium.

  • Riketsia: Tulang melunak/bengkok karena kekurangan vitamin D dan kalsium.

  • Kram/Keseleo: Gangguan pada otot atau sendi akibat aktivitas fisik berlebih atau gerakan yang salah.

5. Cara Menjaga Kesehatan Sistem Gerak

  • Duduk dan berdiri dengan posisi tubuh yang tegap (tidak membungkuk).

  • Mengonsumsi makanan bergizi kaya kalsium dan vitamin D (susu, ikan, telur, sayuran hijau).

  • Berolahraga secara teratur dan berjemur di bawah sinar matahari pagi.

  • Membawa beban/tas dengan beban yang seimbang di kedua sisi bahu.


A. Pilihan Ganda

1. Tulang disebut sebagai alat gerak pasif karena...

A. Tidak memiliki bentuk yang tetap B. Hanya bergerak jika digerakkan oleh otot

C. Dapat berkontraksi dan memanjang D. Bekerja secara otomatis tanpa henti

2. Berikut ini yang merupakan fungsi utama dari sistem rangka manusia adalah...

A. Memompa darah ke seluruh tubuh   B. Tempat melekatnya otot dan menegakkan tubuh

C. Memproses makanan menjadi energi D. Mengatur suhu tubuh manusia

3. Sendi yang memungkinkan terjadinya gerakan ke segala arah adalah...

A. Sendi engsel                     B. Sendi putar

C. Sendi peluru                     D. Sendi pelana

4. Sendi engsel dapat ditemukan pada bagian tubuh yaitu...

A. Siku dan lutut                   B. Leher dan tengkorak

C. Bahu dan lengan atas             D. Pergelangan tangan

5. Otot yang bekerja secara sadar (sesuai perintah otak) dan menempel pada rangka dinamakan...

A. Otot polos                       B. Otot lurik

C. Otot jantung                     D. Otot melingkar

6. Jenis otot yang menyusun organ dalam seperti saluran pencernaan adalah...

A. Otot rangka                      B. Otot lurik

C. Otot polos                       D. Otot jantung

7. Kelainan tulang belakang yang membungkuk ke arah belakang disebut...

A. Skoliosis                        B. Lordosis

C. Kifosis                          D. Osteoporosis

8. Kelainan berupa tulang belakang yang melengkung ke samping menyerupai huruf 'S' dinamakan...

A. Skoliosis                        B. Kifosis

C. Lordosis                         D. Riketsia

9. Penyakit pengeroposan tulang yang umumnya disebabkan oleh kekurangan kalsium adalah...

A. Anemia                           B. Osteoporosis

C. Keseleo                          D. Hipertensi

10. Salah satu cara yang tepat untuk menjaga kesehatan sistem gerak adalah...

A. Duduk dengan posisi membungkuk   B. Membawa beban berat hanya di satu sisi bahu

C. Mengonsumsi makanan kaya kalsium dan vitamin D D. Mengurangi olahraga agar tulang tidak lelah

 

B. Soal Uraian (Essay)

1. Jelaskan mengapa tulang disebut sebagai alat gerak pasif, sedangkan otot disebut sebagai alat gerak aktif!

Jawab:
..................................................................................................................................................................
..................................................................................................................................................................
..................................................................................................................................................................

2. Sebutkan 3 jenis kelainan tulang belakang akibat kesalahan posisi duduk beserta penjelasannya singkat!

Jawab:
..................................................................................................................................................................
..................................................................................................................................................................
..................................................................................................................................................................

3. Sebutkan 3 macam sendi pada tubuh manusia beserta contoh letaknya!

Jawab:
..................................................................................................................................................................
..................................................................................................................................................................
..................................................................................................................................................................

4. Tuliskan 3 perbedaan antara otot lurik dan otot polos!

Jawab:
..................................................................................................................................................................
..................................................................................................................................................................
..................................................................................................................................................................

5. Bagaimanakah cara-cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan sistem gerak tubuh kita? Sebutkan minimal 3 cara!

Jawab:
..................................................................................................................................................................
..................................................................................................................................................................
..................................................................................................................................................................

