Pages

Senin, 03 Agustus 2026

 


Nama Guru : Puji Rahmawati, S. Pd. 

Mata Pelajaran : bahasa indonesia, ipas

Hari/Tanggal :senin, 3 Agustus 2026

Kelas : 6 A

Media : vidio pembelajaran, peraga sistem peredaran darah

Good morning my lovely students. How are you?

Hopely you are healthy and happiness. 😍
Welcome to our class 6A. Let's study together and success together.

Derajat Orang Berilmu (QS. Al-Mujadalah: 11)
Allah menegaskan bahwa Dia akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat..
Untuk itu mari bersinergi bersama untuk menuntut ilmu, kita awali dengan doa dan semangat baru, mudah-mudahhan ilmunya bermanfat.

Tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia:
Murid dapat menganalisis informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan).

A. Pengertian Teks Nonsastra Aural

Teks nonsastra aural adalah teks yang berisi informasi nyata atau fakta yang diperoleh melalui kegiatan mendengarkan atau menyimak. Teks ini dapat dibacakan oleh guru atau diperdengarkan melalui rekaman audio.

Contoh teks nonsastra aural:

  • Berita
  • Pengumuman
  • Laporan hasil pengamatan
  • Wawancara
  • Pidato
  • Cerita pengalaman yang bersifat nyata
  • Informasi layanan masyarakat

B. Ciri-ciri Teks Nonsastra

  1. Berdasarkan fakta.
  2. Menggunakan bahasa yang jelas.
  3. Bertujuan memberikan informasi.
  4. Bersifat objektif.
  5. Memiliki data atau bukti yang dapat dipercaya.

C. Langkah-langkah Menganalisis Informasi

1. Dengarkan dengan saksama

Fokus pada isi teks.

2. Catat kata kunci

Misalnya:

  • nama orang
  • tempat
  • waktu
  • angka
  • peristiwa

3. Tentukan informasi penting menggunakan 5W+1H

UnsurPertanyaan
ApaApa yang terjadi?
SiapaSiapa yang terlibat?
Di manaDi mana peristiwa terjadi?
KapanKapan terjadi?
MengapaMengapa terjadi?
BagaimanaBagaimana prosesnya?

4. Simpulkan isi teks

Tuliskan inti informasi menggunakan kalimat sendiri.

D. Contoh Teks Aural

Guru membacakan:

"Pada hari Jumat, siswa kelas VI SD Harapan Bangsa melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB. Seluruh siswa membawa alat kebersihan dari rumah. Mereka membersihkan halaman, taman, ruang kelas, dan saluran air. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman."

E. Analisis Informasi

PertanyaanJawaban
Apa yang terjadi?Kerja bakti membersihkan sekolah.
Siapa yang melaksanakan?Siswa kelas VI.
Di mana?Di lingkungan sekolah.
Kapan?Hari Jumat pukul 07.30 WIB.
Mengapa?Agar sekolah bersih, sehat, dan nyaman.
Bagaimana?Membersihkan halaman, taman, kelas, dan saluran air bersama-sama.

F. Menentukan Ide Pokok

Ide pokok adalah gagasan utama yang dibahas dalam teks.

Contoh:
Ide pokok: Kegiatan kerja bakti menjaga kebersihan sekolah.

G. Menentukan Informasi Penting

Informasi penting adalah informasi utama yang harus diketahui pendengar.

Contoh:

  • Hari pelaksanaan: Jumat
  • Peserta: siswa kelas VI
  • Tempat: lingkungan sekolah
  • Tujuan: menjaga kebersihan sekolah

H. Menyimpulkan Isi Teks

Kesimpulan dibuat dengan bahasa sendiri.

Contoh:

Siswa kelas VI melaksanakan kerja bakti membersihkan sekolah pada hari Jumat agar lingkungan sekolah menjadi bersih dan nyaman.

I. Tips Menjadi Penyimak yang Baik

  • Duduk dengan tenang.
  • Fokus mendengarkan.
  • Tidak berbicara saat orang lain membaca.
  • Catat informasi penting.
  • Dengarkan hingga selesai.
  • Bertanya jika ada informasi yang belum dipahami.

J. Contoh Latihan

Teks

"Puskesmas Kecamatan Kedaton mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga pada hari Sabtu mulai pukul 08.00 WIB. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan konsultasi kesehatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan."

Pertanyaan

  1. Apa kegiatan yang dilakukan?
  2. Siapa penyelenggaranya?
  3. Kapan kegiatan dilaksanakan?
  4. Di mana kegiatan berlangsung?
  5. Mengapa kegiatan tersebut diadakan?
  6. Sebutkan dua jenis pemeriksaan kesehatan yang dilakukan!
  7. Tuliskan ide pokok teks!
  8. Tuliskan kesimpulan isi teks menggunakan bahasamu sendiri!

K. Rangkuman

  • Teks nonsastra aural adalah teks informasi yang diperoleh melalui kegiatan mendengarkan.
  • Informasi penting dapat ditemukan menggunakan unsur 5W+1H.
  • Ide pokok merupakan gagasan utama dalam teks.
  • Kesimpulan dibuat berdasarkan informasi penting dengan menggunakan bahasa sendiri.
  • Menjadi penyimak yang baik membantu memahami isi teks secara tepat.

