Pages

Jumat, 07 November 2025

 

Hari/Tanggal : jumat, 5 november 2025

Mata Pelajaran :  , IPAS (problem based learning), Matematika (penugasan)

Alat Peraga : PPT, gambar, vidio ajar, dadu

Metode Pembelajaran : Penugasan


CP IPAS

Capaian Pembelajaran: Peserta didik memahami bentuk dan fungsi pancaindra; siklus hidup makhluk hidup dan upaya pelestariannya; masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim; proses perubahan wujud benda dan perubahan bentuk energi 2.

 Tujuan Pembelajaran: 

Murid  memahami proses perubahan wujud benda dan perubahan energi


IPAS

Perhatikan vidio dibawah ini



Wujud benda adalah keadaan suatu benda yang memiliki massa dan dapat menempati ruang, umumnya terbagi menjadi tiga jenis utama: padat, cair, dan gas, masing-masing dengan sifat dan karakteristik yang berbeda terkait bentuk, volume, dan kemampuan mengalir. 
1. Benda Padat 
  • Bentuk: Bentuknya tetap dan tidak mudah berubah.
  • Volume: Memiliki volume yang tetap.
  • Partikel: Partikel-partikel penyusunnya sangat rapat dan terikat kuat.
  • Contoh: Kayu, batu, logam, dan mainan balok.
2. Benda Cair 
  • Bentuk: Bentuknya tidak tetap dan akan mengikuti bentuk wadah tempatnya.
  • Volume: Memiliki volume yang tetap, tetapi tidak memiliki bentuk yang tetap.
  • Partikel: Partikel-partikelnya lebih renggang dibandingkan benda padat dan dapat bergerak bebas.
  • Contoh: Air, jus, dan minyak.
3. Benda Gas 
  • Bentuk: Bentuknya tidak tetap dan akan memenuhi seluruh ruang yang ditempatinya.
  • Volume: Volume dan bentuknya tidak tetap.
  • Partikel: Partikel-partikelnya sangat renggang dan bergerak sangat bebas.
  • Contoh: Udara, asap, dan uap air.
Mengapa Ada Wujud yang Berbeda?

Perbedaan wujud benda ini disebabkan oleh susunan partikel-partikel penyusunnya dan jarak antar partikel tersebut. Perubahan wujud benda (misalnya dari padat menjadi cair) terjadi karena adanya perubahan suhu atau energi, seperti saat es batu meleleh menjadi air. 
Perubahan wujud benda untuk kelas 4 meliputi enam proses utama: mencair (padat ke cair), membeku (cair ke padat), menguap (cair ke gas), mengembun (gas ke cair), menyublim (padat ke gas), dan mengkristal (gas ke padat). Perubahan ini terjadi akibat pelepasan atau penyerapan kalor (panas) dan dapat diamati dalam kehidupan sehari-hari. 
1. Mencair
  • Definisi: Perubahan wujud dari padat menjadi cair.
  • Contoh: Es batu yang mencair menjadi air atau mentega yang meleleh saat dipanaskan. 
2. Membeku
  • Definisi: Perubahan wujud dari cair menjadi padat.
  • Contoh: Air yang dibekukan menjadi es atau agar-agar yang mengeras. 
3. Menguap
  • Definisi: Perubahan wujud dari cair menjadi gas.
  • Contoh: Air yang dipanaskan hingga menjadi uap atau ketika air di genangan mengering. 
4. Mengembun
  • Definisi: Perubahan wujud dari gas menjadi cair.
  • Contoh: Titik-titik air yang terbentuk di luar gelas berisi minuman dingin atau embun pagi di dedaunan. 
5. Menyublim
  • Definisi: Perubahan wujud langsung dari padat menjadi gas.
  • Contoh: Kapur barus yang lama-kelamaan mengecil dan habis karena berubah menjadi gas. 
6. Mengkristal
  • Definisi: Perubahan wujud langsung dari gas menjadi padat.
  • Contoh: Pembentukan kristal salju atau proses pembuatan garam dari air laut yang menguap. 
Soal
  • Proses perubahan wujud dari padat menjadi cair dinamakan.. 
    • Jawaban: Mencair 
  • Air yang dimasukkan ke dalam freezer akan berubah menjadi es. Perubahan wujud yang terjadi adalah... 
    • Jawaban: Membeku 
  • Saat pakaian basah dijemur di bawah sinar matahari, air akan hilang karena berubah menjadi uap. Ini adalah contoh dari perubahan wujud... 
    • Jawaban: Menguap 
  • Butiran air yang menempel pada permukaan gelas berisi es adalah contoh dari peristiwa.. 
    • Jawaban: Mengembun 
  • Kapur barus yang dibiarkan di udara terbuka akan habis karena berubah menjadi gas. Peristiwa ini disebut... 
    • Jawaban: Menyublim 
  • Perubahan wujud dari gas menjadi padat adalah.. 
    • Jawaban: Mengkristal 
Soal Esai:
  • Mengapa es krim akan mencair jika dibiarkan terlalu lama di suhu ruang? Jelaskan prosesnya! 
  • Sebutkan dua contoh perubahan wujud dari cair menjadi gas dalam kehidupan sehari-hari! 
  • Jelaskan mengapa ketika air di dalam panci dipanaskan hingga mendidih, akan muncul uap! 
  • Pada pagi hari, embun terbentuk di daun. Jelaskan bagaimana proses terjadinya embun ini! 
  • Sebutkan perbedaan antara peristiwa mencair dan membeku! 