Senin, 14 September 2026 Bahasa Indonesia

 

IDENTITAS

  1. Nama Guru :  Puji Rahmawati Ningsih, S.Pd

  2. Mapel : Bahasa Indonesia

  3. Hari/Tanggal : selasa, 8 September 2026

  4. Fase/Kelas : Fase C / Kelas 6

  5. Materi : majas

  6. Pertemuan ke : 12 

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) FASE C

Elemen Berbicara dan Mempresentasikan: Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk teks puisi dan demonstrasi dengan artikulasi dan intonasi yang tepat. Peserta didik mampu mempresentasikan gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, dan santun.

TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Peserta didik dapat mempresentasikan gagasan dari berbagai tipe teks dengan efektif dan santun.

TP MINDFUL, MEANINGFUL, DAN JOYFUL

  • Mindful (Kesadaran Penuh): Siswa menyadari betapa pentingnya cara menyampaikan pendapat. Siswa belajar melatih fokus (body awareness dan vocal awareness), menjaga kontak mata, mengontrol artikulasi, serta menata emosi agar tetap tenang dan percaya diri saat tampil bicara di depan teman-teman.

  • Meaningful (Kebermaknaan): Siswa memahami bahwa kemampuan presentasi yang efektif dan santun adalah keterampilan hidup (life skill) yang sangat berguna sehari-hari, baik untuk menyampaikan ide, berdiskusi kelompok, maupun memecahkan masalah bersama orang lain tanpa menyinggung perasaan mitra tutur.

  • Joyful (Kegembiraan): Siswa belajar melalui simulasi Role-Play/Presenter Challenge yang interaktif, ceria, dan minim kecemasan. Siswa saling memberikan apresiasi (applause positif) sehingga suasana kelas penuh semangat dan saling mendukung.

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengidentifikasi & Menganalisis Teks: Siswa membaca dan memahami pokok gagasan dari teks bacaan cetak (teks eksplanasi/deskripsi).

  2. Menyusun Peta Gagasan (Outline Presentasi): Siswa merangkum poin-poin utama yang akan dipresentasikan dengan kalimat ringkas dan logis.

RANGKUMAN MATERI

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

 الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

Sebelum kita masuk ke pembelajaran bahasa indonesia mari kita renungkan kebesaran Allah SWT

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk sumber daya alam yang melimpah dan potensi akal manusia.
  • Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan alam agar tetap harmonis dan tidak rusak.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kekayaan alam dan kemampuan kerja manusia.

    Rangkuman Materi: Macam-Macam Majas

    Majas adalah gaya bahasa indah yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara kiasan atau imajinatif agar tulisan menjadi lebih hidup dan menarik.

    1. Majas Personifikasi

    Majas yang menganggap benda mati atau makhluk hidup selain manusia seolah-olah memiliki sifat, perilaku, atau kemampuan seperti manusia.

    • Contoh 1: Polpen itu menari-nari di atas kertas saat Dian menulis puisi.

    • Contoh 2: Angin malam membisikkan pesan kedamaian di telinga adik.

    • Contoh 3: Ombak laut berlari-larian mengejar garis pantai.

    2. Majas Metafora

    Majas yang membandingkan dua hal secara langsung berdasarkan kemiripan sifatnya, tanpa menggunakan kata pembanding (seperti, bagaikan, bak).

    • Contoh 1: Perpustakaan adalah gudang ilmu bagi para siswa yang tekun.

    • Contoh 2: Ayah membawa buah tangan setelah pulang dari perjalanan dinas.

    • Contoh 3: Roni menjadi anak emas guru karena sifatnya yang jujur dan rajin.

    3. Majas Hiperbola

    Majas yang menggunakan ungkapan berlebihan atau membesarkan sesuatu melebihi kenyataan yang sebenarnya untuk memberikan kesan kuat.

    • Contoh 1: Suara jeritan adik yang ketakutan mampu membelah angkasa.

    • Contoh 2: Ibu membanting tulang setiap hari demi membiayai sekolah kami.

    • Contoh 3: Tangisan anak itu membuat hatiku teriris-iris.

    4. Majas Asosiasi (Simile)

    Majas yang membandingkan dua hal yang berbeda, namun dianggap sama karena memiliki kemiripan. Majas ini selalu menggunakan kata hubung pembanding seperti bagaikan, seperti, bak, laksana.

