IDENTITAS
Nama Guru: Puji Rahmawati Ningsih, S.Pd
Mapel: Outing Class (Seni Rupa / Prakarya & Budaya Lokal)
Hari/Tanggal: Rabu, 16 September 2026
Fase/Kelas: Fase C / Kelas 6
Materi: Eksplorasi dan Praktik Pembuatan Batik Khas Lampung di Batik Gabovira
Pertemuan ke: 1
Capaian Pembelajaran (CP) Elemen Menciptakan / Mengalami
Menciptakan: Peserta didik mampu membuat karya seni rupa dua dimensi (kain batik) menggunakan ragam hias motif khas daerah (Lampung) dengan memanfaatkan alat dan bahan tradisional maupun modern secara aman dan tepat.
Mengalami: Peserta didik mampu mengeksplorasi proses pembuatan batik secara langsung, mengidentifikasi alat, bahan, serta teknik pewarnaan batik yang ada di lingkungan industri lokal (Batik Gabovira).
TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)
Peserta didik dapat mengidentifikasi alat, bahan, dan tahapan pembuatan batik khas Lampung secara langsung di Griya Batik Gabovira.
Peserta didik dapat menciptakan karya batik sederhana (tulis/cap) dengan memadukan elemen seni rupa dan motif lokal khas Lampung (seperti Siger, Gajah, atau Kapal).
Peserta didik mampu menunjukkan sikap ketelitian, kesabaran, dan rasa syukur atas kekayaan budaya serta alam yang diciptakan Allah SWT.
TP MINDFUL, MEANINGFUL, DAN JOYFUL
Mindful (Bermakna secara Kesadaran): Peserta didik secara sadar dan fokus merasakan setiap proses pembuatan batik (menggambar pola, menggoreskan lilin/malam dengan canting, dan melarutkan warna), serta menyadari bahwa keteraturan alam dan bahan warna berasal dari ciptaan Allah SWT.
Meaningful (Bermakna secara Konsep): Peserta didik memahami nilai sejarah dan budaya lokal batik Lampung di Gabovira, serta menyadari pentingnya melestarikan warisan warisan budaya bangsa sebagai wujud tanggung jawab manusia memelihara bumi.
Joyful (Menyenangkan): Peserta didik merasakan kegembiraan dan kebanggaan saat mempraktikkan langsung pembuatan batik bersama teman-teman serta membawa pulang hasil karya seni milik sendiri.
RANGKUMAN MATERI
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabi
Sebelum kita masuk ke pembelajaran hari ini, mari kita renungkan kebesaran Allah SWT:
Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah zat yang menciptakan alam semesta beserta isinya, termasuk bahan alami pembuatan kain, lilin/malam, dan zat warna, serta dianugerahkannya akal kreatif kepada manusia untuk menciptakan karya seni batik yang indah.
Al-Malik (Maha Memelihara/Merajai): Allah SWT adalah penguasa mutlak yang mengatur, menjaga, dan memelihara keseimbangan alam agar tetap harmonis. Kita diajarkan untuk menjaga kerapian dan tidak merusak bahan alam yang kita gunakan.
Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT yang menjamin dan melimpahkan rezeki bagi seluruh makhluk-Nya melalui kekayaan alam dan kemampuan kerja manusia, seperti usaha kreatif Batik Gabovira yang memberi manfaat bagi banyak orang.
1. Mengenal Batik Gabovira Lampung
Batik Gabovira merupakan salah satu pusat produksi batik khas Lampung yang terkenal di Bandar Lampung.
Motif Siger: Mahkota pengantin wanita Lampung yang melambangkan kehormatan dan keagungan.
Motif Gajah: Menggambarkan habitat dan kebanggaan konservasi alam di Lampung (Taman Nasional Way Kambas).
Motif Perahu/Kapal: Melambangkan Lampung sebagai daerah pesisir dan maritim.
Pucuk Rebung & Balo-balo:
Motif geometris tradisional khas Nusantara.
2. Alat, Bahan, dan Tahapan Membatik
Dalam pembuatan batik tulis maupun batik cap, terdapat alat dan tahapan khusus yang digunakan:
LATIHAN SOAL (ASESMEN FORMATIF)
A. Pilihan Ganda
Alat khusus yang digunakan untuk menorehkan cairan lilin/malam pada kain batik tulis disebut ....
a. Kuas
b.
Canting c.
Palet d. Stampel
Salah satu ornamen khas Lampung yang melambangkan mahkota keagungan dan sering digunakan pada motif Batik Gabovira adalah ....
a.
Merak b.
Siger c.
Megamendung d. Parang
Fungsi dari lilin (malam) dalam proses pembuatan batik adalah ....
a.
Memberikan warna merah pada kain b.
Menahan pewarna agar tidak meresap ke bagian kain tertentu c.
Mempercepat kain menjadi kering d. Membuat kain menjadi harum
Proses merebus kain batik ke dalam air mendidih untuk merontokkan lilin/malam dinamakan ....
a.
Molani b.
Nyolet c.
Nglorot d. Ngemplong
Sikap yang mencerminkan Asmaul Husna Al-Khaliq saat membuat batik adalah ....
a.
Membuang-buang pewarna kain b.
Mengagumi keindahan bahan alam dan berkreasi dengan tekun c.
Bekerja terburu-buru hingga kain robek d. Mengeluh saat malam menetes ke kain
B. Isian Singkat
Sifat Allah SWT yang Maha Menciptakan alam semesta beserta bahan pewarna alam adalah ......
Gambar sketsa awal pada kain sebelum diberi lilin malam disebut proses ......
Motif batik khas Lampung yang terinspirasi dari hewan kebanggaan daerah Lampung adalah motif ......
KESIMPULAN
Pengalaman Belajar (Outing Class): Melalui kunjungan ke Batik Gabovira Bandar Lampung, peserta didik dapat memahami secara nyata bahwa batik bukan sekadar kain, melainkan hasil karya seni rupa bernilai tinggi yang membutuhkan kesabaran, kerapian, dan ketelitian dalam proses pembuatannya (mulai dari molani, mbathik, pewarnaan, hingga pelorotan).
Kearifan Lokal: Melestarikan ragam hias motif Lampung seperti Siger dan Gajah merupakan bentuk kebanggaan terhadap budaya daerah.
Refleksi Keimanan: Seluruh bahan dasar kain, lilin, pewarna, serta kreativitas seni yang dimiliki manusia merupakan anugerah dari Allah SWT (Al-Khaliq, Al-Malik, Ar-Razzaq) yang patut kita syukuri dan pelihara dengan sebaik-baiknya.

.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar