Pages

Rabu, 11 Maret 2026

 


Nama Guru : Puji Rahmawati Ningsih, S. Pd. 

Mata Pelajaran : STS SBDP dan IPAS

Hari/Tanggal : Kamis, 12 Maret 2026

Kelas : 4 A

📚 RANGKUMAN & KISI-KISI BELAJAR

Sumatif Tengah Semester Genap – Seni Rupa Kelas IV

SD Al-Azhar Bandar Lampung | TP. 2025/2026

  RANGKUMAN MATERI 

1. Sumber Ide dalam Karya Seni Rupa

        Ide karya seni rupa bisa berasal dari pengalaman pribadi, alam sekitar, atau imajinasi.

        Contoh pengalaman pribadi: bermain bersama teman, liburan ke pantai, membantu orang tua.

        Contoh yang BUKAN pengalaman pribadi: cerita rakyat (seperti Malin Kundang) karena itu cerita orang lain.

        Mengumpulkan ide sebelum berkarya bertujuan untuk menentukan bentuk karya.

 

2. Sketsa

        Sketsa adalah gambar/rancangan awal sebelum membuat karya seni yang sebenarnya.

        Fungsi sketsa: sebagai rancangan awal karya.

        Langkah berkarya: kumpulkan ide → buat sketsa → warnai/selesaikan karya.

        Alat untuk sketsa: pensil, penghapus, dan kertas.

 

3. Komik

        Komik adalah cerita bergambar yang disusun berurutan dan disertai teks/dialog.

        Bagian-bagian komik: karakter, frame (panel), balon kata, dan percakapan.

        Langkah membuat komik:

1.     Menentukan tema atau ide cerita

2.     Membuat gambar tokoh

3.     Membuat frame (panel)

4.     Menambahkan balon kata dan dialog

5.     Mewarnai komik

        Jenis komik Indonesia: Komik Strip, Majalah Komik, Komik Didaktis, Buku Komik.

        Majalah komik = kumpulan komik yang diterbitkan dalam format majalah.

        Balon kata = ruangan bagi percakapan para karakter komik.

 

4. Teknik Berkarya Seni

        Kolase: menempelkan potongan kertas/bahan pada permukaan untuk menciptakan komposisi artistik.

        Montase: memotong dan menempelkan gambar dari berbagai sumber menjadi gambar baru.

        Mozaik: menyusun potongan kecil bahan (kaca, batu, kertas) membentuk gambar.

        Anyaman: teknik merangkai bahan seperti daun pandan, bambu, atau plastik.

        Ronce: teknik merangkai bahan dengan cara ditusuk/dirangkai (seperti rangkaian bunga).

 

5. Bahan Alam dan Bahan Buatan

        Bahan alam: daun kering, biji-bijian, ranting, tanah liat, bambu, daun pandan.

        Bahan buatan: kertas karton, cat poster, plastik, kardus.

        Bahan ramah lingkungan: daun dan bambu (mudah terurai), daun pandan untuk anyaman.

        Tanah liat: mudah dibentuk, cocok untuk siswa SD membuat patung/celengan.

        Kolase kuat: gunakan kertas koran kering (mudah ditempel lem, tidak licin).

        Kolase tahan lama: gunakan kertas warna (tidak mudah hancur seperti daun kering).

 

6. Alat dan Bahan Menggambar

Alat/Bahan

Sifat

Cocok untuk

Cat air + kuas

Warna lembut, mudah dicampur, butuh kertas tebal

Gradasi warna, lukisan

Krayon / Oil Pastel

Warna tebal, tidak luntur terkena air

Gradasi warna, teknik dusel/arsir

Pensil warna

Warna lembut, mudah dikontrol

Detail halus, menggambar ilustrasi

Spidol permanen

Warna tajam, tidak mudah luntur

Garis tegas, outline komik

Pewarna KERING

Pensil warna, krayon, pastel

Gambar di atas kertas tanpa air

Pewarna BASAH

Cat air, cat poster, tinta

Lukisan, gambar artistik

 

7. Dimensi Karya Seni

        Karya seni 1 dimensi: hanya memiliki panjang (contoh: garis, tulisan).

