Darah adalah komponen terpenting dalam sistem peredaran darah manusia. Darah berperan sebagai pembawa nutrisi, oksigen, hormon, dan antibodi ke seluruh tubuh. Tak hanya itu, darah juga mengangkut zat beracun dan sisa metabolisme, seperti karbon dioksida, untuk dikeluarkan dari tubuh.
Darah manusia terdiri atas beberapa bagian, yaitu:
- Plasma darah merupakan cairan berwarna kekuningan yang mengandung berbagai zat penting, seperti antibodi, hormon dan protein.
- Sel darah merah (eritrosit) bertindak sebagai pembawa oksigen dan karbon dioksida.
- Sel darah putih (leukosit) merupakan komponen utama dari sistem kekebalan tubuh. Sel darah ini berfungsi untuk mendeteksi keberadaan benda asing yang berbahaya, seperti zat beracun dan kuman, lalu melawannya agar tubuh terlindungi dari berbagai penyakit.
- Keping darah (trombosit) dibutuhkan oleh tubuh untuk menunjang proses pembekuan darah saat terjadi luka atau cedera.
Latihan :
SOAL LATIHAN: SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA (KELAS 6 SD)
Petunjuk: Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D!
- Organ tubuh yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh adalah...
A. Paru-paru
B. Jantung
C. Hati
D. Lambung - Pembuluh darah yang berfungsi mengalirkan darah keluar dari jantung menuju seluruh tubuh adalah pembuluh...
A. Nadi (arteri)
B. Balik (vena)
C. Kapiler
D. Limfa - Bagian darah yang berfungsi mengangkut oksigen dan sari makanan ke seluruh tubuh adalah...
A. Sel darah merah (eritrosit)
B. Sel darah putih (leukosit)
C. Keping darah (trombosit)
D. Plasma darah - Fungsi utama dari sel darah putih di dalam tubuh kita adalah...
A. Membekukan darah saat terjadi luka
B. Mengangkut oksigen dari paru-paru
C. Membunuh kuman dan penyakit
D. Mengedarkan sari makanan - Jika kita terluka dan darah berhenti mengalir (membeku) sehingga luka cepat tertutup, ini adalah peran dari bagian darah yang bernama...
A. Plasma darah
B. Sel darah merah
C. Sel darah putih
D. Keping darah (trombosit) - Peredaran darah kecil adalah peredaran darah yang mengalirkan darah dari jantung menuju... dan kembali ke jantung.
A. Seluruh tubuh
B. Paru-paru
C. Hati dan ginjal
D. Lambung dan usus - Pada sistem peredaran darah besar, darah yang kaya oksigen dipompa dari bilik kiri jantung menuju ke...
A. Paru-paru saja
B. Hanya bagian kepala
C. Seluruh tubuh
D. Jantung itu sendiri - Pembuluh darah yang membawa darah kembali ke jantung dan banyak mengandung karbon dioksida disebut pembuluh...
A. Nadi (arteri)
B. Balik (vena)
C. Kapiler
D. Aorta - Berikut ini yang merupakan ciri-ciri pembuluh nadi (arteri) adalah...
A. Dindingnya tipis dan tidak elastis
B. Aliran darahnya menuju ke jantung
C. Terletak dekat permukaan kulit dan berwarna kebiruan
D. Dinding pembuluh tebal, kuat, dan elastis - Agar sistem peredaran darah kita tetap sehat dan terhindar dari penyakit, salah satu tindakan yang tepat adalah...
A. Jarang berolahraga
B. Makan makanan berlemak secara berlebihan
C. Rajin berolahraga dan makan makanan bergizi
D. Sering tidur larut malam
BAHASA INDONESIA
Tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia:
Murid dapat menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan).
1. Tema
Unsur intrinsik cerpen yang pertama adalah tema cerita. Tema adalah gagasan utama yang ingin disampaikan pengarang dalam cerpen. Bisa dikatakan, tema ini adalah nyawa dari sebuah cerita. Kenapa? Karena tema akan menentukan latar belakang cerita tersebut.
2. Tokoh dan penokohan
Tokoh merupakan pelaku dalam sebuah cerita. Tokoh terbagi atas tokoh utama dan tokoh tambahan.
Tokoh utama merupakan tokoh yang melakukan interaksi secara langsung atau terlibat dalam konflik.
Tokoh tambahan merupakan tokoh yang hanya diungkapkan dalam cerpen tanpa adanya interaksi yang dilakukan tokoh atau tokoh yang tidak terlibat dalam konflik.