    • Contoh 1: Wajah kedua anak kembar itu sama persis bak pinang dibelah dua.

    • Contoh 2: Semangat belajar Budi sangat membara seperti api yang tak padam.

    • Contoh 3: Rumah tangga yang rukun itu tenang laksana air di telaga.

    Lembar Soal Latihan (Bahasa Indonesia Kelas 6)

    Pilihan Ganda

    1. Kalimat berikut yang mengandung majas personifikasi adalah...

      • A. Suara petir menyambar-nyambar menggelegar di udara.

      • B. Awan hitam menyelimuti langit sore yang kelabu.

      • C. Daun-daun kelapa melambai-lambai memanggil para nelayan.

      • D. Senyumnya manis sekali seperti gula jawa.

    2. "Rani dikenal sebagai bintang kelas karena selalu meraih peringkat pertama."

      Ungkapan pada kalimat di atas menggunakan majas...

      • A. Hiperbola

      • B. Metafora

      • C. Personifikasi

      • D. Asosiasi

    3. Perhatikan kalimat berikut:

      (1) Rasa sedihnya setinggi gunung.

      (2) Mobil tua itu batuk-batuk saat mendaki tanjakan.

      (3) Kakak bercucuran keringat air mata mengerjakan tugas.

      (4) Pendapatnya seperti angin berlalu.

      Kalimat yang menggunakan majas hiperbola ditunjukkan oleh nomor...

      • A. (1) dan (3)

      • B. (2) dan (4)

      • C. (1) dan (2)

      • D. (3) dan (4)

    4. Ciri utama dari majas asosiasi (simile) adalah menggunakan kata pembanding...

      • A. Karena, sebab, sehingga

      • B. Laksana, bagaikan, seperti

      • C. Dan, atau, serta

      • D. Meskipun, walaupun, kendati

    5. "Rina dan Siti selalu bersama-sama ke mana pun pergi, laksana merpati tak pernah ingkar janji."

      Kalimat tersebut termasuk ke dalam jenis majas...

      • A. Metafora

      • B. Hiperbola

      • C. Asosiasi

      • D. Personifikasi

    Isian Singkat

    1. Majas yang mengumpamakan benda mati seolah-olah dapat bergerak atau bertindak seperti manusia disebut majas _______________.

    2. Sebutkan jenis majas yang digunakan dalam kalimat berikut: "Tugas sekolah yang menumpuk ini membuat kepalaku mau pecah." _______________

    3. Lengkapi kalimat berikut agar menjadi majas asosiasi: "Persahabatan mereka sangat kokoh seperti _______________."

    4. Tulislah 1 contoh kalimat yang menggunakan majas metafora! _______________

    5. Apa perbedaan utama antara majas metafora dan majas asosiasi? _______________

Jumat, 11 September 2026

jumat, 11 September 2026 Kokulikuler Drama

 



 IDENTITAS

  1. Nama Guru : Puji Rahmawati Ningsih, S.Pd

  2. Mapel : Kokulikuler

  3. Hari/Tanggal : Jumat, 11 September 2026

  4. Fase/Kelas : Fase C / Kelas VI (Enam)

  5. Materi : Drama dan peran

  6. Pertemuan ke : 5

Berikut adalah rancangan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP) berprinsip Mindful, Meaningful, Joyful, serta Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) untuk materi Seni Drama pada penampilan kokurikuler.

1. Capaian Pembelajaran (CP) - Seni Drama 

Elemen Mengalami (Experiencing) & Menciptakan (Creating):

Peserta didik mampu memeragakan teknik dasar seni peran (olah vokal, olah tubuh, dan olah rasa) secara konsisten, menganalisis karakter tokoh dalam naskah drama, serta berkolaborasi untuk menampilkan pertunjukan drama sederhana yang mencerminkan pemahaman nilai-nilai emosional dan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

2. Tujuan Pembelajaran (TP)

TP 

  1. TP 1: Peserta didik mampu menganalisis latar belakang, watak, dan emosi tokoh berdasarkan naskah drama melalui teknik bedah karakter.

  2. TP 2: Peserta didik mampu mengaplikasikan teknik olah vokal, olah tubuh, dan olah rasa untuk membentuk penjiwaan peran secara terampil.