        Karya seni 2 dimensi: memiliki panjang dan lebar – datar (contoh: lukisan, gambar, batik, wayang kulit).

        Karya seni 3 dimensi: memiliki panjang, lebar, dan tinggi/volume (contoh: patung, kerajinan tangan).

 

8. Warna

        Warna primer (dasar): merah, kuning, biru.

        Kuning + Biru = Hijau

        Merah + Kuning = Jingga/Oranye

        Merah + Biru = Ungu

 

9. Seni Dekoratif dan Budaya Lokal

        Seni dekoratif: seni yang berfungsi sebagai hiasan/dekorasi.

        Contoh seni dekoratif: batik, wayang, ukiran kayu.

        Wayang: memerlukan pegangan dari bambu agar dapat digerakkan.

        Bahan lokal murah dan mudah ditemukan: ranting dan daun kering.

 


 

  KISI-KISI SOAL SUMATIF TENGAH SEMESTER 

Mata Pelajaran: Seni Rupa  |  Kelas: IV  |  Semester: II (Genap)  |  TP. 2025/2026

No

Materi Pokok

Indikator Soal

Bentuk Soal

Jml

1

Ide dalam Karya Seni Rupa

Menyebutkan sumber ide dalam membuat karya seni rupa (pengalaman pribadi, alam sekitar)

PG & Isian

4

2

Sketsa

Menjelaskan fungsi dan langkah pembuatan sketsa sebelum berkarya

PG & Isian

3

3

Komik

Menjelaskan pengertian komik, bagian-bagian, jenis, dan langkah pembuatan komik

PG, Isian & Esay

6

4

Teknik Berkarya Seni

Membedakan teknik kolase, montase, mozaik, dan anyaman

PG & Esay

4

5

Bahan Alam & Bahan Buatan

Mengidentifikasi bahan alam dan bahan buatan serta kegunaannya dalam berkarya

PG & Esay

7

6

Alat dan Bahan Menggambar

Memilih alat dan bahan yang tepat sesuai kebutuhan (cat air, krayon, pensil warna, spidol)

PG & Isian

5

7

Dimensi Karya Seni

Membedakan karya seni 1 dimensi, 2 dimensi, dan 3 dimensi

PG & Isian

3

8

Warna

Menjelaskan pencampuran warna dasar (primer) menjadi warna baru

PG

2

9

Pewarna Kering & Basah

Membedakan pewarna kering (krayon, pensil warna) dan pewarna basah (cat air)

PG

2

10

Karya Seni Dekoratif & Lokal

Menyebutkan jenis seni dekoratif (batik, wayang) dan bahan ramah lingkungan

PG & Esay

4

TOTAL SOAL

40

 

Rincian Bentuk Soal

Pilihan Ganda (PG)

Isian

Essay

35 soal (nomor 1–35)

10 soal (nomor 1–10)

5 soal (nomor 1–5)

 

Tips Belajar

        Hafalkan sumber ide karya seni dan contoh pengalaman pribadi.

        Pahami perbedaan teknik: kolase, montase, mozaik, dan anyaman.

        Ingat langkah membuat komik (dimulai dari menentukan TEMA/IDE).

        Pelajari bahan alam vs bahan buatan dan keunggulan masing-masing.

        Hafal pencampuran warna dasar: Kuning + Biru = Hijau, dll.

        Perbedaan karya 2D (datar) dan 3D (bervolume) sangat sering keluar!

        Bedakan pewarna kering (krayon, pensil warna) vs pewarna basah (cat air).

 📚 RANGKUMAN & KISI-KISI BELAJAR

Sumatif Tengah Semester Genap – IPAS Kelas IV

SD Al-Azhar Bandar Lampung  |  TP. 2025/2026

  RANGKUMAN MATERI 

1. Peran dan Tugas di Sekolah serta Masyarakat

        Tugas siswa di sekolah: mengikuti upacara, mengerjakan tugas, menghormati guru dan teman.

        Tugas guru: mengajarkan pelajaran kepada siswa.