  • IPAS
  • Tujuan Pembelajaran IPAS:
Peserta didik dapat merefleksikan sistem organ tubuh manusia (sistem peredaran darah) yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya




Rangkuman Sistem Peredaran Darah Manusia: Jantung, Pembuluh, dan Fungsinya
Sistem peredaran darah manusia merupakan jaringan kompleks yang vital bagi kelangsungan hidup. Jaringan ini terdiri dari jantung, pembuluh darah (arteri, vena, dan kapiler), serta darah itu sendiri. Fungsi utamanya adalah memompa dan mengedarkan oksigen, nutrisi, serta hormon ke seluruh tubuh.

Selain itu, sistem ini juga bertanggung jawab mengangkut limbah metabolisme, seperti karbon dioksida (CO2), untuk dibuang. Proses ini menjaga kestabilan dan kesehatan tubuh melalui dua sirkulasi utama: sirkulasi pulmonalis dan sirkulasi sistemik. Memahami rangkuman sistem peredaran darah manusia penting untuk menyadari betapa krusialnya sistem ini.

Definisi Sistem Peredaran Darah Manusia
Sistem peredaran darah adalah sebuah sistem organ yang berperan dalam transportasi zat-zat penting ke seluruh sel tubuh. Sistem ini bekerja secara berkelanjutan tanpa henti, memastikan setiap bagian tubuh menerima asupan yang dibutuhkan dan membuang sisa metabolisme yang tidak diperlukan.

Secara sederhana, sistem ini adalah jalur distribusi internal tubuh. Kestabilan dan kesehatan tubuh sangat bergantung pada kelancaran kinerja sistem ini. Kerusakan atau gangguan pada salah satu komponennya dapat berdampak luas pada fungsi organ lainnya.

Komponen Utama Sistem Peredaran Darah
Untuk memahami lebih dalam rangkuman sistem peredaran darah manusia, penting untuk mengetahui komponen-komponen utamanya. Setiap bagian memiliki peran spesifik yang saling melengkapi.

Jantung
Jantung adalah pompa berotot yang terletak di dada, sedikit ke kiri. Organ ini memiliki empat ruang utama: dua atrium (serambi) dan dua ventrikel (bilik). Jantung bertanggung jawab mendorong darah ke seluruh tubuh melalui sirkulasi paru-paru (pulmonalis) dan sirkulasi sistemik. Ini adalah motor penggerak utama dari seluruh sistem peredaran darah.

Pembuluh Darah
Pembuluh darah adalah jalur transportasi bagi darah. Ada tiga jenis pembuluh darah utama:

Arteri: Membawa darah kaya oksigen menjauh dari jantung menuju seluruh tubuh, kecuali arteri pulmonalis yang membawa darah minim oksigen ke paru-paru.
Vena: Membawa darah kembali ke jantung setelah mengalir ke seluruh tubuh, kecuali vena pulmonalis yang membawa darah kaya oksigen dari paru-paru ke jantung. Darah dalam vena umumnya minim oksigen.
Kapiler: Pembuluh darah mikroskopis yang sangat halus. Di sinilah terjadi pertukaran oksigen, nutrisi, dan limbah antara darah dan sel-sel tubuh.
Darah
Darah adalah cairan vital yang mengalir di dalam pembuluh darah. Darah terdiri dari beberapa komponen:

Plasma: Bagian cair darah yang mengangkut hormon, nutrisi, dan limbah metabolisme.
Sel Darah Merah (Eritrosit): Bertanggung jawab mengikat dan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.
Sel Darah Putih (Leukosit): Bagian dari sistem kekebalan tubuh yang melawan infeksi dan penyakit.
Trombosit (Platelet): Sel kecil yang berperan penting dalam proses pembekuan darah saat terjadi luka, mencegah pendarahan berlebihan.
Dua Sirkulasi Utama Darah dalam Tubuh
Sistem peredaran darah bekerja melalui dua jalur sirkulasi utama yang saling terhubung:

Sirkulasi Pulmonalis (Sirkulasi Kecil)
Sirkulasi ini melibatkan pergerakan darah antara jantung dan paru-paru. Jantung memompa darah yang kaya karbon dioksida (darah “kotor”) menuju paru-paru. Di paru-paru, darah melepaskan karbon dioksida dan mengambil oksigen, kemudian kembali ke jantung dalam keadaan kaya oksigen (darah “bersih”).

Sirkulasi Sistemik (Sirkulasi Besar)
Setelah darah kaya oksigen kembali ke jantung dari paru-paru, jantung memompanya ke seluruh bagian tubuh. Darah ini mengalirkan oksigen dan nutrisi ke sel-sel dan organ, lalu mengangkut limbah metabolisme (termasuk karbon dioksida) kembali ke jantung untuk selanjutnya diproses melalui sirkulasi pulmonalis.

Fungsi Penting Sistem Peredaran Darah
Sistem peredaran darah memiliki beberapa fungsi krusial yang menopang kehidupan:


Mengangkut oksigen dan nutrisi penting ke setiap sel dan jaringan tubuh.
Mengangkut karbon dioksida dan produk limbah metabolisme lainnya untuk dibuang dari tubuh.
Mengedarkan hormon ke seluruh tubuh, yang berperan dalam mengatur berbagai fungsi organ.
Membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Berperan dalam proses pembekuan darah saat terjadi luka, mencegah kehilangan darah yang berlebihan.
Baiklah cukup sekin pembelajaran kita hari ini, semoga bermanfaat
Wassalamualaiku, Wr. Wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Nama Guru : Puji Rahmawati, S. Pd.  Mata Pelajaran : bahasa indonesia, ipas Hari/Tanggal :senin, 3 Agustus 2026 Kelas : 6 A Media : vidio ...