Kamis, 06 November 2025

 

Hari/Tanggal : Kamis, 13 november 2025

Mata Pelajaran :  , IPAS (problem based learning), Matematika (penugasan)

Alat Peraga : PPT, gambar, vidio ajar, dadu

Metode Pembelajaran : Penugasan


CP IPAS

Capaian Pembelajaran: Peserta didik memahami bentuk dan fungsi pancaindra; siklus hidup makhluk hidup dan upaya pelestariannya; masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim; proses perubahan wujud benda dan perubahan bentuk energi 2.

 Tujuan Pembelajaran: 

Murid  memahami proses perubahan wujud benda dan perubahan energi


TP MATEMATIKA
Murid dapat menyelesaikan operasi hitung bilangan cacah


IPAS



Perhatikan vidio dibawah ini


Wujud benda adalah keadaan suatu benda yang memiliki massa dan dapat menempati ruang, umumnya terbagi menjadi tiga jenis utama: padat, cair, dan gas, masing-masing dengan sifat dan karakteristik yang berbeda terkait bentuk, volume, dan kemampuan mengalir. 
1. Benda Padat 
  • Bentuk: Bentuknya tetap dan tidak mudah berubah.
  • Volume: Memiliki volume yang tetap.
  • Partikel: Partikel-partikel penyusunnya sangat rapat dan terikat kuat.
  • Contoh: Kayu, batu, logam, dan mainan balok.
2. Benda Cair 
  • Bentuk: Bentuknya tidak tetap dan akan mengikuti bentuk wadah tempatnya.
  • Volume: Memiliki volume yang tetap, tetapi tidak memiliki bentuk yang tetap.
  • Partikel: Partikel-partikelnya lebih renggang dibandingkan benda padat dan dapat bergerak bebas.
  • Contoh: Air, jus, dan minyak.
3. Benda Gas 
  • Bentuk: Bentuknya tidak tetap dan akan memenuhi seluruh ruang yang ditempatinya.
  • Volume: Volume dan bentuknya tidak tetap.
  • Partikel: Partikel-partikelnya sangat renggang 

  • MATEMATIKA
  • PEMBAGIAN
  • Pengertian Pembagian
    Pembagian adalah operasi matematika untuk membagi suatu bilangan menjadi kelompok-kelompok yang sama besar atau proses menemukan berapa kali suatu bilangan (pembagi) dapat masuk ke dalam bilangan lain (yang dibagi). Pembagian merupakan salah satu dari empat operasi dasar aritmetika, selain penjumlahan, pengurangan, dan perkalian.
    2. Istilah dalam Pembagian
    Ada tiga bagian utama dalam soal pembagian:
    • Bilangan yang dibagi (Dividen): Bilangan total yang akan dibagi.
    • Pembagi (Divisor): Bilangan yang digunakan untuk membagi bilangan yang dibagi.
    • Hasil bagi (Kuosien): Hasil dari operasi pembagian tersebut.
    Contoh: Dalam kalimat matematika
    12÷4=312 divided by 4 equals 3
    :
    • 1212
      adalah bilangan yang dibagi.
    • 44
      adalah pembagi.
    • 33
      adalah hasil bagi.
    3. Konsep Penting Pembagian
    • Pembagian adalah Pengurangan Berulang: Pembagian dapat dipahami sebagai proses pengurangan berulang sampai hasilnya nol atau tersisa bilangan yang lebih kecil dari pembagi.
      • Contoh:
        12÷412 divided by 4
        . Kurangi 12 dengan 4 berulang kali:
        124=812 minus 4 equals 8