        Tugas ketua kelas: menjadi penghubung antara siswa dan guru.

        Yang bertanggung jawab menjaga ketertiban sekolah: guru dan staf sekolah.

        Peran aktif pelajar di masyarakat: mengikuti kegiatan gotong royong, menjaga kebersihan lingkungan.

        Contoh peran warga: kerja bakti membersihkan selokan setiap minggu.

💡 Manusia adalah makhluk sosial → tidak bisa hidup sendiri, selalu butuh orang lain.

 

2. Peraturan di Sekolah dan Masyarakat

        Tujuan peraturan: agar kehidupan di sekolah dan masyarakat menjadi tertib dan aman.

        Contoh aturan sekolah: datang tepat waktu, menghormati guru dan teman, mengikuti upacara bendera.

        Mengikuti upacara bendera = contoh peraturan sekolah (bukan ekstrakurikuler atau hobi).

        Menaati aturan membuat suasana belajar menjadi nyaman dan tertib.

        Jika menemukan sampah di sekolah: buang ke tempat sampah (sikap tanggung jawab).

 

3. Interaksi Sosial

        Interaksi sosial: komunikasi dan saling bekerja sama antarindividu atau kelompok.

        Sikap saat berinteraksi dengan tetangga: saling menghormati dan membantu.

Jenis Interaksi

Pengertian

Contoh

Antarindividu

Terjadi antara dua orang/individu

Guru menegur siswa, dua teman berdiskusi

Individu dengan Kelompok

Satu orang berinteraksi dengan sekelompok orang

Guru mengajar di kelas, ketua memberi pengumuman

Antarkelompok

Terjadi antara dua kelompok atau lebih

Dua tim berdiskusi, pertandingan antarkelas

 

        Contoh interaksi sosial di sekolah: menyapa teman, berdiskusi saat tugas kelompok.

        Interaksi sosial berdampak negatif: pertengkaran, perundungan (bullying), persaingan tidak sehat.

💡 Manusia HARUS berinteraksi karena: untuk memenuhi kebutuhan hidup, bekerja sama, dan hidup harmonis.

 

4. Keragaman Suku dan Budaya Indonesia

Daerah

Suku

Rumah Adat / Tarian

Makanan / Tradisi

Lampung

Lampung

Nuwo Sesat; huruf Ka-Ga-Nga

Sumatera Utara

Batak

Sumatera Barat

Minangkabau

Rumah Gadang; Tari Piring

Rendang

Sumatera Selatan

Palembang

Pempek (ikan+sagu)

Aceh

Aceh

Tari Saman & Mauseukat

Jawa Tengah

Jawa

Joglo

Gudeg; Tradisi Sekaten

Yogyakarta

Jawa

Tradisi Sekaten (peringatan Maulid Nabi)

Bali

Bali

Upacara Ngaben (pembakaran jenazah Hindu)

Nias

Nias

Tradisi Lompat Batu (untuk laki-laki dewasa)

Papua

Papua

Papeda (makanan khas)

Jakarta/Betawi

Betawi

Rumah Kebaya

Kerak Telor

 

        Nilai dalam tradisi daerah: nilai religius, nilai kebersamaan, nilai keberagaman.

        Yang BUKAN nilai dalam tradisi: nilai kesamaan (karena budaya justru beragam/berbeda-beda).

        Cara melestarikan budaya: mengikuti sanggar seni tari/musik tradisional.

        Sikap terhadap keragaman budaya: saling menghargai dan merasa bangga atas keberagaman.

💡 Huruf tradisional Lampung disebut Ka-Ga-Nga.

 

5. Bentang Alam dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan

        Dataran rendah subur → profesi dominan: petani padi.

        Pantai → profesi dominan: nelayan (sumber daya ikan melimpah).

        Dataran tinggi → profesi: petani teh/kopi, peternak, pengrajin, pemandu wisata.

        Gurun pasir → tanaman khas: kaktus (tahan panas dan kering).