  3. TP 3: Peserta didik mampu merancang blocking panggung dan meragakan dialog interaktif bersama kelompok.

  4. TP 4: Peserta didik mampu menyajikan pertunjukan drama kokurikuler secara kolaboratif dan percaya diri.

Pendekatan Prinsip Pembelajaran (Mindful, Meaningful, Joyful)

  • Mindful (Sadar & Hadir Utuh)

    • Tujuan: Mengajak siswa menyadari emosi, respon fisik, dan intonasi diri sendiri sebelum mengekspresikan karakter orang lain.

    • Contoh TP: Melalui latihan pernapasan dan pemetaan emosi (body scan), peserta didik dapat mengidentifikasi perubahan gestur dan intonasi vokal diri sendiri secara sadar saat mengekspresikan emosi marah, sedih, atau bahagia.

  • Meaningful (Bermakna & Relevan)

    • Tujuan: Menghubungkan peran/karakter dalam drama dengan pengalaman kehidupan nyata siswa.

    • Contoh TP: Melalui analisis tokoh drama, peserta didik dapat menghubungkan konflik sosial tokoh dengan fenomena kehidupan sehari-hari serta mengambil nilai-nilai empati sosial yang relevan.

  • Joyful (Menyenangkan & Memotivasi)

    • Tujuan: Membangun suasana belajar yang gembira, bebas dari rasa takut salah, dan berbasis permainan peran.

    • Contoh TP: Melalui permainan improvisasi cermin (mirror game) dan simulasi peran berantai, peserta didik dapat mengeksplorasi ragam karakter dengan gembira dan percaya diri tanpa takut dinilai secara kaku.

3. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

TahapTujuan Pembelajaran (TP)Aktivitas Utama (Prinsip)Alokasi Waktu
Tahap 1

Eksplorasi Diri & Penjiwaan


Peserta didik dapat mengenali potensi vokal, gestur tubuh, dan pengolahan emosi dasar.

Latihan pernapasan sadar, pemetaan emosi, dan game improvisasi bergerak. (Mindful & Joyful)2 JP
Tahap 2

Analisis Naskah & Tokoh


Peserta didik dapat menganalisis watak dan motivasi tokoh dari naskah drama yang relevan.

Bedah peran kelompok, diskusi empati nilai tokoh dalam kehidupan nyata. (Meaningful)2 JP
Tahap 3

Eksperimen Teknik Olah Peran


Peserta didik dapat menerapkan olah vokal, tubuh, dan blocking panggung.

Simulasi adegan pendek menggunakan teknik cermin dan tebak emosi secara interaktif. (Joyful)4 JP
Tahap 4

Kolaborasi & Gladi Drama


Peserta didik dapat memadukan peran, dialog, dan tata panggung dalam tim pementasan.

Latihan alur adegan terpadu dengan umpan balik reflektif antarteman. (Mindful)4 JP
Tahap 5

Pementasan Kokurikuler & Refleksi


Peserta didik menyajikan pertunjukan drama dan melakukan refleksi diri.

Pementasan drama sekolah serta sesi berbagi nilai kehidupan dari pementasan. (Meaningful & Joyful)4 JP

MATERI

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

 الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

Sebelum kita masuk ke pembelajaran Pendidikan Pancasila mari kita renungkan kebesaran Allah SWT

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk sumber daya alam yang melimpah dan potensi akal manusia.
  • Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan alam agar tetap harmonis dan tidak rusak.
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kekayaan alam dan kemampuan kerja manusia.




    • Apersepsi 

    • Anak-anak hari ini kita akan mempelajari tentang drama

    • MATERI DRAMA & TEKNIK MEMAINKAN PERAN (KOKURIKULER)

      1. Pengertian Drama & Jenis Peran

      Drama adalah karya seni pertunjukan yang menggambarkan kehidupan dan watak manusia melalui tingkah laku (akting) dan dialog yang dipentaskan di atas panggung.

      Dalam drama, karakter atau peran dibagi menjadi beberapa jenis:

      • Protagonis: Tokoh utama yang menjadi pusat cerita. Biasanya membawakan nilai-nilai kebaikan atau memperjuangkan tujuan utama.

      • Antagonis: Tokoh penentang tokoh utama. Tokoh ini yang memicu timbulnya konflik atau masalah dalam cerita.