        84=48 minus 4 equals 4

        44=04 minus 4 equals 0

        Diperlukan 3 kali pengurangan, jadi
        12÷4=312 divided by 4 equals 3
        .
    • Pembagian adalah Kebalikan Perkalian: Pembagian adalah operasi kebalikan dari perkalian. Jika Anda tahu fakta perkalian, Anda juga tahu fakta pembagian yang terkait.
      • Contoh: Karena
        3×4=123 cross 4 equals 12
        , maka
        12÷4=312 divided by 4 equals 3
        dan
        12÷3=412 divided by 3 equals 4
        .
    4. Cara Melakukan Pembagian Sederhana
    Untuk bilangan yang lebih besar, metode yang umum digunakan adalah pembagian bersusun (juga dikenal sebagai porogapit). Proses ini melibatkan langkah-langkah sistematis:
    • Membagi angka per angka dari sebelah kiri.
    • Mengalikan hasil bagi dengan pembagi.
    • Mengurangkan hasilnya dari angka yang dibagi.
    • Menurunkan angka berikutnya dan mengulangi prosesnya.
    5. Simbol Pembagian
    Simbol yang umum digunakan untuk pembagian adalah (÷) atau garis miring (/).

Senin, 03 November 2025

 

Hari/Tanggal : Senin 3 november 2025

Alat Peraga : Video Pembelajran/PPT

Metode Pembelajaran : PKN (tanya jawab) bahasa Indonesia (PBL)

MATERI AJAR : PANCASILA DAN BAHASA INDONESIA


 MAPEL PENDIDIKAN PANCASILA


PENDIDIKAN PANCASILA

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat mengklasifikasikan norma dan aturan yang berlaku di lingkungan sekitarnya.

Materi :

📚 Materi: Dampak Pelanggaran Norma

Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Topik: Dampak Pelanggaran Norma


🧠 Apa Itu Norma?

Norma adalah aturan atau tata tertib yang berlaku di masyarakat. Norma dibuat agar kehidupan bersama menjadi tertib, aman, dan damai.

Contoh norma:

  • Norma agama (berdoa sebelum makan)

  • Norma kesopanan (mengucapkan salam)

  • Norma hukum (tidak mencuri)

  • Norma sosial (membuang sampah pada tempatnya)


⚠️ Contoh Pelanggaran Norma

  • Tidak membuang sampah pada tempatnya

  • Berbohong kepada guru atau orang tua

  • Tidak menghormati orang yang lebih tua

  • Menyontek saat ulangan

  • Mencoret-coret tembok sekolah

  • Melanggar aturan lalu lintas


❗ Dampak Pelanggaran Norma

Jika seseorang melanggar norma, maka akan ada dampak atau akibatnya, baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain.

1. Dampak bagi Diri Sendiri

  • Mendapat teguran atau hukuman

  • Tidak dipercaya orang lain

  • Dijauhi oleh teman

  • Merasa tidak nyaman dan bersalah

2. Dampak bagi Orang Lain

  • Orang lain bisa ikut rugi atau susah

  • Menimbulkan pertengkaran atau perpecahan

  • Lingkungan menjadi tidak aman atau tidak nyaman

3. Dampak bagi Lingkungan dan Masyarakat

  • Lingkungan menjadi kotor dan rusak

  • Tatanan masyarakat menjadi kacau

  • Banyak orang menjadi saling curiga


BAHASA INDONESIA

ELEMEN: MENYIMAK

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Mengidentifikasi fungsi dari masing-masing 9 kata tanya dengan tepat.