Sementara itu, penokohan merupakan watak atau karakter tokoh yang terdapat dalam sebuah cerita. Dalam menentukan karakter sebuah tokoh, kita bisa membaginya menjadi beberapa macam, di antaranya tokoh protagonis, antagonis, tritagonis, dan figuran.
Contohnya, tokoh Bandung Bondowoso dalam cerita Roro Jonggrang yang termasuk tokoh antagonis karena memiliki watak kejam, semena-mena, dan suka memerintah.
Jenis-Jenis Tokoh dalam Cerpen
Baca Juga: Mengenal Teks Laporan Percobaan: Pengertian, Ciri, Struktur & Kebahasaannya
3. Latar
Macam-macam unsur intrinsik selanjutnya adalah latar. Latar merupakan gambaran tempat, waktu, dan suasana cerpen. Melalui latar ini, kita jadi lebih mudah membayangkan situasi dan kondisi yang dialami oleh para tokoh.
Latar tempat menjelaskan di mana kejadian atau peristiwa dalam cerpen terjadi.
Latar waktu menjelaskan kapan kejadian atau peristiwa dalam cerpen terjadi.
Latar suasana menjelaskan gambaran suasana dalam sebuah cerpen.
4. Alur dan plot
Alur adalah rangkaian kronologi peristiwa dalam cerita pendek. Kemudian, alur dibedakan menjadi alur maju, alur mundur, dan alur campuran.
Alur maju adalah cerpen dengan peristiwa yang disajikan secara kronologis atau sesuai dengan urutan waktu dari awal ke akhir.
Alur mundur adalah cerpen dengan peristiwa yang dimulai dari akhir cerita ke awal cerita. Alur mundur disebut juga dengan istilah kilas balik.
Alur campuran adalah alur cerpen yang merupakan gabungan antara alur maju dan alur mundur. Jadi, rangkaian peristiwanya melompat-lompat antara peristiwa masa lalu dengan masa kini.
Sementara itu, plot merupakan gambaran peristiwa yang mengandung hubungan sebab akibat. Berikut ini merupakan skema plot:
Skema Plot Cerita - Unsur Intrinsik Cerpen
5. Sudut pandang
Sudut pandang berisi pandangan pengarang terhadap cerpen, bisa aja pengarang menjadi orang pertama atau orang ketiga.
Sudut pandang orang pertama adalah pengarang terlibat langsung atau orang pertama dalam cerita yang ditandai dengan penggunaan kata ganti orang aku, saya, dan sebagainya.
Sudut pandang orang ketiga adalah pengarang tidak terlibat langsung dalam cerita yang ditandai dengan penggunaan kata ganti orang seperti dia, mereka, dan sebagainya atau menggunakan nama tokoh. Sudut pandang orang ketiga terbagi atas orang ketiga terarah dan orang ketiga serba tahu.
6. Amanat
Amanat merupakan pesan moral yang ingin disampaikan oleh penulis kepada pembaca melalui cerpen. Misalnya, cerita Malin Kundang yang memiliki amanat tidak boleh durhaka kepada ibu.
Baca Juga: Kumpulan Contoh Cerpen Singkat & Menarik beserta Strukturnya
7. Gaya bahasa
Saat membaca beberapa cerpen, kamu pasti menemukan pembawaan yang berbeda dari setiap cerita. Setiap cerpen punya dialog atau naskah yang memiliki style atau gaya bahasa yang berbeda-beda. Ini tergantung dari tema cerpen yang ditulis. Nah, gaya bahasa cerpen berfungsi untuk memberikan kesan yang lebih menarik. Umumnya, dengan menggunakan majas.
Beberapa gaya bahasa yang biasa digunakan dalam cerpen, di antaranya:
Personifikasi, mengumpamakan benda mati sebagai manusia. Contoh: wajahmu merona bagai senja yang berpesta warna.
Metafora, membandingkan kata yang bukan sebagai arti sebenarnya. Contoh: tulang punggung, murah tangan, murah senyum, rendah hati, dsb.
Hiperbola, ucapan atau gambaran yang melebih-lebihkan suatu kondisi. Contoh: gedung pencakar langit, menangis darah, berlari secepat kilat, dsb.
Litotes, gaya bahasa yang bertujuan untuk merendah. Contoh: “Maaf hidangannya hanya segini, silakan dinikmati ala kadarnya”, “Bantuan ini tidak seberapa, tolong diterima”, dsb.
Simile, menggambarkan suatu kondisi dengan membandingkan satu hal dengan hal lainnya dalam satu kalimat. Contoh: kasih sayang ibu ibarat sedalam lautan, wajahnya merona layaknya bunga mawar yang elok, dsb.
Unsur-Unsur Intrinsik Cerita Pendek