      • Tritagonis: Tokoh penengah atau penasihat yang membantu memberikan solusi dan meredakan konflik.

      • Figuran / Pemeran Pembantu: Tokoh pelengkap yang bertujuan memperkuat latar belakang suasana dan mendukung jalannya pementasan.

      2. Teknik Dasar Memainkan Peran (Penjiwaan)

      Untuk memainkan peran secara hidup dan meyakinkan pada penampilan kokurikuler, seorang pemain drama harus menguasai tiga olah dasar:

      1. Olah Vokal:

        • Artikulasi: Kejelasan pengucapan kata dan kalimat.

        • Intonasi: Tinggi rendahnya nada suara sesuai emosi tokoh.

        • Proyeksi Suara: Ketahanan dan jangkauan vokal agar dapat terdengar jelas hingga penonton paling belakang tanpa harus berteriak kasar.

      2. Olah Tubuh:

        • Kelenturan & Gestur: Gerak-gerik tubuh, gestur tangan, dan cara berjalan yang disesuaikan dengan usia, status sosial, dan kondisi fisik tokoh.

        • Blocking: Pengaturan posisi berdiri, pergerakan, dan arah panggung agar penampilan terlihat seimbang dan tidak membelakangi/menutupi pemain lain.

      3. Olah Rasa / Jiwa:

        • Konsentrasi & Imajinasi: Kemampuan memfokuskan pikiran pada karakter dan latar cerita.

        • Empati Emosional: Mendalami perasaan (sedih, marah, gembira) tokoh yang dibawakan agar akting terasa alami dan tidak kaku.

      3. Tahap Persiapan Pementasan Drama

      1. Analisis Naskah: Membaca dan memahami tema, alur cerita, karakterisasi tokoh, serta latar belakang masalah.

      2. Casting & Bedah Peran: Penentuan peran dan pendalaman watak tokoh secara detail.

      3. Latihan (Reading & Pembentukan Karakter): Latihan membaca dialog, melatih vokal, hingga merancang gerakan di panggung.

      4. Geladi Bersih (General Rehearsal): Latihan menyeluruh dengan kostum, tata rias, musik pendukung, tata cahaya, dan properti panggung.

      LATIHAN SOAL DRAMA DAN PENJIWAAN PERAN

      Soal 1

      Dalam pementasan drama sekolah, Rian berperan sebagai seorang kakek tua yang bijaksana. Teknik latihan yang paling utama dilakukan Rian untuk membiasakan bentuk fisik dan gerak-gerik kakek tersebut adalah...

      • A. Olah rasa untuk meningkatkan konsentrasi

      • B. Olah tubuh dan analisis gestur

      • C. Olah vokal intonasi tinggi

      • D. Bedah naskah bersama sutradara


      Soal 2

      Tokoh penengah yang berfungsi membantu menyelesaikan konflik antara tokoh utama dan tokoh penentang dalam alur cerita drama disebut...

      • A. Protagonis

      • B. Antagonis

      • C. Tritagonis

      • D. Figuran


      Soal 3

      Saat pementasan drama berlangsung di aula sekolah, suara seorang pemain drama tidak terdengar jelas oleh penonton di barisan belakang. Unsur olah vokal yang perlu ditingkatkan oleh pemain tersebut adalah...

      • A. Improvisasi nada

      • B. Ekspresi mimik wajah

      • C. Artikulasi dan proyeksi suara

      • D. Penghayatan suasana panggung


      Soal 4

      Tujuan utama melakukan analisis naskah sebelum memerankan suatu tokoh dalam pementasan drama adalah...

      • A. Menghafal seluruh baris dialog secepat mungkin

      • B. Menentukan harga tiket dan tata cahaya panggung

      • C. Memahami latar belakang, motivasi, dan emosi karakter

      • D. Mengubah alur cerita drama sesuai keinginan sendiri


      5. Pengaturan posisi berdiri, pergerakan, dan arah pemain di atas panggung agar pementasan terlihat seimbang dan artistik disebut...