Bentang Alam

Profesi Masyarakat

Sumber Daya Alam

Pantai / Laut

Nelayan, budidaya ikan

Ikan, garam, pasir

Dataran Rendah

Petani padi, peternak

Padi, tanaman palawija

Dataran Tinggi

Petani teh/kopi, peternak, pengrajin

Teh, kopi, sayuran, kayu

Hutan

Penebang kayu, petani

Kayu (SDA hayati)

 

        Sumber daya alam hayati di hutan: kayu (bukan batu/emas yang merupakan SDA non-hayati).

💡 Peternakan dan perikanan = mata pencaharian di wilayah pedesaan/dataran rendah.

 

6. Melestarikan Budaya dan Lingkungan

        Cara pelajar melestarikan budaya: ikut sanggar tari/musik tradisional, gunakan bahasa daerah.

        Cara pelajar menjaga lingkungan sekolah: matikan lampu/kipas jika tidak dipakai, buang sampah pada tempatnya.

        Sikap YANG SALAH: menganggap budaya daerah ketinggalan zaman, lebih sering menonton hiburan luar negeri.

 

7. Gotong Royong

        Gotong royong: kegiatan masyarakat yang dilakukan bersama-sama tanpa mengharapkan imbalan.

        Contoh: kerja bakti membersihkan selokan, membersihkan lingkungan bersama.

        Nilai gotong royong: kebersamaan, solidaritas, tolong-menolong.

 


 

  KISI-KISI SOAL SUMATIF TENGAH SEMESTER 

Mata Pelajaran: IPAS  |  Kelas: IV  |  Semester: II (Genap)  |  TP. 2025/2026

No

Materi Pokok

Indikator Soal

Bentuk Soal

Jml

1

Peran & Tugas di Sekolah dan Masyarakat

Menyebutkan tugas siswa, guru, ketua kelas, dan warga di masyarakat

PG & Isian

8

2

Peraturan di Sekolah dan Masyarakat

Menjelaskan tujuan peraturan dan contoh menaati aturan di sekolah

PG

4

3

Interaksi Sosial

Membedakan jenis interaksi (antarindividu, individu-kelompok, antarkelompok) serta dampak positif/negatifnya

PG, Isian & Esay

8

4

Keragaman Suku & Budaya Indonesia

Menyebutkan asal suku, rumah adat, tarian, makanan khas, dan tradisi daerah

PG & Isian

10

5

Bentang Alam & Pengaruhnya terhadap Kehidupan

Menghubungkan jenis bentang alam (pantai, dataran rendah, dataran tinggi, gurun) dengan profesi dan sumber daya alam

PG & Esay

7

6

Melestarikan Budaya & Lingkungan

Menjelaskan cara melestarikan budaya daerah dan menjaga lingkungan sebagai pelajar

PG & Esay

5

7

Gotong Royong & Kehidupan Bermasyarakat

Menjelaskan makna gotong royong dan contoh penerapannya di masyarakat

PG & Isian

3

TOTAL SOAL

45

 

Rincian Bentuk Soal

Pilihan Ganda (PG)

Isian

Essay

35 soal (nomor 1–35)

10 soal (nomor 1–10)

5 soal (nomor 1–5)

 

Tips Belajar

        Hafal suku + asal daerah + rumah adat + tarian + makanan khas + tradisi unik.

        Bedakan 3 jenis interaksi sosial beserta contohnya masing-masing.

        Ingat: tugas siswa, guru, dan ketua kelas berbeda-beda!

        Pahami hubungan bentang alam ↔ profesi ↔ sumber daya alam.

        Tujuan peraturan = tertib dan aman; gotong royong = tanpa imbalan.

        Cara melestarikan budaya: ikut sanggar seni, gunakan produk/bahasa daerah.

        Nilai dalam tradisi: religius, kebersamaan, keberagaman (BUKAN kesamaan).

 

✨ Semangat Belajar! Rajin Belajar, Pasti Bisa! ✨

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Nama Guru : Puji Rahmawati Ningsih, S. Pd.  Mata Pelajaran : STS SBDP dan IPAS Hari/Tanggal : Kamis, 12 Maret 2026 Kelas : 4 A 📚 RANGKUMA...