  2. Menganalisis kesesuaian penggunaan kata tanya dalam konteks kalimat tanya yang disajikan.

  3. Menyusun kalimat tanya yang efektif menggunakan 9 kata tanya untuk menggali informasi dari suatu teks atau peristiwa sederhana.


MODUL AJAR SINGKAT: 9 KATA TANYA

1. Materi Pokok: 9 Kata Tanya

Kata tanya adalah kata yang berfungsi untuk menanyakan sesuatu. Ada 9 kata tanya utama yang sering disingkat menjadi ADiKSiMBa ditambah dengan dua kata tanya lain yang penting (Untuk Apa dan Mana).

Kata TanyaAkronimFungsi (Menanyakan...)Contoh Kalimat
ApaABenda atau halApa yang kamu bawa di dalam tas itu?
Di manaDiTempat atau lokasiDi mana kamu membeli buku cerita ini?
KapanKWaktu kejadianKapan pameran buku itu akan dibuka?
SiapaSiPelaku, orang, atau subjekSiapa yang memenangkan lomba lari kemarin?
MengapaMAlasan atau sebabMengapa kamu terlambat datang ke sekolah?
BagaimanaBaCara, proses, atau keadaanBagaimana cara membuat layang-layang ini?
BerapaBJumlah, harga, atau bilanganBerapa harga satu bungkus mi instan ini?
Untuk Apa(Tambahan)Tujuan atau maksudUntuk apa kita harus menjaga kebersihan sungai?
Mana(Tambahan)Pilihan (pemilihan)A. Soal Pilihan Ganda/Melengkapi
  1. ... nama kakekmu? (Jawaban yang diharapkan: Nama orang). a. Apa b. Kapan c. Siapa d. Bagaimana Jawaban: c. Siapa

  2. ... kamu belajar dengan tekun setiap malam? (Jawaban yang diharapkan: Agar mendapat nilai yang baik). a. Di mana b. Untuk apa c. Berapa d. Mana Jawaban: b. Untuk apa

  3. ... terjadinya gerhana bulan? (Jawaban yang diharapkan: Proses atau urutan kejadian). a. Mana b. Kapan c. Bagaimana d. Mengapa Jawaban: c. Bagaimana

  4. ... jumlah siswa di kelas empat? (Jawaban yang diharapkan: Angka/bilangan). a. Berapa b. Apa c. Mana d. Siapa Jawaban: a. Berapa

B. Soal Uraian/Keterampilan Menyusun

  1. Buatlah satu kalimat tanya yang menanyakan alasan (sebab) kamu harus memakai masker saat berada di luar rumah! (Gunakan kata tanya yang tepat). Contoh Jawaban: Mengapa kita harus memakai masker saat berada di luar rumah?

  2. Perhatikan dua pensil ini (ilustrasikan dengan gambar atau benda). Buatlah satu kalimat tanya untuk menanyakan pemilihan pensil mana yang lebih kamu suka! Contoh Jawaban: Pensil yang mana yang lebih kamu suka, yang berwarna biru atau merah?

  3. Buatlah satu kalimat tanya yang

bahan)
Pilihan (pemilihan)A. Soal Pilihan Ganda/Melengkapi
  1. ... nama kakekmu? (Jawaban yang diharapkan: Nama orang). a. Apa b. Kapan c. Siapa d. Bagaimana Jawaban: c. Siapa

  2. ... kamu belajar dengan tekun setiap malam? (Jawaban yang diharapkan: Agar mendapat nilai yang baik). a. Di mana b. Untuk apa c. Berapa d. Mana Jawaban: b. Untuk apa

  3. ... terjadinya gerhana bulan? (Jawaban yang diharapkan: Proses atau urutan kejadian). a. Mana b. Kapan c. Bagaimana d. Mengapa Jawaban: c. Bagaimana

  4. ... jumlah siswa di kelas empat? (Jawaban yang diharapkan: Angka/bilangan). a. Berapa b. Apa c. Mana d. Siapa Jawaban: a.berapa

Kesimpulan :

Jumat, 27 Agustus 2026

  IDENTITAS Nama Guru :  Puji Rahmawati Ningsih, S.Pd Mapel :  Kokulikuler Hari/Tanggal :  Jumat, 27  Agustus 2026 Fase/Kelas : Fase C / Ke...