      • A. Blocking

      • B. Reading

      • C. Casting

      • D. Dubbing


    • Kunci Jawaban

      1. B. Olah tubuh dan analisis gestur

        • Penjelasan: Untuk membiasakan bentuk fisik, sikap tubuh, dan gerak-gerik khas seorang kakek tua, pemain perlu melatih fisik melalui olah tubuh serta mengamati/menganalisis gestur fisik target peran.

      2. C. Tritagonis

        • Penjelasan: Tritagonis adalah tokoh penengah yang netral dan membantu menyelesaikan konflik antara protagonis (tokoh utama) dan antagonis (tokoh penentang).

      3. C. Artikulasi dan proyeksi suara

        • Penjelasan: Artikulasi memastikan kelafalan kata jelas, sedangkan proyeksi suara (teknik pemantulan/jangkauan vokal) memastikan suara terdengar hingga barisan penonton paling belakang tanpa harus berteriak.

      4. C. Memahami latar belakang, motivasi, dan emosi karakter

        • Penjelasan: Analisis naskah bertujuan untuk mendalami dimensi karakter (fisik, psikologis, dan sosial) agar pemeran dapat menghidupkan tokoh secara natural dan sesuai tuntutan cerita.

      5. A. Blocking

        • Penjelasan: Blocking adalah aturan perpindahan, posisi, dan komposisi pemain di atas panggung agar pementasan estetik, seimbang, dan tidak menutupi pemain lain (blinding).

      Refleksi Pembelajaran

      • Untuk Siswa: Pemahaman teori seni peran (acting) tidak hanya mengandalkan hafalan dialog, tetapi juga keterpaduan antara olah tubuh, olah vokal, dan olah rasa. Mengenal penokohan serta pengaturan panggung membantu siswa menghargai kerja sama tim dalam pementasan drama.

      • Untuk Guru: Soal-soal ini menguji pemahaman mendasar siswa mengenai seni peran dan tata panggung. Hasil evaluasi dapat digunakan untuk melihat sejauh mana siswa siap melangkah dari tahap teori menuju praktik pementasan drama secara langsung.

      Kesimpulan Materi: Dasar-Dasar Seni Peran dan Teater

      • Keaktoran (Olah Tubuh & Vokal): Penguasaan peran membutuhkan latihan olah tubuh untuk menyesuaikan gestur fisik karakter dan olah vokal (artikulasi serta proyeksi) agar pesan dialog tersampaikan dengan jelas kepada penonton.

      • Analisis Karakter & Penokohan: Setiap tokoh memiliki peran spesifik dalam alur cerita (Protagonis, Antagonis, dan Tritagonis). Membedah naskah adalah langkah krusial untuk memahami motivasi dan emosi di balik tindakan tokoh.

      • Tata Panggung (Stage Management): Keberhasilan pementasan tidak hanya bergantung pada akting individu, melainkan juga komposisi panggung seperti blocking agar alur pergerakan pemain terlihat artistik dan seimbang di mata penonton.


    Kamis, 10 September 2026

    Kamis, 10 September IPAs

     

    IDENTITAS

    • Nama Guru: Puji Rahmawati Ningsih, S.Pd

    • Mapel: ipas

    • Hari/Tanggal: Kamis 10 September 2026

    • Fase/Kelas: C / Kelas 6

    • Materi: Sistem gerak manusia

    • Pertemuan ke: 9                                          

    Berikut adalah penyusunan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP) Umum, TP Mindful, Meaningful, & Joyful, serta Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) untuk materi IPAS Kelas 6: Sistem Gerak Manusia sesuai dengan kerangka Kurikulum Merdeka.

    Capaian Pembelajaran (CP)

    Elemen Pemahaman IPAS (Sains):

    Pada Akhir Fase C, peserta didik memahami struktur organ tubuh manusia yang berkaitan dengan sistem gerak, menganalisis hubungan antara struktur organ gerak dengan fungsinya, serta mempraktikkan perilaku hidup sehat dalam merawat kesehatan sistem gerak tubuhnya dalam kehidupan sehari-hari.

    Tujuan Pembelajaran (TP)

    1. TP Umum (Standar Kurikulum)

    Peserta didik Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya

    2. TP berbasis Mindful, Meaningful, & Joyful

    • Mindful (Kasadaran Diri & Kesadaran Tubuh): Peserta didik mampu merasakan dan menyadari Postur Tubuhnya saat duduk, berdiri, dan bergerak serta mampu mengenali sensasi kerja otot dan sendi pada tubuhnya secara sadar.

