Nama Guru : Puji Rahmawati Ningsih, S. Pd.
Mata Pelajaran : SBDP dan matematika,ipas
Hari/Tanggal :rabu, 13 Mei 2026
Kelas : 4 A
Materi Pokok : SBDP (unsur seni rupa), matematika (pola), ipas ( uang)
Alat Peraga : Video Pembelajaran/PPT
Metode Pembelajaran : Tanya Jawab, diskusi, Penugasan
Assalamualaikum wr wb
Good Morning sholeh sholeha kelas 4A, Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. Baiklah kita akan lanjutkan pembelajaran kita hari ini, Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat
MAPEL MATEMATIKA
Tujuan Pembelajaran:
Melalui gambar yang disajikan murid dapat memahami pola gambar pengubinan/pola berpetak dengan tepat dan benar.
MATERI AJAR: POLA PENGUBINAN
1. Pengertian Pola Pengubinan
Pola pengubinan adalah cara menutupi suatu bidang datar menggunakan satu atau beberapa bentuk bangun datar tanpa celah (ruang kosong) dan tanpa tumpang tindih.
Contoh sederhana:
- Lantai rumah yang dipasang keramik
- Susunan batu bata pada dinding
2. Ciri-ciri Pola Pengubinan
- Menutupi seluruh bidang
- Tidak ada bagian yang kosong
- Tidak saling bertumpuk
- Polanya dapat diulang (berulang secara teratur)
3. Jenis-jenis Pola Pengubinan
A. Pengubinan Beraturan
Menggunakan satu jenis bangun datar beraturan.
Contoh:
- Persegi (kotak)
- Segitiga sama sisi
- Segi enam beraturan
📌 Fakta penting:
Tidak semua bangun beraturan bisa mengubin bidang.
B. Pengubinan Setengah Beraturan
Menggunakan lebih dari satu jenis bangun datar beraturan.
Contoh:
- Kombinasi segitiga dan persegi
- Kombinasi segi enam dan segitiga
C. Pengubinan Tidak Beraturan
Menggunakan bangun datar yang tidak beraturan.
Contoh:
- Bentuk bebas seperti puzzle
- Pola seni (batik, mosaik)
4. Bangun Datar yang Dapat Mengubin
Bangun datar yang bisa digunakan untuk pengubinan:
- Persegi
- Persegi panjang
- Segitiga (semua jenis)
- Segi enam beraturan
Bangun datar yang tidak bisa mengubin sendiri:
- Lingkaran
- Segi lima beraturan
5. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
- Lantai keramik
- Dinding bata
- Motif batik
- Sarang lebah (berbentuk segi enam)
6. Aktivitas Pembelajaran
A. Praktik Menggambar
- Gambar persegi di buku
- Ulangi hingga menutupi satu halaman
- Warnai dengan pola berbeda
B. Eksperimen
Coba gunakan:
- Segitiga
- Lingkaran
Bandingkan mana yang bisa menutupi bidang tanpa celah
C. Proyek Kreatif
Buat pola pengubinan dari:
- Kertas warna
- Gunting dan tempel di buku
IPAS
Tujuan Pembelajaran :
MAPEL IPAS
TUJUAN PEMBELAJARAN:
- Murid mampu menyebutkan fungsi uang dalam kehidupan sehari-hari.
MATERI AJAR: FUNGSI UANG DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
A. Pengertian Uang
Uang adalah alat yang digunakan manusia untuk melakukan transaksi jual beli barang dan jasa.
Di Indonesia, uang yang digunakan adalah Rupiah yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.
B. Fungsi Uang
Secara umum, uang memiliki beberapa fungsi utama, yaitu:
1. Sebagai Alat Tukar
Uang digunakan untuk membeli barang atau jasa.
Contoh: Membeli makanan di kantin sekolah menggunakan uang.
2. Sebagai Alat Satuan Hitung
Uang digunakan untuk menentukan nilai suatu barang atau jasa.
Contoh: Harga buku Rp10.000, harga pensil Rp2.000.
3. Sebagai Alat Penyimpan Nilai
Uang dapat disimpan untuk digunakan di masa depan.
Contoh: Menabung di celengan atau bank.
4. Sebagai Alat Pembayaran
Uang digunakan untuk membayar kewajiban.
Contoh: Membayar listrik, membeli kebutuhan sehari-hari.
C. Fungsi Tambahan Uang
1. Sebagai Alat Pembayaran yang Sah
Uang diakui secara resmi oleh negara sebagai alat pembayaran.
2. Sebagai Alat Pemindah Kekayaan
Uang dapat digunakan untuk memindahkan kekayaan dari satu orang ke orang lain.
Contoh: Memberi uang kepada orang lain atau warisan.
D. Manfaat Uang dalam Kehidupan Sehari-hari
- Mempermudah transaksi jual beli
- Menghemat waktu dan tenaga
- Membantu memenuhi kebutuhan hidup
- Mempermudah perencanaan keuangan
E. Contoh Penggunaan Uang
- Membeli makanan
- Membayar transportasi
- Membeli alat tulis
- Menabung untuk masa depan
F. Sikap Bijak dalam Menggunakan Uang
Agar uang bermanfaat dengan baik, kita harus:
- Menggunakan uang sesuai kebutuhan
- Tidak boros
- Rajin menabung
- Membuat rencana pengeluaran
Seni Rupa
Tujuan Pembelajaran :
- Murid dapat menggunakan unsur garis, warna, bentuk, dan bangun secara tepat dalam pembuatan karya seni rupa.
Materi :
A. Pengertian Seni Rupa
Seni rupa adalah cabang seni yang dapat dinikmati melalui indera penglihatan dan perabaan. Contohnya adalah gambar, lukisan, patung, dan kerajinan tangan.
B. Unsur-Unsur Dasar Seni Rupa
1. Garis
Garis adalah goresan yang memiliki arah dan panjang.
Jenis-jenis garis:
- Garis lurus (horizontal, vertikal, diagonal)
- Garis lengkung
- Garis zig-zag
- Garis putus-putus
Fungsi garis:
- Membentuk objek
- Memberi kesan gerak
- Menunjukkan tekstur
2. Warna
Warna adalah unsur yang membuat karya menjadi lebih hidup.
Jenis warna:
- Warna primer: merah, kuning, biru
- Warna sekunder: hijau, oranye, ungu
- Warna tersier: campuran warna primer dan sekunder
Fungsi warna:
- Menarik perhatian
- Menunjukkan suasana (ceria, sedih, tenang)
- Membedakan objek
3. Bentuk (Shape)
Bentuk adalah wujud dua dimensi (2D) yang memiliki panjang dan lebar.
Contoh bentuk:
- Lingkaran
- Persegi
- Segitiga
4. Bangun (Form)
Bangun adalah bentuk tiga dimensi (3D) yang memiliki volume (isi).
Contoh bangun:
- Kubus
- Bola
- Tabung
- Kerucut
C. Penerapan dalam Karya Seni
Agar karya seni terlihat baik, penggunaan unsur-unsur harus tepat:
- Gunakan garis untuk membuat sketsa awal
- Pilih warna yang sesuai dengan tema
- Susun bentuk dengan rapi agar objek mudah dikenali
- Gunakan bangun jika membuat karya 3D (misalnya dari plastisin atau kardus)
D. Contoh Kegiatan
Membuat Gambar Rumah Sederhana
- Buat sketsa menggunakan garis
- Gunakan bentuk persegi dan segitiga untuk rumah
- Tambahkan bangun (misalnya efek 3D sederhana)
- Warnai dengan kombinasi warna yang menarik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar