Nama Guru : Puji Rahmawati Ningsih, S. Pd.
Mata Pelajaran : Matematika & IPAS
Hari/Tanggal : Kamis, 05 Maret 2026
Kelas : 4 A
Materi Pokok :
- matematika : mengukur panjang dan berat benda
- IPAS :Keanekaragaman Hayati
Alat Peraga : Video Pembelajaran/PPT
Metode Pembelajaran : Tanya Jawab, diskusi, Penugasan
Assalamualaikum wr wb
Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. Baiklah kita akan lanjutkan pembelajaran kita hari ini, Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗🤗
MATA PELAJARAN : MATEMATIKA
Tujuan Pembelajaran matematika : murid dapat mengukur panjang dan berat benda
A. Hubungan Antarsatuan Panjang dan Berat
B. Pembulatan Hasil Pengukuran Panjang
Alat ukur panjang yang biasa digunakan adalah penggaris. Satuan panjang yang
digunakan pada penggaris adalah cm.
Hubungan antarsatuan berat lainnya :
1 ton = 1.000 kg
1 kuintal = 100 kg
1 ton = 10 kuintal
1 kg = 2 pon
Contoh :
8 km = ... dam
8 km = 8 x 100 = 800 dam
500.000 dm = ... km
= 500.000 : 10.000 = 50 km
300 m + 8.000 cm + 50.000 mm = ... dam
= 30 + 8 + 5 = 43 dam
Contoh :
35 kg = ... dag
35 km = 35 x 100 = 3.500 dag
8.500 kg = ... kuintal = 8.500 : 100 = 85 kuintal
3.000 hg = ... kuintal = 3.000 : 10 : 100 = 3 kuintal
Latihan Soal Pengukuran (Panjang dan Berat)
Soal 1: Satuan Panjang
Ibu membeli kain sepanjang 3 meter. Kemudian, Ibu memotong kain tersebut sepanjang 125 cm untuk membuat baju. Berapa sentimeter (cm) sisa kain Ibu sekarang?
A. 175 cm
B. 185 cm
C. 275 cm
D. 425 cm
Soal 2: Pembulatan Panjang
Andi mengukur panjang pensilnya menggunakan penggaris. Hasil pengukurannya menunjukkan angka 14,7 cm. Jika dibulatkan ke satuan terdekat, maka panjang pensil Andi adalah...
A. 14 cm
B. 14,5 cm
C. 15 cm
D. 16 cm
Soal 3: Satuan Berat
Ayah membeli 2 kg telur dan 500 gram gula pasir. Berapa total berat belanjaan Ayah dalam satuan gram?
A. 700 gram
B. 2.050 gram
C. 2.500 gram
D. 7.000 gram
Soal 4: Operasi Berat
Sebuah truk mengangkut 5 kuintal beras. Jika 1 kuintal sama dengan 100 kg, maka berat beras yang diangkut truk tersebut adalah...
A. 50 kg
B. 500 kg
C. 1.000 kg
D. 5.000 kg
Soal 5: Pembulatan Berat
Berat sebuah semangka adalah 3.240 gram. Jika dibulatkan ke ribuan terdekat (kg terdekat), maka berat semangka tersebut kira-kira adalah...
A. 2 kg
B. 3 kg
C. 4 kg
D. 5 kg
Kunci Jawaban:
A (300 cm - 125 cm = 175 cm)
C (14,7 lebih dekat ke 15)
C (2.000 gr + 500 gr = 2.500 gr)
B (5 x 100 kg = 500 kg)
B (3.240 lebih dekat ke 3.000 gr atau 3 kg)
MATA PELAJARAN IPAS
TUJUAN PEMBELAJARAN:
1. Murid mampu menjelaskan pengertian keanekaragaman hayati, contoh flora dan fauna lokal, fungsi keanekaragaman hayati bagi kehiudpan.
2. Murid mampu menjelaskan pengertian kearifan lokal.
MATERI AJAR: KEANEKARAGAMAN DI LINGKUNGAN SEKITAR
I. KEANEKARAGAMAN HAYATI
1. Pengertian Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati adalah beragamnya makhluk hidup yang ada di bumi, baik tumbuhan, hewan, maupun mikroorganisme.
Negara Indonesia termasuk salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia.
Keanekaragaman hayati meliputi:
Keanekaragaman jenis (berbagai macam tumbuhan dan hewan)
Keanekaragaman gen (perbedaan sifat dalam satu jenis makhluk hidup)
Keanekaragaman ekosistem (hutan, laut, sungai, sawah, dll.)
2. Contoh Flora dan Fauna Lokal
A. Contoh Flora (Tumbuhan) Lokal Indonesia
Rafflesia arnoldii → bunga terbesar di dunia
Anggrek bulan → bunga khas Indonesia
Pohon jati
Pohon sagu
B. Contoh Fauna (Hewan) Lokal Indonesia
Komodo
Harimau Sumatra
Burung cendrawasih
Orangutan
3. Fungsi Keanekaragaman Hayati bagi Kehidupan
Kehidupan
Keanekaragaman hayati memiliki banyak manfaat, antara lain:
1️⃣ Sumber Pangan
Padi, jagung, sayur, buah, ikan, daging
2️⃣ Sumber Obat
Tanaman jahe, kunyit, temulawak
3️⃣ Sumber Sandang dan Papan
Kapas untuk pakaian
Kayu untuk rumah
4️⃣ Menjaga Keseimbangan Lingkungan
Hutan menghasilkan oksigen
Hewan membantu penyerbukan
5️⃣ Sumber Ilmu Pengetahuan dan Wisata
Taman nasional
Wisata alam
II. KEARIFAN LOKAL
1. Pengertian Kearifan Lokal
Kearifan lokal adalah nilai-nilai, kebiasaan, dan tradisi yang berkembang dalam masyarakat secara turun-temurun untuk menjaga keseimbangan kehidupan dan lingkungan.
Kearifan lokal mengajarkan manusia untuk hidup selaras dengan alam.
2. Contoh Kearifan Lokal di Indonesia
Subak di Bali → sistem pengairan sawah tradisional
Sasi di Maluku → larangan mengambil hasil laut dalam waktu tertentu
Hutan Larangan → tidak boleh menebang pohon sembarangan
Gotong royong membersihkan lingkungan
3. Hubungan Keanekaragaman Hayati dan Kearifan Lokal
Kearifan lokal membantu menjaga keanekaragaman hayati agar tetap lestari.
Contoh:
Tidak menebang hutan sembarangan
Tidak menangkap ikan dengan bom
Menanam kembali pohon yang ditebang
III. Kesimpulan
Keanekaragaman hayati adalah keberagaman makhluk hidup di bumi.
Indonesia memiliki banyak flora dan fauna lokal.
Keanekaragaman hayati bermanfaat bagi kehidupan manusia.
Kearifan lokal adalah nilai dan kebiasaan masyarakat untuk menjaga lingkungan.
Kita harus menjaga dan melestarikan alam sekitar.
Sistem pengairan tradisional di Bali disebut .....
Keanekaragaman hayati bermanfaat sebagai sumber ....