    • Meaningful (Bermakna & Relevan): Peserta didik mampu menghubungkan fungsi rangka dan otot dengan aktivitas sehari-hari (seperti olahraga atau membawa beban) serta merancang kebiasaan postur tubuh yang baik untuk mencegah cedera/kelainan tulang.

    • Joyful (Menyenangkan & Interaktif): Peserta didik mampu mengeksplorasi cara kerja sendi dan otot melalui permainan peran (role-play), peragaan gerakan fisik, atau pembuatan model alat peraga sederhana secara kolaboratif.

    Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

    ATP: Peserta didik mengidentifikasi organ rangka, sendi, dan otot manusia, menganalisis cara kerjanya melalui peragaan, serta menerapkan kebiasaan hidup sehat untuk merawat kesehatan sistem gerak dalam kehidupan sehari-hari.

    1. Rangka (Tulang) Manusia

    Rangka adalah susunan tulang-tulang yang saling terhubung dan membentuk tubuh.

    • Fungsi Rangka:

      • Memberi bentuk dan menegakkan tubuh.

      • Melindungi organ-organ vital (seperti otak, jantung, dan paru-paru).

      • Tempat melekatnya otot.

      • Tempat pembentukan sel-sel darah.

    • Pengelompokan Rangka:

      • Rangka Kepala (Tengkorak): Melindungi otak, mata, dan organ pendengaran.

      • Rangka Badan: Terdiri dari tulang belakang, tulang dada, dan tulang rusuk (melindungi organ dada dan perut).

      • Rangka Anggota Gerak: Terdiri dari anggota gerak atas (tulang lengan/tangan) dan anggota gerak bawah (tulang tungkai/kaki).

    2. Sendi (Hubungan Antartulang)

    Sendi adalah tempat pertemuan antara dua tulang atau lebih agar tulang dapat digerakkan.

    • Sendi Putar: Memungkinkan gerakan memutar (contoh: pertemuan tulang leher dan tengkorak).

    • Sendi Engsel: Memungkinkan gerakan satu arah seperti pintu (contoh: siku dan lutut).

    • Sendi Peluru: Memungkinkan gerakan ke segala arah (contoh: hubungan tulang lengan atas dengan gelang bahu).

    • Sendi Pelana: Memungkinkan gerakan dua arah (contoh: tulang pangkal ibu jari).

    • Sendi Geser: Memungkinkan gerakan bergeser (contoh: tulang pergelangan tangan dan kaki).

    3. Otot (Alat Gerak Aktif)

    Otot menempel pada tulang dan bekerja dengan cara berkontraksi (memendek/mengencang) dan relaksasi (memanjang/mengendur).

    • Jenis-Jenis Otot:

      • Otot Lurik (Otot Rangka): Bekerja secara sadar (sesuai perintah otak) dan menempel pada rangka.

      • Otot Polos: Bekerja secara tidak sadar (otomatis), terdapat pada organ dalam seperti saluran pencernaan.

      • Otot Jantung: Bekerja secara tidak sadar dan terus-menerus memompa darah khusus pada organ jantung.

    4. Gangguan & Kelainan Sistem Gerak

    • Kelainan Tulang Belakang:

      • Lordosis: Tulang belakang melengkung berlebihan ke depan.

      • Kifosis: Tulang belakang membungkuk ke belakang.

      • Skoliosis: Tulang belakang melengkung ke samping menyerupai huruf 'S'.

    • Osteoporosis: Pengeroposan tulang akibat kekurangan kalsium.

    • Riketsia: Tulang melunak/bengkok karena kekurangan vitamin D dan kalsium.

    • Kram/Keseleo: Gangguan pada otot atau sendi akibat aktivitas fisik berlebih atau gerakan yang salah.

    5. Cara Menjaga Kesehatan Sistem Gerak

    • Duduk dan berdiri dengan posisi tubuh yang tegap (tidak membungkuk).

    • Mengonsumsi makanan bergizi kaya kalsium dan vitamin D (susu, ikan, telur, sayuran hijau).

    • Berolahraga secara teratur dan berjemur di bawah sinar matahari pagi.

    • Membawa beban/tas dengan beban yang seimbang di kedua sisi bahu.


    A. Pilihan Ganda

    1. Tulang disebut sebagai alat gerak pasif karena...

    A. Tidak memiliki bentuk yang tetap B. Hanya bergerak jika digerakkan oleh otot

    C. Dapat berkontraksi dan memanjang D. Bekerja secara otomatis tanpa henti

    2. Berikut ini yang merupakan fungsi utama dari sistem rangka manusia adalah...

    A. Memompa darah ke seluruh tubuh   B. Tempat melekatnya otot dan menegakkan tubuh

    C. Memproses makanan menjadi energi D. Mengatur suhu tubuh manusia

    3. Sendi yang memungkinkan terjadinya gerakan ke segala arah adalah...

    A. Sendi engsel                     B. Sendi putar

    C. Sendi peluru                     D. Sendi pelana

    4. Sendi engsel dapat ditemukan pada bagian tubuh yaitu...

    A. Siku dan lutut                   B. Leher dan tengkorak

    C. Bahu dan lengan atas             D. Pergelangan tangan

    5. Otot yang bekerja secara sadar (sesuai perintah otak) dan menempel pada rangka dinamakan...

    A. Otot polos                       B. Otot lurik

    C. Otot jantung                     D. Otot melingkar

    6. Jenis otot yang menyusun organ dalam seperti saluran pencernaan adalah...

    A. Otot rangka                      B. Otot lurik

    C. Otot polos                       D. Otot jantung

    7. Kelainan tulang belakang yang membungkuk ke arah belakang disebut...

    A. Skoliosis                        B. Lordosis

    C. Kifosis                          D. Osteoporosis

    8. Kelainan berupa tulang belakang yang melengkung ke samping menyerupai huruf 'S' dinamakan...

    A. Skoliosis                        B. Kifosis

    C. Lordosis                         D. Riketsia

    9. Penyakit pengeroposan tulang yang umumnya disebabkan oleh kekurangan kalsium adalah...

    A. Anemia                           B. Osteoporosis

    C. Keseleo                          D. Hipertensi

    10. Salah satu cara yang tepat untuk menjaga kesehatan sistem gerak adalah...

    A. Duduk dengan posisi membungkuk   B. Membawa beban berat hanya di satu sisi bahu

    C. Mengonsumsi makanan kaya kalsium dan vitamin D D. Mengurangi olahraga agar tulang tidak lelah

     

    B. Soal Uraian (Essay)

    1. Jelaskan mengapa tulang disebut sebagai alat gerak pasif, sedangkan otot disebut sebagai alat gerak aktif!

    Jawab:
    ..................................................................................................................................................................
    ..................................................................................................................................................................
    ..................................................................................................................................................................

    2. Sebutkan 3 jenis kelainan tulang belakang akibat kesalahan posisi duduk beserta penjelasannya singkat!

    Jawab:
    ..................................................................................................................................................................
    ..................................................................................................................................................................
    ..................................................................................................................................................................

    3. Sebutkan 3 macam sendi pada tubuh manusia beserta contoh letaknya!

    Jawab:
    ..................................................................................................................................................................
    ..................................................................................................................................................................
    ..................................................................................................................................................................

    4. Tuliskan 3 perbedaan antara otot lurik dan otot polos!

    Jawab:
    ..................................................................................................................................................................
    ..................................................................................................................................................................
    ..................................................................................................................................................................

    5. Bagaimanakah cara-cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan sistem gerak tubuh kita? Sebutkan minimal 3 cara!

    Jawab:
    ..................................................................................................................................................................
    ..................................................................................................................................................................
    ..................................................................................................................................................................

    Kesimpulan : murid mempelajari  sistem gerak manusia, tentang rangka, otot, saraf dan sendi

    Refleksi: sebagian murid sudah memahami sistem gerak manusia, untuk pertemuan selanjutnya setiap sistem gerak akan di perdalam

    Senin, 14 September 2026 IPAS

      IDENTITAS Nama Guru: Puji Rahmawati Ningsih, S.Pd Mapel: ipas Hari/Tanggal:  Senin 14 September 2026 Fase/Kelas: C / Kelas 6 Materi: S...